Erupsi Reda, Pengungsi Nekat Pulang

Kompas.com - 14/02/2014, 13:50 WIB
Sebagian pengungsi erupsi Gunung Kelud di titik pengungsian Pabrik Gula Pesantren Baru Kota Kediri, Jum'at (13/2/2014). Kompas.com/M.Agus Fauzul HakimSebagian pengungsi erupsi Gunung Kelud di titik pengungsian Pabrik Gula Pesantren Baru Kota Kediri, Jum'at (13/2/2014).
|
EditorGlori K. Wadrianto
KEDIRI, KOMPAS.com - Para pengungsi akibat erupsi Gunung Kelud masih nekat pulang ke rumah meski sudah ada larangan. Para pengungsi itu berdalih akan menyelamatkan ternak.

Seperti yang disampaikan oleh seorang pengungsi asal Desa Manggis di Kecamatan Ngancar, mengaku pulang untuk mengurus ternak ayam, kambing, serta sapi.

"Kekayaan kami ya itu saja to mas. Lagian, setelah kasih makan ternak, ya kembali lagi ke tempat pengungsian," kata pria yang enggan disebutkan namanya itu.

Lelaki setengah baya itu menambahkan, jalur menuju rumahnya saat ini memang dijaga petugas. Namun tetap bisa sampai ke rumah karena menerobos melalui jalan setapak.


"Namanya orang sana asli, ya tahu betul kondisi jalan," imbuhnya.

Selama pulang ke rumah, hanya sendirian. Istri dan anaknya ditinggalkan di pengungsian Pabrik Gula Pesantren Baru di wilayah Kota Kediri.

Hal yang sama disampaikan oleh Piyo, warga Sumberagung Kecamatan Plososklaten. Dia merasa khawatir dengan ternaknya. Bahkan, saat ini ia dan keluarganya sudah kembali ke desanya setelah awalnya mengungsi di PG.Pesantren.

"Keluarga saya balik, tapi enggak pulang ke rumah. Hanya kumpul di Balai Desa," kata Priyo.

Sebelumnya, Satlak PB bencana erupsi Gunung Kelud melarang warga kembali ke rumah karena situasi masih belum kondusif, terutama dalam jarak 10 kilometer dari pusat erupsi. 

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Berperilaku Aneh, Polisi Bawa Penganiaya Bocah hingga Tewas Hanya karena Minum Teh ke Psikolog

Berperilaku Aneh, Polisi Bawa Penganiaya Bocah hingga Tewas Hanya karena Minum Teh ke Psikolog

Regional
Minim Rambu Lalu Lintas, Penyebab Truk Fuso Tabrak 2 Minibus di Sumedang

Minim Rambu Lalu Lintas, Penyebab Truk Fuso Tabrak 2 Minibus di Sumedang

Regional
PDI-P Berpotensi Lawan Kotak Kosong di Pilkada Boyolali

PDI-P Berpotensi Lawan Kotak Kosong di Pilkada Boyolali

Regional
Rektorat Unnes Minta Debat Rektor dan Dosen yang Diduga Hina Jokowi Ditangguhkan

Rektorat Unnes Minta Debat Rektor dan Dosen yang Diduga Hina Jokowi Ditangguhkan

Regional
Perahu yang Ditumpangi Satu Keluarga Tenggelam di Maluku, 1 Tewas

Perahu yang Ditumpangi Satu Keluarga Tenggelam di Maluku, 1 Tewas

Regional
Nasib Gibran di Pilkada Solo Ditentukan Maret

Nasib Gibran di Pilkada Solo Ditentukan Maret

Regional
Kecelakaan Truk di Jalan Pasuruan-Probolinggo, Satu Orang Tewas

Kecelakaan Truk di Jalan Pasuruan-Probolinggo, Satu Orang Tewas

Regional
Bupati dan Wakil Bupati Bantul Pecah Kongsi dalam Pilkada 2020, Wabup Diusung PDI-P

Bupati dan Wakil Bupati Bantul Pecah Kongsi dalam Pilkada 2020, Wabup Diusung PDI-P

Regional
Viral Calon Polisi di Palu Sujud di Kaki Ayahnya, Ini Ungkapan Sang Ibu

Viral Calon Polisi di Palu Sujud di Kaki Ayahnya, Ini Ungkapan Sang Ibu

Regional
Kekurangan Guru SD, Babinsa Mengajar Baca Tulis di Merauke

Kekurangan Guru SD, Babinsa Mengajar Baca Tulis di Merauke

Regional
Gempa Magnitudo 5,6 Guncang Melonguane, Sulut, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa Magnitudo 5,6 Guncang Melonguane, Sulut, Tak Berpotensi Tsunami

Regional
Izin Pinjam Gedung Dibatalkan, Lokasi Debat Rektor dan Dosen Unnes Dipindahkan

Izin Pinjam Gedung Dibatalkan, Lokasi Debat Rektor dan Dosen Unnes Dipindahkan

Regional
Demo Biaya Sewa Kantin, Mahasiswa Unpatti Blokade Jalan Menuju Bandara

Demo Biaya Sewa Kantin, Mahasiswa Unpatti Blokade Jalan Menuju Bandara

Regional
Diduga Berbuat Mesum, Pria asal Portugal di Lhokseumawe Ditangkap

Diduga Berbuat Mesum, Pria asal Portugal di Lhokseumawe Ditangkap

Regional
Cerita Anak Penjual Sate Keliling yang Jadi Polisi, Viral Setelah Cium Kaki Ayahnya

Cerita Anak Penjual Sate Keliling yang Jadi Polisi, Viral Setelah Cium Kaki Ayahnya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X