Kompas.com - 29/01/2014, 09:14 WIB
EVAKUASI KORBAN LONGSOR -- Sejumlah aparat gabungan dan ratusan warga melakukan dan menyaksian pencarian korban tanah longsor di Dusun Kopen, Desa Ngrimbi, Kecamatan Bareng, Jombang, Selasa (28/1/2014). Petugas berhasil mengevakuasi 7 jenazah dari perkiraan 14 warga yang tertimbun longsoran. (SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ) AHMAD ZAIMUL HAQEVAKUASI KORBAN LONGSOR -- Sejumlah aparat gabungan dan ratusan warga melakukan dan menyaksian pencarian korban tanah longsor di Dusun Kopen, Desa Ngrimbi, Kecamatan Bareng, Jombang, Selasa (28/1/2014). Petugas berhasil mengevakuasi 7 jenazah dari perkiraan 14 warga yang tertimbun longsoran. (SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ)
|
EditorGlori K. Wadrianto
JOMBANG, KOMPAS.com - Proses pencarian korban longsor di Dusun Kopen, Desa Ngrimbi, Kecamatan Bareng, pagi ini kembali dilakukan. Pencarian tersebut untuk menemukan tujuh korban lainnya yang diduga masih tertimbun tanah.

"Tadi jam 5.30 WIB mulai dilakukan evakuasi lagi," kata Nyono Suharli, Bupati Jombang ditemui Kompas.com di lokasi longsor, Rabu (29/1/2014).

Proses evakuasi tersebut dilakukan oleh beberapa elemen, seperti SAR, TNI, Polri, maupun BPBD. Mereka membagi tugas daerah pencarian dengan menyebar di beberapa titik.

Pencarian dilakukan secara manual, dengan cara menggali tanah dengan peralatan seadanya. Selain itu juga nampak dua alat berat berupa eskavator diperbantukan di sana.

"Rapat semalam kita sepakat menggunakan dua alat berat," kata Bupati.

Sebelumnya diberitakan, longsor tersebut terjadi Selasa (28/1/2014), dini hari. Bencana itu diawali dengan hujan panjang mulai sore hingga dini hari. Akibatnya, lima rumah tertimbun tanah yang longsor dari tebing.

Bencana itu menyebabkan 16 warga menjadi korban. Dua orang ditemukan selamat, tujuh orang ditemukan tewas, tujuh lainnya masih dalam pencarian.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Regional
Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Regional
Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Regional
BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

Regional
Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Regional
Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Regional
Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Regional
Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Regional
Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Regional
KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

Regional
Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Regional
Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Regional
Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Regional
Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Regional
Hadapi Digitalisasi Keuangan, Pemprov Jabar Minta UMKM Tingkatkan Literasi Keuangan

Hadapi Digitalisasi Keuangan, Pemprov Jabar Minta UMKM Tingkatkan Literasi Keuangan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.