Gandeng Google, UIN Surabaya Siap Menuju Kampus Siber

Kompas.com - 03/12/2013, 20:56 WIB
Mahasiswa UIN Sunan Ampel Surabaya mendapatkan jatah 30 GB dari Google untuk keperluan akademik. KOMPAS.com/Achmad FaizalMahasiswa UIN Sunan Ampel Surabaya mendapatkan jatah 30 GB dari Google untuk keperluan akademik.
|
EditorFarid Assifa

SURABAYA, KOMPAS.com — Universitas Islam Negeri  Sunan Ampel Surabaya menggandeng perusahaan teknologi informasi raksasa Google untuk mewujudkan kampus Islam berbasis siber. Dalam kerja sama itu, 13.000 mahasiswa UIN Surabaya dijatah masing-masing 30 gigabyte  data internet untuk menunjang keperluan akademik.

Kepala Pusat Teknologi Informasi dan Pangkalan Data Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Lukman Hakim menjelaskan, fasilitas dari Google berbasis Apps for Education itu dapat dimanfaatkan mahasiswa untuk menunjang pembelajaran, seperti mencari literatur, pengiriman pesan elektronik, dan mengakses sistem informasi akademik.

"Masing-masing mahasiswa akan mendapatkan nama e-mail yang disertai dengan domain," katanya, Selasa (3/12/2013).

Sementara itu, kata dia, saat ini infrastruktur penunjang berupa jaringan wi-fi pita lebar juga sudah terpasang di sekitar 30 titik yang tersebar di seluruh kampus. Jika masih diperlukan, bisa saja dilakukan penambahan bandwith.

Dengan dukungan Google ini diharapkan UIN Sunan Ampel Surabaya mampu mencetak generasi Islam yang ramah dengan teknologi informasi. "Dengan pendidikan berbasis IT, ke depan tidak lagi ada tumpukkan kertas untuk pembelajaran mahasiswa. Semua sudah bersifat digital, termasuk dalam hal berdiskusi, karena tidak harus bertatap muka," katanya.

UIN Sunan Ampel Surabaya sebelumnya bernama Institut Agama Islam Negeri (IAIN). Kampus ini resmi beralih status sesuai Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 65 Taun 2013 yang resmi sejak 2 Oktober 2013. Atas perubahan status tersebut, maka kampus berusia 48 tahun yang berlokasi di Jalan Ahmad Yani, Surabaya, ini membuka beberapa fakultas dan program studi (prodi) baru. Antara lain, Fakultas Kesehatan (FKES), Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), Fakultas Sains, Teknologi (FSaintek), dan Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP).

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

100 Lebih Tenaga Medis di Maluku Terinfeksi Covid-19, Angka Kesembuhan 50 Persen

100 Lebih Tenaga Medis di Maluku Terinfeksi Covid-19, Angka Kesembuhan 50 Persen

Regional
Satu Tenaga Medis di Gunungkidul Positif Corona

Satu Tenaga Medis di Gunungkidul Positif Corona

Regional
Tambah 61 Kasus Positif Covid-19, Rekor Penambahan Tertinggi di Gresik

Tambah 61 Kasus Positif Covid-19, Rekor Penambahan Tertinggi di Gresik

Regional
Setelah Terapkan New Normal, Jumlah Kasus Positif Baru Covid-19 di Kobar Melonjak

Setelah Terapkan New Normal, Jumlah Kasus Positif Baru Covid-19 di Kobar Melonjak

Regional
RS Rujukan di Jateng Mampu Tampung 2.047 Pasien Covid-19

RS Rujukan di Jateng Mampu Tampung 2.047 Pasien Covid-19

Regional
Pemkot Malang Siapkan Rumah Isolasi untuk Pasien Covid-19 yang Tidak Disiplin

Pemkot Malang Siapkan Rumah Isolasi untuk Pasien Covid-19 yang Tidak Disiplin

Regional
Gubernur Gorontalo Imbau Warga di Sekitar Sungai Bone Segera Mengungsi

Gubernur Gorontalo Imbau Warga di Sekitar Sungai Bone Segera Mengungsi

Regional
Hasil Penyisiran Polisi di Desa Mompang Julu Pasca-bentrokan Madina, 8 Warga Diamankan

Hasil Penyisiran Polisi di Desa Mompang Julu Pasca-bentrokan Madina, 8 Warga Diamankan

Regional
Konservasi Kampar Bergembira, Gajah Ngatini Lahirkan Bayi Jantan, Diberi Nama oleh Gubernur

Konservasi Kampar Bergembira, Gajah Ngatini Lahirkan Bayi Jantan, Diberi Nama oleh Gubernur

Regional
Cabuli Siswi SD Selama 4 Tahun, Tukang Ojek di Manado Ditangkap

Cabuli Siswi SD Selama 4 Tahun, Tukang Ojek di Manado Ditangkap

Regional
Tak Semua yang Hadir Saat Rhoma Irama Konser Ikut Tes Covid-19, Ini Sebabnya

Tak Semua yang Hadir Saat Rhoma Irama Konser Ikut Tes Covid-19, Ini Sebabnya

Regional
Akibat Seorang Warga Positif Covid-19 Setelah Pulang dari Denpasar, 990 Orang Dikarantina

Akibat Seorang Warga Positif Covid-19 Setelah Pulang dari Denpasar, 990 Orang Dikarantina

Regional
Respons Polisi soal Viral Pesta Perpisahan Siswa SMK Abaikan Protokol Kesehatan

Respons Polisi soal Viral Pesta Perpisahan Siswa SMK Abaikan Protokol Kesehatan

Regional
Gugur di Kongo, Pelda Anumerta Rama Wahyudi Dimakamkan Secara Militer

Gugur di Kongo, Pelda Anumerta Rama Wahyudi Dimakamkan Secara Militer

Regional
Suroto, 10 Tahun Tiduran, Mata Terpejam dan Makan Tiga Hari Sekali

Suroto, 10 Tahun Tiduran, Mata Terpejam dan Makan Tiga Hari Sekali

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X