Kompas.com - 22/02/2014, 22:19 WIB
Suasana pembagian air bersih di Desa Laharpang, Kediri, Jawa Timur, Jumat (22/2/2014). Meletusnya Gunung Kelud pada pekan lalu mengakibatkan sejumlah warga yang sudah mulai kembali ke rumahnya mengalami kesulitan air bersih. KOMPAS.com/VITALIS YOGI TRISNASuasana pembagian air bersih di Desa Laharpang, Kediri, Jawa Timur, Jumat (22/2/2014). Meletusnya Gunung Kelud pada pekan lalu mengakibatkan sejumlah warga yang sudah mulai kembali ke rumahnya mengalami kesulitan air bersih.
|
EditorTri Wahono

KEDIRI, KOMPAS.com - Para pengungsi letusan Gunung Kelud di wilayah Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri membutuhkan air bersih. Ketersediaan air yang ada, kurang mencukupi untuk kebutuhan ribuan pengungsi.

"Kebutuhan air kurang karena sumber air masih mampet," kata Irwani, Koordinator pengungsi untuk wilayah Kecamatan Kepung, Sabtu (22/2/2014).

Selama ini, kata Irwani, memang sudah ada pasokan air bersih. Hanya saja, kata dia, jumlah pengungsi sangat banyak sehingga kebutuhan air menjadi banyak pula. Saat ini, kata dia, jumlah pengungsi yang ada di sana lebih dari seribu orang.

"Kebutuhan air semakin besar," Irwani menambahkan.

Upaya normalisasi saluran air yang rusak karena material vulkanis sebenarnya mulai dilakukan oleh pihak Satlak PB bekerja sama dengan TNI dan pihak PDAM. Mereka melakukan penelusuran saluran air di wilayah Kecamatan Puncu, namun belum cukup.

"Saluran air yang berhasil kita perbaiki, untuk menopang kebutuhan air di enam desa yang ada di Puncu," kata Masykuri Iksan, Ketua Satlak Penanggulangan Bencana Kabupaten Kediri.

Data yang dihimpun dari Posko Utama Satlak PB Kabupaten Kediri, hingga Sabtu (22/2/2014) pukul 15.40 WIB, masih ada 3.559 jiwa pengungsi yang tersisa. Mereka tetap berada di pos pengungsian karena rumahnya rusak terkena material vulkanis.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Jumlah pengungsi paling banyak, berada di Kecamatan Kepung dengan jumlah 2.637 jiwa, Kecamatan Puncu sebanyak 67 jiwa, di Kecamatan Plemahan ada 575 jiwa, Kecamatan Kayen Kidul ada 248 jiwa, serta Kecamatan Gurah ada 32 jiwa pengungsi.

Baca tentang


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Regional
Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar 'Jemput Bola' Vaksinasi Warga

Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar "Jemput Bola" Vaksinasi Warga

Regional
Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Regional
Lewat '1000 Baju Baru', Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Lewat "1000 Baju Baru", Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Regional
Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Regional
Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Regional
Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Regional
Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.