Tolak Mutasi, Puluhan PNS Kolaka Bakar SK

Kompas.com - 28/01/2014, 15:28 WIB
|
EditorFarid Assifa
KOLAKA, KOMPAS.com - Puluhan pegawai negeri sipil yang ada di Kolaka, Sulawesi Tenggara melakukan aksi demonstrasi menolak dimutasi oleh Bupati Kolaka, Ahmad Safei, Selasa (28/1/2014). Mereka yang berdemo ini adalah para mantan pejabat Kolaka.

Dalam aksi unjuk rasa, mereka membakar surat keputusan Bupati yang mengatur tentang reposisi pejabat. Para mantan pejabat teras di Kolaka ini juga membakar sebuah miniatur keranda mayat yang sebelumnya telah dipersiapkan.

Salah satu pendemo yang merupakan mantan asisten I Kolaka, Samsul Bahri Madjid menilai, seharusnya Bupati Kolaka bisa lebih bijak lagi dalam mengeluarkan keputusan. Dia menilai, mutasi yang dilakukan Ahmad Safei tidak sah. Sebab, menurutnya, yang bisa menetapkan salah atau benanrya surat kepututsan yang dikeluarkan oleh seorang pejabat Bupati adalah Pengadilan Tata Usaha Negara.

“Saya akan menyampaikan beberapa hal yang memang harus kami katakan dalam aksi ini. Keputusan surat Bupati Kolaka pada tanggal 20 Januari yang lalu yang dimana mereposisi kembali para pegawai, kami anggap tidak sah. Kalau memang SK yang dikeluarkan oleh plt Bupati tahun lalu tidak sah, maka SK reposisi yang dikeluarkan oleh Bupati definitif ini juga tidak sah. Kalau mau selesaikan, di pengadilan,” tegasnya, Selasa (28/1/2014).

Pendemo yang menamakan diri gerakan Forum PNS Anti Reposisi ini memberikan waktu tiga hari kepada Bupati Kolaka untuk mencabut kembali SK reposisi. “Kami berikan waktu selama tiga hari untuk kembali mencabut SK itu. Kalau tidak, kami akan kembali melakukan aksi yang lebih besar lagi sehingga akan menimbulkan rasa tidak percaya kepada pemerintah saat ini,” tambahnya.

Sebelummnya, Bupati Kolaka, Ahmad Safei telah melakukan reposisi ratusan pegawai negeri sipil sesuai surat edaran Kementerian Dalam Negeri beberapa bulan lalu. Sebab, proses pelantikan dan mutasi jabatan yang dilakukan pelaksana tugas bupati sebelumnya sebagain besar tanpa persetujuan Kemendagri.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Saran Perawat yang Sembuh dari Corona: Kalau Divonis Positif, Enggak Perlu Takut dan Stres

Saran Perawat yang Sembuh dari Corona: Kalau Divonis Positif, Enggak Perlu Takut dan Stres

Regional
Jumlah Pasien Positif Corona di Bengkulu Bertambah Jadi 4 Orang

Jumlah Pasien Positif Corona di Bengkulu Bertambah Jadi 4 Orang

Regional
Jenazah PDP Corona Tertahan 3 Jam di Ambulans hingga Batal Dimakamkan di Cianjur, Ini Sebabnya

Jenazah PDP Corona Tertahan 3 Jam di Ambulans hingga Batal Dimakamkan di Cianjur, Ini Sebabnya

Regional
Hasil Rapid Test, 4 ODP di Garut Positif Corona

Hasil Rapid Test, 4 ODP di Garut Positif Corona

Regional
Kabar Baik, Pasien Positif Corona Pertama di Kota Tegal Sembuh

Kabar Baik, Pasien Positif Corona Pertama di Kota Tegal Sembuh

Regional
Mobil Berisi Amunisi dan Makanan Diamankan, Polisi Sebut untuk Pasok KKB Hengky Wamang

Mobil Berisi Amunisi dan Makanan Diamankan, Polisi Sebut untuk Pasok KKB Hengky Wamang

Regional
Lokasi Ditentukan, 6 Warga Diminta Antar Suplai Bahan Makanan untuk KKB ke Sebuah Jembatan

Lokasi Ditentukan, 6 Warga Diminta Antar Suplai Bahan Makanan untuk KKB ke Sebuah Jembatan

Regional
Pulang dari Nunukan Naik KM Lambelu, Warga Buton Pilih Isolasi Diri di Kebun

Pulang dari Nunukan Naik KM Lambelu, Warga Buton Pilih Isolasi Diri di Kebun

Regional
Seorang Pasien Positif Corona Meninggal Saat Sedang Hamil 8 Bulan

Seorang Pasien Positif Corona Meninggal Saat Sedang Hamil 8 Bulan

Regional
Kisah Rangga, Mahasiswa S2 Filsafat UGM Seminar Tesis Online, Bergantung Koneksi Internet

Kisah Rangga, Mahasiswa S2 Filsafat UGM Seminar Tesis Online, Bergantung Koneksi Internet

Regional
Duduk Perkara Warga Cianjur Tolak Pemakaman Jenazah PDP Corona

Duduk Perkara Warga Cianjur Tolak Pemakaman Jenazah PDP Corona

Regional
Video Saat Dipukul Nenek Jadi Viral, Kepala Desa Lapor ke Polisi karena Merasa Malu

Video Saat Dipukul Nenek Jadi Viral, Kepala Desa Lapor ke Polisi karena Merasa Malu

Regional
Awal Mula Penangkapan 6 Orang Penyuplai Bahan Makanan dan Amunisi untuk KKB

Awal Mula Penangkapan 6 Orang Penyuplai Bahan Makanan dan Amunisi untuk KKB

Regional
Pasien Positif Corona di Bangka Belitung Bertambah Jadi 3 Orang

Pasien Positif Corona di Bangka Belitung Bertambah Jadi 3 Orang

Regional
Fakta Viral Tenaga Medis Shalat Pakai APD di Ruang Isolasi Pasien Corona

Fakta Viral Tenaga Medis Shalat Pakai APD di Ruang Isolasi Pasien Corona

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X