Kabut Asap dari Riau 'Serang' Kepulauan Nias

Kompas.com - 01/03/2014, 17:57 WIB
|
EditorGlori K. Wadrianto
GUNUNGSITOLI, KOMPAS.com – "Serangan" kabut asap dari sejumlah kawasan di Provinsi Riau, juga dirasakan warga yang bermukim di Kepulauan Nias, Sumatera Utara. Dampak kabut asap itu terutama dirasakan di Kota Gunungsitoli.

"Kabut asap ini sudah begitu mengganggu di jalan,"  kata Tanu (27), salah seorang pengguna jalan, Sabtu (1/3/2014). “Ini bencana, dan harus segera (ditangani), atau perlu ada korban baru ditangani?” kata Tanu lagi.

Kepala BMKG Kelas 3 Gunung Sitoli, Gandaman Matondang menjelaskan, berdasarkan hasil pantauan satelit terra dan aqua, tidak terdapat titik panas di Kepulauan Nias. Dengan demikian diyakini, kabut asap itu merupakan asap kiriman dari Pekanbaru, Riau.

Gandaman menambahkan, dampak kabut asap semakin parah dirasakan, akibat kecepatan angin di kisaran 10 knot dari arah timur laut hingga tenggara mengarah ke Nias.


Menurut Gandaman, secara umum kabut asal dari kebakaran di Riau memang sudah mengkhawatirkan. Jarak pandang kini hanya 800 meter.

BMKG, kata Gandaman, telah meneruskan pesan ini kepada seluruh kepala daerah yang ada di Kepulauan Nias. Diharapkan pemerintah daerah setempat dapat memberikan peringatan dini kepada warganya, terkait kondisi asap tersebut.

Selain itu, di arah timur laut di Kota Gununugsitoli ketebalan kabut asap pun mengganggu aktivitas nelayan.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Terkena Jebakan Babi, Pemburu Burung di Sumsel Tewas Tersetrum

Terkena Jebakan Babi, Pemburu Burung di Sumsel Tewas Tersetrum

Regional
PVMBG Sebut Lokasi Longsor di Tol Cipularang KM 118 Dulunya Daerah Aliran Sungai

PVMBG Sebut Lokasi Longsor di Tol Cipularang KM 118 Dulunya Daerah Aliran Sungai

Regional
Sempat Tertimbun Longsor, Akses Jalan Geopark Cileteuh Kembali Dilintasi Kendaraan

Sempat Tertimbun Longsor, Akses Jalan Geopark Cileteuh Kembali Dilintasi Kendaraan

Regional
Inovatif, Aspal Jalan di Semarang Berbahan Baku Sampah Plastik Kresek

Inovatif, Aspal Jalan di Semarang Berbahan Baku Sampah Plastik Kresek

Regional
Hati-hati, Tol Cipularang KM 118 Berpotensi Longsor Kembali

Hati-hati, Tol Cipularang KM 118 Berpotensi Longsor Kembali

Regional
Rekomendasi PVMBG soal Longsor yang Mengancam Tol Cipularang KM 118

Rekomendasi PVMBG soal Longsor yang Mengancam Tol Cipularang KM 118

Regional
Cerita Milla, Mahasiswi Program Doktor yang Jalani Observasi di Natuna, Rindu Keluarga

Cerita Milla, Mahasiswi Program Doktor yang Jalani Observasi di Natuna, Rindu Keluarga

Regional
Matt Wright Pulang ke Australia, Buaya di Sungai Palu Masih Berkalung Ban

Matt Wright Pulang ke Australia, Buaya di Sungai Palu Masih Berkalung Ban

Regional
Seberangi Sungai Ciawi, Seorang Ibu Muda Tewas Terseret Banjir Bandang

Seberangi Sungai Ciawi, Seorang Ibu Muda Tewas Terseret Banjir Bandang

Regional
Bangunan SMP di Tasikmalaya Jebol, Kegiatan Belajar Siswa Tak Terganggu

Bangunan SMP di Tasikmalaya Jebol, Kegiatan Belajar Siswa Tak Terganggu

Regional
Ratusan ASN Diduga Sebarkan Konten Provokasi Lewat Medsos

Ratusan ASN Diduga Sebarkan Konten Provokasi Lewat Medsos

Regional
Ini Penyebab Longsor yang Mengancam Tol Cipularang KM 118

Ini Penyebab Longsor yang Mengancam Tol Cipularang KM 118

Regional
Banjir Surut, BPBD Tasikmalaya Imbau Warga Tetap Waspada

Banjir Surut, BPBD Tasikmalaya Imbau Warga Tetap Waspada

Regional
Ular Piton 4 Meter Diamankan Usai Menelan Ayam Milik Warga di Ngawi

Ular Piton 4 Meter Diamankan Usai Menelan Ayam Milik Warga di Ngawi

Regional
Ritual Usir Setan Berujung Maut, Ayah Tega Bunuh Anaknya yang Berusia 3 Tahun

Ritual Usir Setan Berujung Maut, Ayah Tega Bunuh Anaknya yang Berusia 3 Tahun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X