Kompas.com - 31/03/2014, 20:14 WIB
|
EditorFarid Assifa

PAMEKASAN, KOMPAS.com — Praktik jual beli suara pada Pemilu Legislatif 9 April mendatang diprediksi tidak akan terbendung lagi. Pasalnya, semua caleg akan berebut simpati dari masyarakat dengan cara transaksional. Hal itu diakui Bupati Pamekasan Achmad Syafii.

Kepada Kompas.com, Syafii mengatakan, caleg membeli suara rakyat tidak bisa sepenuhnya disalahkan. Alasannya karena semua caleg ingin menang, dan persaingan kian ketat. Untuk menang —karena ada caleg yang membeli suara—, maka caleg lain terpaksa harus ikut membeli suara juga.

“Caleg tidak bisa disalahkan jika beli suara rakyat karena dia juga terimpit oleh caleg lainnya,” katanya, Senin (31/3/2014).

Namun, praktik jual beli suara itu setidaknya bisa diminimalisasi oleh kalangan masyarakat yang sudah terdidik. Sebab, harapan demokrasi berjalan dengan baik, hanya bisa dilakukan oleh insan terdidik. Jika insan terdidik ikut-ikutan bertransaksi politik, mantan anggota DPR RI ini pesimistis demokrasi bisa berjalan dengan baik.

Money politic itu tidak bisa dihilangkan, tetapi bisa direm oleh mereka dari kalangan terdidik dengan cara memberikan pemahaman kepada mereka yang awam,” katanya.

Diakuinya, kondisi demokrasi saat ini sudah semakin kacau. Hal itu dipicu dengan adanya perubahan sistem politik dari pemilu sebelumnya.

Syafii menjabarkan, pemilu tahun 1997 dan tahun 1999, situasinya tidak seperti saat ini. Kampanye yang dilakukan oleh parpol dan caleg, masih dibiayai oleh masyarakat. Saat ini, kenyataannya sudah berbeda jauh.

“Penyebabnya karena perubahan sistem politik dari nomor urut pada kompetisi penuh, sehingga semua caleg berusaha meraih suara sebanyak-banyak dengan cara membeli suara rakyat,” tandasnya.

Salah satu sumbu politik uang, menurut Syafii, diawali dari pemilihan kepala desa (pilkades). Setiap suksesi pilkades, selalu dimenangkan oleh kekuatan yang memiliki modal besar. Hal itu berimbas pada suksesi lainnya.

“Sumbu money politic salah satunya dari pilkades. Jika sumbunya tidak dipadamkan, mustahil money politic bisa padam,” ungkapnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemprov Jatim Raih Anugerah Kualitas JPT, Khofifah: Jadi Motivasi Terapkan Sistem Meritokrasi

Pemprov Jatim Raih Anugerah Kualitas JPT, Khofifah: Jadi Motivasi Terapkan Sistem Meritokrasi

Regional
Walkot Bobby Raih Penghargaan Pembina Olahraga Berprestasi dari Gubernur Sumut

Walkot Bobby Raih Penghargaan Pembina Olahraga Berprestasi dari Gubernur Sumut

Regional
Bantu Masyarakat Terdampak Kenaikan BBM, Walkot Bobby Serahkan Bansos ke Pelaku UMKM dan Nelayan

Bantu Masyarakat Terdampak Kenaikan BBM, Walkot Bobby Serahkan Bansos ke Pelaku UMKM dan Nelayan

Regional
Pemprov Jabar Tawarkan 20 Proyek Investasi Senilai Rp 25,66 Triliun di WJIS 2022

Pemprov Jabar Tawarkan 20 Proyek Investasi Senilai Rp 25,66 Triliun di WJIS 2022

Regional
Ridwan Kamil Ajak Pelaku Seni dan UMKM Jabar Tingkatkan Inovasi

Ridwan Kamil Ajak Pelaku Seni dan UMKM Jabar Tingkatkan Inovasi

Regional
Diskominfo Riau Dorong Setiap Desa Memiliki Komunitas Informasi Masyarakat Berbasis Digital

Diskominfo Riau Dorong Setiap Desa Memiliki Komunitas Informasi Masyarakat Berbasis Digital

Regional
Manfaatkan Teknologi Digital, PDAM Taman Sari Madiun Raih Juara 3 Digitalisasi Layanan Pelanggan

Manfaatkan Teknologi Digital, PDAM Taman Sari Madiun Raih Juara 3 Digitalisasi Layanan Pelanggan

Regional
36 Desa Wisata Disiapkan untuk Dukung Danau Toba sebagai Destinasi Wisata Super Prioritas

36 Desa Wisata Disiapkan untuk Dukung Danau Toba sebagai Destinasi Wisata Super Prioritas

Regional
Walkot Bobby Salurkan Bantuan Senilai Rp 600.000 kepada Penarik Ojol dan Bentor

Walkot Bobby Salurkan Bantuan Senilai Rp 600.000 kepada Penarik Ojol dan Bentor

Regional
Atalia Praratya: Selain Ibu, Tumbuh Anak Harus Didukung oleh Ayah

Atalia Praratya: Selain Ibu, Tumbuh Anak Harus Didukung oleh Ayah

Regional
Kompetisi JRRC Diharapkan Dorong Perkembangan Wisata Baru di Garut

Kompetisi JRRC Diharapkan Dorong Perkembangan Wisata Baru di Garut

Regional
Kenalkan Tugas dan Fungsi Kepala Daerah, Walkot Bobby Ajak Puluhan Siswa Berkeliling Balai Kota

Kenalkan Tugas dan Fungsi Kepala Daerah, Walkot Bobby Ajak Puluhan Siswa Berkeliling Balai Kota

Regional
Ridwan Kamil Sebut Dirinya Punya Gaya Kepemimpinan yang Berbeda dengan Anies Baswedan

Ridwan Kamil Sebut Dirinya Punya Gaya Kepemimpinan yang Berbeda dengan Anies Baswedan

Regional
Jabar Quick Response Sukses Gelar Kompetisi Mitigasi Bencana JRRC 2022

Jabar Quick Response Sukses Gelar Kompetisi Mitigasi Bencana JRRC 2022

Regional
Atasi Dampak Kenaikan Harga BBM, Pemkot Medan Gelontorkan Subsidi untuk 900 Unit Angkot

Atasi Dampak Kenaikan Harga BBM, Pemkot Medan Gelontorkan Subsidi untuk 900 Unit Angkot

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.