Tanah Dicaplok PTPN Jambi, Warga Demo BPN

Kompas.com - 18/11/2013, 14:54 WIB
Ratusan warga DesaMariah Jambi, Kecamatan Jawa Maraja Bah Jambi, Kabupaten Simalungun berunjuk rasa ke kantor BPN Kabupaten Simalungun, menuntut pembebasan lahan 200 hektare dari HGU PTP Nusantara IV, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, Senin (18/11/2013). KOMPAS.com/Tigor MuntheRatusan warga DesaMariah Jambi, Kecamatan Jawa Maraja Bah Jambi, Kabupaten Simalungun berunjuk rasa ke kantor BPN Kabupaten Simalungun, menuntut pembebasan lahan 200 hektare dari HGU PTP Nusantara IV, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, Senin (18/11/2013).
|
EditorFarid Assifa

SIMALUNGUN, KOMPAS.com - Sekitar 147 kepala keluarga warga Desa Mariah Jambi, Kecamatan Jawa Maraja Bah Jambi, Kabupaten Simalungun berunjuk rasa ke kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) di Jalan Sang Naualuh, Pematangsiantar, Sumatera Utara, Senin (18/11/2013).

Warga yang datang sambil membawa poster berisi tuntutan dan aspirasi, mendesak pihak BPN Kabupaten Simalungun agar segera membebaskan lahan pertanian mereka seluas 200 hektar (Ha) dari areal hak guna usaha (HGU) Nomor 2 tahun 2003 yang dikantongi PTP Nusantara IV Bah Jambi, Kabupaten Simalungun.

“Kami menduduki lahan sejak 1968. Namun pascareformasi, sampai tahun 2008 pihak PTP Nusantara IV menyerobot lahan tersebut menjadi bagian hak guna usaha mereka,” jelas M Nainggolan, salah seorang warga Desa Mariah Jambi, di lokasi unjuk rasa.

Menurut Nainggolan, sebelumnya dia bersama warga di sana sudah bercocok tanam padi sawah di areal yang kini menjadi lahan usaha perusahaan milik negera tersebut. Lalu pascareformasi, warga kemudian menanami lahan dengan aneka tanaman seperti coklat, ubi, jagung dan aneka tanaman keras lainnya.

“Tentu setelah dicaplok oleh PTP Nusantara IV, kami sangat berharap BPN Kabupaten Simalungun bisa membebaskan lahan tersebut kembali kepada kami. Itu sebabnya kami berdemo ke mari (BPN, red),” katanya.

Sementara, dalam orasi di depan kantor BPN Kabupaten Simalungun, warga menuntut dilakukannya pengukuran dan pemetaan ulang lokasi lahan guna memastikan areal HGU Nomor 2 tahun 2003 milik PTP Nusantara IV, titik koordinat serta tapal batas di lahan persawahan dan kuburan milik warga.

Menyikapi tuntutan warga, Kepala BPN Kabupaten Simalungun, Asli Dakhi berdalih bahwa pihaknya tidak berwenang mengukur ulang lahan atau tapal batas HGU PTP Nusantara IV Bah Jambi, karena menurutnya itu kewenangan pemerintah pusat. Di sisi lain, anggota Komisi I DPRD Simalungun, Bernard Damanik, yang ikut menyaksikan aksi warga mendesak BPN segera menindaklanjuti tuntutan warga. Apalagi sudah ada surat keputusan Bupati Simalungun nomor 1 tertanggal 14 September 1968 yang isinya di antaranya meminta pengurangan luasan kawasan HGU.

“Kita berharap tuntutan warga Mariah Jambi segera dituntaskan, jika BPN tidak mau dituding sebagai bagian mafia pertanahan,” tandas Bernard.

Dia juga mendorong agar BPN Kabupaten Simalungun sesegera mungkin mengukur ulang luasan HGU PTP Nusantara IV Bah Jambi. “Tentu juga pengukuran ulang sebagai bentuk legalisasi luasan HGU perkebunan, dimana nantinya dana untuk pengukuran dibebankan kepada PTP Nusantara IV,” ujarnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penjelasan BMKG soal Penyebab Cuaca Ekstrem di Sulawesi Utara

Penjelasan BMKG soal Penyebab Cuaca Ekstrem di Sulawesi Utara

Regional
Sandiaga Uno: Batik Batam Layak Jadi Produk Unggulan

Sandiaga Uno: Batik Batam Layak Jadi Produk Unggulan

Regional
Sakit Hati Tak Dibayar, Pria Ini Tusuk Pasangan Sesama Jenis hingga Tewas

Sakit Hati Tak Dibayar, Pria Ini Tusuk Pasangan Sesama Jenis hingga Tewas

Regional
Dokter Ditemukan Tewas Sehari Setelah Disuntik Divaksin, Satgas Covid-19 Palembang: Dipastikan Bukan karena Divaksin, tapi...

Dokter Ditemukan Tewas Sehari Setelah Disuntik Divaksin, Satgas Covid-19 Palembang: Dipastikan Bukan karena Divaksin, tapi...

Regional
KPU Bukittinggi Tetapkan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Terpilih

KPU Bukittinggi Tetapkan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Terpilih

Regional
Data dan Identitas ABK yang Hilang Setelah Tabrakan Kapal di Perairan Surabaya

Data dan Identitas ABK yang Hilang Setelah Tabrakan Kapal di Perairan Surabaya

Regional
Bertambah 7 Orang yang Meninggal Dunia akibat Covid-19 di Riau

Bertambah 7 Orang yang Meninggal Dunia akibat Covid-19 di Riau

Regional
Seorang Remaja Tewas Setelah Jatuh dan Tertabrak Mobil Damkar di Pekanbaru

Seorang Remaja Tewas Setelah Jatuh dan Tertabrak Mobil Damkar di Pekanbaru

Regional
TPU di Manado Mengalami Longsor, Kerangka Muncul ke Permukaan

TPU di Manado Mengalami Longsor, Kerangka Muncul ke Permukaan

Regional
5 Terduga Teroris di Aceh Diduga Terlibat Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

5 Terduga Teroris di Aceh Diduga Terlibat Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

Regional
Diduga Sakit Jantung, Seorang Dokter Ditemukan Tewas Sehari Usai Disuntik Vaksin Covid-19

Diduga Sakit Jantung, Seorang Dokter Ditemukan Tewas Sehari Usai Disuntik Vaksin Covid-19

Regional
Persoalan Wajib Jilbab di SMKN 2 Padang Selesai, Siswi Kembali Sekolah

Persoalan Wajib Jilbab di SMKN 2 Padang Selesai, Siswi Kembali Sekolah

Regional
Kronologi KM Tanto Bersinar Tabrak Kapal Tug Boat di Perairan Gresik, Petugas Cari ABK yang Hilang

Kronologi KM Tanto Bersinar Tabrak Kapal Tug Boat di Perairan Gresik, Petugas Cari ABK yang Hilang

Regional
Pratu Dedi Hamdani Gugur di Papua, Ayah: Sedih Sekali...

Pratu Dedi Hamdani Gugur di Papua, Ayah: Sedih Sekali...

Regional
Setelah Diprotes Warganet, KKN Lapangan Unila Ditunda

Setelah Diprotes Warganet, KKN Lapangan Unila Ditunda

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X