Jadi Bandar Judi Dadu, Kakak dan Adik Ditangkap Polisi

Kompas.com - 14/02/2014, 20:52 WIB
KUPANG, KOMPAS.com - Aparat Kepolisian Resor Kupang Kota, Nusa Tenggara Timur menangkap dua orang warga Kelurahan Namosain, Kecamatan Alak, Kota Kupang, lantaran tertangkap tangan sedang asyik bermain judi lempar dadu (kuru-kuru).

Wakil Kepala Polres Kupang Kota, Komisaris Yulian Perdana kepada Kompas.com, Jumat (14/2/2014) mengatakan, dua penjudi tersebut adalah kakak beradik, masing-masing Marthen Paulus Mbau (31) dan Rikson Hendra Mbau (24).

“Kejadian tersebut berlangsung tadi sore, setelah kita dapat informasi dari Babin di Maulafa. Kemudian bersama anggota lainnya, kita langsung turun ke TKP di RT 30 RW 11, Kelurahan Maulafa. Di situ kami melihat layar digelar dan ada uang yang terpasang pada angka-angka sehingga kita langsung tangkap dua orang ini,” jelas Yulian.

Yulian mengatakan, pihaknya menangkap dua orang ini karena peran mereka sebagai bandar judi dadu. Sementara para pemasang judi melarikan diri setelah melihat polisi.

Selanjut, menurut Yulian, barang bukti dan tersangka ditangkap dan dibawa ke kantor polisi untuk diproses lebih lanjut. Adapun barang bukti yang bisa diamankan, yakni uang tunai Rp 3,8 juta, satu set dadu goyang dan satu lembar layar.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X