Pencarian Korban Longsor Heboh karena Bangkai Kucing

Kompas.com - 30/01/2014, 16:31 WIB
Pencarian korban longsor di Dusun Kopen, Desa Ngrimbi, Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang di hari ketiga, Kamis (30/1/2014). Kompas.com/M.Agus Fauzul HakimPencarian korban longsor di Dusun Kopen, Desa Ngrimbi, Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang di hari ketiga, Kamis (30/1/2014).
|
EditorKistyarini

JOMBANG, KOMPAS.com — Pencarian hari ketiga korban longsor di Dusun Kopen, Desa Ngrimbi, Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang, sempat heboh gara-gara bangkai kucing, Kamis (30/1/2014).

Kehebohan itu bermula saat petugas pengawas tanah melihat gundukan tanah, yang dikeruk ekskavator, dikerubuti lalat. Melihat kondisi itu, ekskavator dihentikan dan petugas lainnya datang membawa kantong mayat.

Pandangan ratusan warga sekitar yang berjubel di lokasi tertuju pada lokasi itu. Suasana pun lebih hening. Namun, suasana itu berubah menjadi riuh ketika diketahui benda yang dikerumni lalat adalah bangkai kucing. "Walah... kucing," suara yang terdengar dari kerumunan warga.

Hal tersebut tidak berlangsung lama. Proses penggalian menggunakan ekskavator kembali dilakukan.

Sebelumnya diberitakan, longsor yang terjadi pada Selasa (28/1/2014) itu menimbun lima rumah dan mengakibatkan 16 warga menjadi korban. Dengan rincian, 2 korban selamat, 12 korban tewas, serta 2 lainnya dalam pencarian.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X