Eks Direktur BNI Parepare Disangka Korupsi Rp 46,7 Miliar

Kompas.com - 07/01/2014, 23:15 WIB
Ilustrasi korupsi KOMPASIlustrasi korupsi
|
EditorFarid Assifa

MAKASSAR, KOMPAS.com - Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dit Reskrimsus) Polda Sulselbar akhirnya mengumumkan status mantan Direktur BNI Parepare, Rudi Manulang sebagai tersangka dalam kasus kredit fiktif senilai Rp 46,7 miliar.

“Sebenarnya mantan Direktur BNI Cabang Parepare, Rudi Maulang sudah lama ditetapkan sebagai tersangka. Cuma belum diekspose,” ungkap Kepala Sub Dit Reskrimsus Polda Sulselbar, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Ronny Samtana, Selasa (7/1/2014).

Menurut Ronny yang merupakan mantan penyidik Komisi Pemberatasan Korupsi (KPK) ini, Rudi yang menjabat sebagai pimpinan pada 2011 terbukti melakukan persetujuan pencairan kredit senilai Rp 46,7 miliar kepada sejumlah petani di Kabupaten Enrekang yang belakangan diketahui fiktif.

Rudi bersama empat rekannya yang sudah menjadi terdakwa yakni Supatmo (Wakil Direktur BNI Parepare), Dede Tasno (Direktur PT Prima Putra Kinerja Lestari Mandiri), Amiruddin (Direktur CV Ainul Hikmah) dan bersama seorang karyawannya bernama Rudi Somali.

"Kelimanya bersekongkol melakukan pemalsuan dokumen dalam pengucuran kredit kepada 100 orang petani di Desa Maroangin, Kecamatan Maiwa, Kabupaten Enrekang. Total nilai kredit sebanyak Rp 46,7 miliar. Setiap petani yang rata-rata memiliki lahan perkebunan kayu seluas 50 hektar mendapatkan Rp 440 juta untuk biaya pemeliharaan lahan," jelas Ronny.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sulselbar, Komisaris Besar (Kombes) Endi Sutendi menambahkan, perkara ini mencuat setelah petani yang namanya masuk ke daftar penerima kredit tidak pernah menerima aliran dana.

Sampai saat ini, tersangka Rudi belum ditahan. Penahanan Rudi ditunda lantaran penyidik berusaha melengkapi dokumen untuk dilimpahkan ke Kejaksaan. "Kami juga masih terus mengembangkan kasusnya," tambahnya.

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gubernur NTT: Saya Datang Bukan untuk Orang Suka Saya, tapi untuk Mengubah NTT

Gubernur NTT: Saya Datang Bukan untuk Orang Suka Saya, tapi untuk Mengubah NTT

Regional
Remaja Asal Banyuwangi Bawa Kabur Mobil Travel Berisi 3 Penumpang

Remaja Asal Banyuwangi Bawa Kabur Mobil Travel Berisi 3 Penumpang

Regional
Mari Bantu Agustinus, Bayi dengan Kepala Membesar akibat Hidrosefalus

Mari Bantu Agustinus, Bayi dengan Kepala Membesar akibat Hidrosefalus

Regional
Jembatan Senilai Rp 1,2 Miliar yang Dibangun 2019 Ambrol, Ini Penjelasan DPU-PR Boyolali

Jembatan Senilai Rp 1,2 Miliar yang Dibangun 2019 Ambrol, Ini Penjelasan DPU-PR Boyolali

Regional
Pesawat Trigana Air Tergelincir di Bandara Sentani Jayapura, Papua

Pesawat Trigana Air Tergelincir di Bandara Sentani Jayapura, Papua

Regional
Warga Rusia Hilang di Perairan Nusa Penida Bali Saat Spearfishing

Warga Rusia Hilang di Perairan Nusa Penida Bali Saat Spearfishing

Regional
Bobok Bumbung, Cara Warga Desa di Cilacap Menabung untuk Bayar PBB

Bobok Bumbung, Cara Warga Desa di Cilacap Menabung untuk Bayar PBB

Regional
Demam Berdarah di NTT Sebabkan 21 Orang Meninggal

Demam Berdarah di NTT Sebabkan 21 Orang Meninggal

Regional
Terendam Banjir, PLN UID Jabar Putus Sementara Aliran Listrik di 712 Gardu

Terendam Banjir, PLN UID Jabar Putus Sementara Aliran Listrik di 712 Gardu

Regional
Penderita DBD di Sikka Bertambah Jadi 868 Orang, 7 Meninggal Dunia

Penderita DBD di Sikka Bertambah Jadi 868 Orang, 7 Meninggal Dunia

Regional
Fakta Baru Tragedi Susur Sungai Sempor di Sleman, 3 Tersangka Ditahan hingga Tanggapan Sri Sultan

Fakta Baru Tragedi Susur Sungai Sempor di Sleman, 3 Tersangka Ditahan hingga Tanggapan Sri Sultan

Regional
Limbah Minyak Hitam Kembali Cemari Pesisir Pantai Bintan

Limbah Minyak Hitam Kembali Cemari Pesisir Pantai Bintan

Regional
Baru Dibuka 2 Bulan, Jembatan Senilai Rp 1,2 Miliar Ambruk

Baru Dibuka 2 Bulan, Jembatan Senilai Rp 1,2 Miliar Ambruk

Regional
Gempa Bermagnitudo 5,1 Guncang Mentawai, Warga Berhamburan Keluar Rumah

Gempa Bermagnitudo 5,1 Guncang Mentawai, Warga Berhamburan Keluar Rumah

Regional
Video Viral Detik-detik Plafon Maliboro Mall di Yogyakarta Ambrol

Video Viral Detik-detik Plafon Maliboro Mall di Yogyakarta Ambrol

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X