Kompas.com - 15/03/2014, 16:30 WIB
Sejumlah anak bermain bola di area Masjid Agung An Nur, Pekanbaru, yang diselimuti kabut asap, Kamis (13/3/2014). Kabut asap yang disebabkan kebakaran lahan dan hutan tersebut semakin pekat. Pemerintah Provinsi Riau mengimbau warga untuk menggunakan masker terkait kualitas udara yang memburuk. TRIBUN PEKANBARU/Doddy VladimirSejumlah anak bermain bola di area Masjid Agung An Nur, Pekanbaru, yang diselimuti kabut asap, Kamis (13/3/2014). Kabut asap yang disebabkan kebakaran lahan dan hutan tersebut semakin pekat. Pemerintah Provinsi Riau mengimbau warga untuk menggunakan masker terkait kualitas udara yang memburuk.
|
EditorWisnubrata

JAKARTA, KOMPAS.com — TNI mengerahkan sekitar 1.800 personel sekaligus perlengkapannya untuk membantu mengatasi kebakaran hutan di Riau. Jumlah tersebut merupakan tambahan 952 personel yang sebelumnya telah bertugas di kawasan itu.

Dalam acara apel kesiapan personel TNI di Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, pada Sabtu (14/3/2014) pagi, Panglima TNI Jenderal TNI Moeldoko menjelaskan, 1.800 personel TNI terdiri dari 900 personel TNI AD, 550 personel TNI AL, serta 450 personel TNI AU. Personel itu direncanakan bergabung dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana dan masyarakat sekitar.

"TNI memandang perlu tambah kekuatan dalam mempercepat proses pemadaman kebakaran hutan dan lahan yang berakibat 53.000 orang sakit," ujar Moeldoko.

Moeldoko mengatakan, tugas pokok personel yang ditugaskan ke Riau ada tiga. Pertama, memadamkan api dan asap. Kedua, membantu kepolisian melaksanakan tindakan hukum pelanggaran. Ketiga, memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakatnya.

"Kekuatan tambahan ini akan bertugas selama 21 hari. Apabila masih diperlukan, akan ditambahkan waktu atau personelnya," lanjut Moeldoko.

Alat utama sistem persenjataan yang dilibatkan, kata Moeldoko, ada 10 unit pesawat, meliputi 9 unit Hercules dan 1 CN-295. Tidak hanya itu, beberapa helikopter, baik dari TNI AD, AL, maupun AU, juga diperbantukan untuk memadamkan kebakaran hutan dengan cara peninjauan udara sekaligus dengan water bombing.

Sebelumnya, TNI telah mengirimkan sebanyak 925 personel TNI yang terdiri dari 25 personel Satgas Udara dan 900 personel Satgas Darat ke Riau. Kekuatan personel tersebut berhasil memadamkan kebakaran seluas 2.871 hektar dari 4.878 hektar lahan yang terbakar.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Regional
Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Regional
Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Regional
Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Regional
Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Regional
Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Regional
Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Regional
Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Regional
Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Regional
Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Regional
Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Regional
Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Regional
Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Regional
Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Regional
Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X