Basuki dan Rano Karno Minta Risma Bertahan

Kompas.com - 18/02/2014, 14:56 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, Wakil Gubernur Banten Rano Karno, dan Wakil Gubernur Jawa Barat Dedi Mizwar saat menghadiri sebuah diskusi di Gedung DPD RI, Senayan, Jakarta, Selasa (18/2/2014). KOMPAS.com/Indra AkuntonoWakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, Wakil Gubernur Banten Rano Karno, dan Wakil Gubernur Jawa Barat Dedi Mizwar saat menghadiri sebuah diskusi di Gedung DPD RI, Senayan, Jakarta, Selasa (18/2/2014).
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Wakil Gubernur Banten Rano Karno dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama meminta Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini untuk tetap menjalankan tugasnya. Hal itu terkait Risma yang dikabarkan berencana mundur dari jabatannya.

Rano mengatakan, Risma sebaiknya teguh menjalankan tugas dan pantang menyerah menghadapi semua rintangan yang ada. Menurutnya, tak ada alasan Risma mundur dari posisinya sebagai Wali Kota Surabaya.

"Maju terus," kata Rano, di Kompleks Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (18/2/2014).

Rano mengaku ikut menitikkan air mata saat menyaksikan Risma menangis saat menyampaikan keluh kesahnya di salah satu acara televisi beberapa waktu lalu. Meski demikian, Rano tak yakin jika masalah yang dihadapi Risma berasal dari tekanan sejumlah elite PDI-P di Surabaya dan Jawa Timur.

Menurut Rano, besar kemungkinan masalah yang terjadi hanya melibatkan segelintir individu. Dia mengatakan, segelintir individu itu tidak dapat dikategorikan sebagai bentuk perpecahan di internal PDI-P.

"Mungkin (masalah) pribadi iya, tapi enggak ada masalah di PDI-P," ujarnya.

Di lokasi yang sama, Basuki juga menyarankan agar Risma tak mundur sebagai Wali Kota Surabaya. Secara pribadi, ia menilai Risma memiliki kerja yang baik dan tak tampak ada kesalahan di dalamnya.

"Kalau saya pikir jangan mundur ya. Namanya orang politik pasti diserang orang. Kalau mundur malah orang pikir melarikan diri. Hadapi saja," kata Basuki.

Sebelumnya diberitakan, hubungan yang tidak harmonis berembus di kalangan Pemerintahan Kota Surabaya. Risma dikabarkan tidak cocok dengan wakilnya yang baru dilantik, Wisnu Sakti Buana.

Risma pun sempat mempertanyakan soal keabsahan pelantikan Wisnu menjadi wakilnya. Wisnu yang sebelumnya menjabat Wakil Ketua DPRD Surabaya itu menggantikan posisi Bambang Dwi Hartono yang mundur untuk maju pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur pada 2013 lalu.

Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

2 Kantor Polisi di Buton Utara Dirusak Sekelompok Orang, Seorang Polisi Terluka

2 Kantor Polisi di Buton Utara Dirusak Sekelompok Orang, Seorang Polisi Terluka

Regional
Pemerintah Pusat Tak Naikkan Upah Minimum 2021, Wali Kota Solo Berharap Tak Ada PHK Karyawan

Pemerintah Pusat Tak Naikkan Upah Minimum 2021, Wali Kota Solo Berharap Tak Ada PHK Karyawan

Regional
Anggotanya Intimidasi Personel Band, Dansat Brimob Polda DIY Minta Maaf

Anggotanya Intimidasi Personel Band, Dansat Brimob Polda DIY Minta Maaf

Regional
BPBD Sebut Ada 21 Kecamatan di Luwu Berpotensi Banjir

BPBD Sebut Ada 21 Kecamatan di Luwu Berpotensi Banjir

Regional
Oknum Brimob yang Diduga Jual Senjata ke KKB Akan Dijerat Pidana Umum

Oknum Brimob yang Diduga Jual Senjata ke KKB Akan Dijerat Pidana Umum

Regional
Kronologi Seorang Tukang Kayu Tewas Tersengat Listrik Saat Buat Kerangka Jendela Pesanan Pembeli

Kronologi Seorang Tukang Kayu Tewas Tersengat Listrik Saat Buat Kerangka Jendela Pesanan Pembeli

Regional
Aktivitas Merapi Meningkat, Bupati Magelang Minta Jalur Evakuasi Diperiksa

Aktivitas Merapi Meningkat, Bupati Magelang Minta Jalur Evakuasi Diperiksa

Regional
Hamil 9 Bulan, Lisnawati Tewas Setelah Jatuh Terpelesat Saat Terjadi Gempa, Ini Kronologinya

Hamil 9 Bulan, Lisnawati Tewas Setelah Jatuh Terpelesat Saat Terjadi Gempa, Ini Kronologinya

Regional
Pencarian Santri yang Hanyut di Air Terjun Tibu Atas Dilanjutkan, Tim Penyelam Diturunkan

Pencarian Santri yang Hanyut di Air Terjun Tibu Atas Dilanjutkan, Tim Penyelam Diturunkan

Regional
3 Anggota DPRD Cilacap Positif Covid-19, Kontak dengan Anggota Dewan yang Meninggal

3 Anggota DPRD Cilacap Positif Covid-19, Kontak dengan Anggota Dewan yang Meninggal

Regional
Celingak-Celinguk dan Melarikan Diri, Aksi Pasien Covid-19 di Solo Ini Terekam CCTV

Celingak-Celinguk dan Melarikan Diri, Aksi Pasien Covid-19 di Solo Ini Terekam CCTV

Regional
Pengakuan Pria yang Bunuh Selingkuhannya di Hotel: Saya Menyesal dan Khilaf

Pengakuan Pria yang Bunuh Selingkuhannya di Hotel: Saya Menyesal dan Khilaf

Regional
Jalan Kaki 7 Jam Sejauh 27 Km di Sumbawa, Gubernur NTB: Alam Kita Indah Kalau Hutan Terjaga

Jalan Kaki 7 Jam Sejauh 27 Km di Sumbawa, Gubernur NTB: Alam Kita Indah Kalau Hutan Terjaga

Regional
Gubernur NTT: Kondisi Komodo Baik-baik Saja

Gubernur NTT: Kondisi Komodo Baik-baik Saja

Regional
Seorang Ibu Hamil Tewas akibat Gempa Mamuju, Korban Jatuh Terpeleset

Seorang Ibu Hamil Tewas akibat Gempa Mamuju, Korban Jatuh Terpeleset

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X