Kompas.com - 18/11/2013, 22:58 WIB
Rapat pleno Daftar Pemilihan Tetap Hasil Perbaikan (DPTHP), oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah(KPUD) Manokwari, yang berlangsung, Minggu (13/10/2013) petang. kompas.com/ Budy Setiawan Kontributor Kompas TV ManokwariRapat pleno Daftar Pemilihan Tetap Hasil Perbaikan (DPTHP), oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah(KPUD) Manokwari, yang berlangsung, Minggu (13/10/2013) petang.
|
EditorFarid Assifa

MANOKWARI, KOMPAS.com — Dari hasil pencermatan terhadap daftar pemilih tetap (DPT) Provinsi Papua Barat dengan menggunakan sistem data pemilih, ditemukan sebanyak 67.000 lebih DPT masih bermasalah dengan nomor induk kependudukan (NIK) dan nomor kartu keluarga (NKK). Paling banyak, persoalan tersebut ditemukan dalam DPT Kota Sorong yang jumlahnya mencapai 30.000 pemilih.

“Kita sudah melakukan langkah-langkah guna menyikapi masalah tersebut. KPU kabupaten/kota sudah melakukan koordinasi dengan pemda melalui Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil. Saat ini, pemerintah daerah lagi mempersiapkan perbaikan NIK," kata anggota KPU Provinsi Papua Barat, Filep Wamafma M Hum, Senin (18/11/2013).

Saat ini, pemerintah daerah, melalui Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Capil, telah bekerja sehingga diharapkan hasil kerjanya dapat diserahkan kepada KPU sesegera mungkin. Ini disebabkan KPU terdesak tenggat waktu hingga 24 November 2013, di mana data tersebut sudah harus diserahkan ke KPU RI.

"Kelengkapan pemilih harus diselesaikan dulu karena syarat menjadi pemilih adalah memiliki nama, NIK, dan alamat. Ini yang diusahakan sehingga NIK harus ada, dan ini peran dari pemerintah daerah untuk melakukan perbaikan," kata Filep.

Hanya, lanjut Filep, KPU Teluk Wondama saat ini sedikit memperoleh hambatan dalam menyelesaikan persoalan DPT karena KPU setempat agak kesulitan untuk melakukan komunikasi dengan PPD dan PPS akibat para petugas tidak berada di tempat setelah wilayah itu terkena bencana alam tanggal 13 November 2013 lalu.

"Mereka sudah tidak bekerja maksimal. Tapi, kita tetap meminta agar mereka membuat laporan. Laporan ini akan menjadi dasar untuk menyurati KPU RI agar ada kebijakan khusus bagi KPU Teluk Wondama," kata Filep.

Meski demikian, lanjut Filep, bencana alam yang terjadi di Wasior, Kabupaten Teluk Wondama, tidak mengakibatkan kerusakan data pemilih. Kantor dan seluruh inventaris KPU dalam kondisi aman. Hanya, KPU di Wasior kesulitan untuk melakukan kerja-kerja ke tingkat bawah karena penduduk tengah mengungsi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Meski PPKM Level 4 Diperpanjang, Pemkot Semarang Tak Lagi Lakukan Penyekatan

Meski PPKM Level 4 Diperpanjang, Pemkot Semarang Tak Lagi Lakukan Penyekatan

Regional
Isoman Rawan Tularkan Virus, Pemkab Wonogiri Terapkan Tempat Isolasi Terpadu

Isoman Rawan Tularkan Virus, Pemkab Wonogiri Terapkan Tempat Isolasi Terpadu

Regional
Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Regional
Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Regional
Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Regional
Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Regional
Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Regional
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Regional
Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X