Nasdem Sulsel Usung JK Sebagai Kandidat Capres

Kompas.com - 24/11/2013, 18:06 WIB
Ketua Palang Merah Indonesia (PMI), Jusuf Kalla memberikan keterangan kepada wartawan di kantor PMI, Jakarta, Selasa (29/5/2012). Terkait pencalonan presiden yang diusung Partai Golkar, wakil presiden ke sepuluh ini tidak akan mencampuri urusan internal partai berlambang pohon beringin tersebut. KOMPAS/Hendra A SetyawanKetua Palang Merah Indonesia (PMI), Jusuf Kalla memberikan keterangan kepada wartawan di kantor PMI, Jakarta, Selasa (29/5/2012). Terkait pencalonan presiden yang diusung Partai Golkar, wakil presiden ke sepuluh ini tidak akan mencampuri urusan internal partai berlambang pohon beringin tersebut.
|
EditorHindra Liauw

MAKASSAR, KOMPAS.com - DPW Partai Nasdem Sulawesi Selatan merekomendasikan mantan Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla (JK), sebagai kandidat calon presiden 2014-2019. Rencananya, rekomendasi tersebut akan disampaikan pada Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Partai Nasdem di Jakarta pada 1-3 Desember 2013.

Usulan ini disampaikan Ketua DPW Partai Nasdem Sulsel, Mubyl Handaling di Makassar, Minggu (24/11/2013). Rekomendasi ini muncul berdasarkan aspirasi masyarakat Sulsel. Aspirasi tersebut diserap DPW setelah melakukan dua kali rangkaian road show ke 23 kabupaten/kota di Sulsel.

"Masyarakat Sulsel merasakan suasana yang sangat kontras dibandingkan saat Pak JK masih memegang jabatan di pemerintahan, terutama saat beliau sebagai Wakil Presiden, memimpin Kabinet Indonesia Bersatu," katanya.

Mubyl menambahkan, hingga saat ini rakyat Sulsel masih menganggap JK sebagai tokoh yang memiliki kapasitas untuk memimpin negeri ini selama lima tahun ke depan dengan segala kelebihan yang dimilikinya. Hal itu terbukti dari ketokohan dan popularitas JK yang tetap stabil.

"Berbanding terbalik dengan banyak tokoh di negeri ini yang melorot popularitasnya, bahkan menghadapi berbagai masalah setelah turun dari jabatannya. Selain tokoh perdamaian, JK hingga saat ini aktif dalam pembangunan sosial kemasyarakatan tanpa membeda-bedakan suku, agama dan ras," papar Mubyl.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X