Kompas.com - 21/03/2014, 13:26 WIB
Segenap kelompok K2 di Kudus melaporkan dugaan tindak kecurangan pemalsuan surat di Ombudsman Jateng, Jum’at. Kompas.com/Nazar NurdinSegenap kelompok K2 di Kudus melaporkan dugaan tindak kecurangan pemalsuan surat di Ombudsman Jateng, Jum’at.
|
EditorGlori K. Wadrianto
SEMARANG, KOMPAS.com – Sejumlah tenaga honorer Kelompok Dua (K2) dari Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, mendatangi kantor Ombudsman Jawa Tengah, Jumat (21/3/2014).

Mereka melaporkan dugaan tindak kecurangan terkait pengangkatan Calon Pegawai Negeri Sipil melalui jalur honorer.

Koordinator Lembaga Swadaya Masyarakat Semesta Kudus, Subagio Reban mengaku melaporkan pihak-pihak yang bermain curang dalam proses rekruitmen. Mereka yang dilaporkan antara lain, Bupati Kudus, Kepala Badan Kepegawaian Daerah, dan Kepala Dinas Pendidikan.

“Kami melaporkan mereka terkait pemalsuan surat. Kami menganggap Bupati berperan dalam membuat surat keterangan palsu,” kata Reban.

Menurut Reban, pemalsuan surat paling kentara adalah pada Surat Keputusan. Di mana dalam surat tanggal dimulainya tugas tercatat pada 1 Januari 2004. Dia merinci dari total 256 K2 di Kabupaten Kudus, 146 diantaranya diduga terjadi pemalsuan surat. Padahal 146 K2 ini dinyatakan lolos pengumuman CPNS.

“Padahal itu tanggal merah, dan hari itu sekolah tidak bisa mengeluarkan surat,” timpalnya.

Dalam penelusurannya, Kepala Sekolah diduga hanya menerima perintah dari pegawai yang berada di atasnya. Tiap tenaga K2 yang menjadi CPNS dipatok puluhan hingga ratusan juta.

“Tiap orang itu dituntut untuk menyetor Rp hingga sampai 150 juta, 70 juta di antaranya diduga masuk pada Bupati,” ungkap dia.

Terpisah, Kepala Ombudsman Jateng Ahmad Zaid mengatakan akan langsung melakukan investigasi atas laporan yang ada. Rencananya, pada pekan depan, Ombudsman akan turun ke lapangan di empat wilayah wilayah untuk bertemu dengan pihak terlapor.

“Kami akan langsung investigasi. Hari Senin kita ke Kudus, Selasa ke Pati, Rabu ke Jepara, dan Kamis di Blrora. Di sana, kami minta agar kepala BKD masing-masing membuka data dan sejauh mana peran mereka meloloskan K2,” tegas Zaid.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Regional
Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.