Kompas.com - 19/12/2013, 16:06 WIB
Ilustrasi korupsi KOMPASIlustrasi korupsi
|
EditorFarid Assifa

PAREPARE, KOMPAS.com
- Kordinator Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Indonesia Timur Corupction Wacth ( ITCW) Kota Partepare, Sulawesi Selatan, Jasmir L Laintang menduga, berkas dugaan kasus korupsi tunjangan perumahan yang bergulir sejak 2007 silam, mengendap di Kejaksaan Kota Parepare. Pasalnya, sejak dinyatakan lengkap dari penyidik kepolisian yang menangani kasus itu, hingga saat ini, berkas kasus itu belum juga dilimpahkan ke Pengadilan untuk disidangkan.

"Sejak dinyatakan P-21 Juli lalu, berkas ini juga belum dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor," katanya pada Kompas.com, Kamis (19/12/2013) siang tadi.

Jasmir mengatakan, kasus tunjangan perumahan (TP) yang menjerat 22 bekas dan legislator aktif tersebut, harusnya sudah bergulir di Pengadilan Tipikor. Namun, katanya, tanda-tanda berkas tersebut dilimpahkan belum terlihat.

"Tentu masyarakat yang mengikuti perkembangan kasus ini. Ingin tahu sampai dimana perkembangannya," katanya.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Parepare, Irwan Sinuraya SH mengatakan, pelimpahan berkas kasus korupsi tunjangan perumahan yang melibatkan 22 bekas dan anggota aktif DPRD Parepare, nanti akan dilakukan setelah terbit keputusan Peninjauan Kembali (PK).

"Ada surat dari anggota dewan yang meminta agar pelimpahan itu tidak dilakukan sebelum ada keputusan terkait PK Ramadhan Umasangaji yang saat kasus bergulir, menjabat sebagai Sekretaris Dewan," jelasnya.

Irwan mengatakan, jika PK Ramadhan Umasangaji itu diterima, maka secara otomatis akan menghanguskan penetapan tersangka mantan dan anggota legislator itu. "Secara otomatis status tersangka mereka akan hangus, jika PK-nya diterima," katanya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Apalagi, menurut dia, pada tahun ini, pihak kejaksaan telah melimpahkan 7 kasus dugaan korupsi, sehingga menjadi skala prioritas untuk segera diselesaikan. Sementara tenaga (Jaksa Penuntut Umum/JPU) dimiliki Kejari sangat terbatas, termasuk dana operasional juga minim. "Namun kasus ini tetap menjadi atensi bagi pihak kejaksaan," ujarnya.

Sebanyak 22 orang anggota DPRD Kota Parepare periode 2004-2009 ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus korupsi tunjangan perumahan yang bergulir sejak 2007 silam. Tunjangan perumahan ini terungkap setelah adanya rekomendasi Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) yang menyebutkan TP harus dikelola pihak ketiga. Sebab, anggaran tersebut tertuang sebagai belanja barang, sehingga penggunaan anggarannya diperlukan laporan pertanggungjawaban, seperti kuitansi.

Informasi yang dihimpun menyebutkan kerugian negara yang ditimbulkan dalam kasus ini sebesar Rp 332 juta. Sebab, dana itu langsung dicairkan ke masing-masing pimpinan dan anggota DPRD. Rinciannya, Ketua DPRD menerima 17.875.000, 2 wakil ketua masing-masing menerima 15.750.000 dan 22 anggota DPRD masing-masing Rp 13.625.000.

22 anggota dan mantan anggota DPRD yang menjadi tersangka

1. H Muhadir Haddade SH ( Ketua DPRD Periode 2004-20014, 2 periode )
2. H Achmad Ridha Ali SE
3. H Minhajuddin Achmad SAg (Partai Golkar masih aktif)
4. H Andi Abdul Rahman Shaleh SE ( PAW, pindah partai dari PKS ke PPP)
5. Drs H Abdul Hakim Lasina
6. Drs Muhammad Haidir
7. H Andi Degong Abubakar
8. H Muhammad Amin Dollah BA
9. Ir H Mahmuddin Makmur (terpidana kasus pelecehan seksual)
10. H Sudirman Tansi (masih aktif PBB)
11. Hj Zaenab Syamsuddin (masih aktif PPP)
12. Arifin Wahid ST
13. Muhammad Iqbal bin Abdul latif SE (masih aktif PKS)
14. Drs Tajuddin Salim
15. Andi Lilling SH
16. Isvan Purwanegara Amin SE
17. Tahang Adam
18. Hj Chaeriyah Djamaluddin
19. Fatma Binti Andi Hollang SH
20. Drs Muhammad Siradz Andi Sapada (masih aktif dari PDK)
21. Ir H Kaharuddin Kadir (masih aktif Partai Golkar)
22 Baktiar Tijjang SEDapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Regional
9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

Regional
Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Regional
Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Regional
Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Regional
PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

Regional
Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Regional
Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Regional
Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Regional
Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Regional
Dengarkan Curhat Pekerja Migran, Ganjar Minta Mereka Lapor jika Jadi Korban Pungli

Dengarkan Curhat Pekerja Migran, Ganjar Minta Mereka Lapor jika Jadi Korban Pungli

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.