Kudus Kurangi Tawuran Pelajar Melalui Festival Teater

Kompas.com - 18/11/2013, 08:33 WIB
Teater Studio One, SMA N I Kudus, terpilih sebagai grup teater terbaik pada Festival Teater Pelajar tingkat SMA se-Kabupaten Kudus, 16-17 November 2013. Image DynamicsTeater Studio One, SMA N I Kudus, terpilih sebagai grup teater terbaik pada Festival Teater Pelajar tingkat SMA se-Kabupaten Kudus, 16-17 November 2013.
Penulis Jodhi Yudono
|
EditorJodhi Yudono
KUDUS, KOMPAS.com — Festival Teater Pelajar (FTP) 2013 Kabupaten Kudus digelar untuk keenam kalinya di GOR Bulutangkis Kaliputu, Kudus. FTP ini merupakan program rutin tahunan Teater Djarum dengan melibatkan siswa-siswi tingkat SMP dan SMA se-Kabupaten Kudus yang memperebutkan berbagai kategori juara, antara lain: Teater Terbaik, Sutradara Terbaik, Pemeran Utama Terbaik, Pemeran Pembantu Terbaik, dan Artistik Terbaik.

"Festival Teater Pelajar ini diharapkan mampu merangsang perkembangan teater sekolah yang sudah ada dan menjadi wahana kreativitas yang positif bagi sekolah dan para siswa sekolahnya," ujar Didik Hartoko, Kabid Kepemudaan Disdikpora Kab Kudus kepada wartawan.

Kegiatan ini merupakan kerja sama antara Teater Djarum bersama Departemen Pendidikan Pemuda dan Olahraga kabupaten Kudus, serta didukung sepenuhnya oleh Bakti Budaya Djarum Foundation. Pada tahun ini Festival Teater Pelajar menggandeng Sha Inne Febriyanti sebagai juri yang sekaligus memberikan workshop mengenai teater.

Inne Febrianti yang memberikan keterangan pers sebelum melakukan penjurian di hari kedua mengaku sangat kagum dengan potensi seni anak-anak SMP dalam bidang teater yang sehari sebelumnya tampil untuk dinilai. "Selaku juri di sini saya sangat kagum, anak-anak SMP di sini enggak kalah dengan anak-anak Jakarta dalam berteater. Mereka hanya butuh dukungan berupa ruang dan fasilitas. Salah satu indikasi majunya sebuah bangsa menurut saya adalah di mana masyarakatnya mengapresiasi seni teater dengan baik," tutur Inne.

Didik Hartoko menambahkan, kegiatan yang diselenggarakan ini bukan saja akan meningkatkan kemampuan para pelajar pada bidang teater, melainkan juga memperhalus akal budi. Itulah sebabnya, Didi berani memastikan bahwa kegiatan FTP dapat mengurangi tingkat tawuran di kalangan pelajar. "Ini bisa membentuk budi pekerti, agar tidak tawuran. Kami melihat kemampuan anak-anak tampil. Sekarang semua sekolah sudah memiliki grup-grup teater. Kami bangga, sebab satu-satunya kota yang memiliki festival teater pelajar hanya Kudus," Didik bangga.

Didik pun lalu mencontohkan, sebelum FTP diadakan enam tahun lalu, setiap ujian nasional banyak pelajar yang dipenjara karena berbagai kasus, tingkat kelulusan pun turun. "Setelah ada festival, tidak ada laporan lagi tentang sikap melenceng," ungkap Didik.

Setelah melalui proses seleksi dan penjurian yang ketat, maka pemenang Festival Teater Pelajar tingkat SMP dan SMA memunculkan pemenang untuk kategori:

Teater Terbaik 1

Teater Garis - MTs NU Mawaqi'ul Ulum
Teater Studio One - SMA 1 Kudus
(Trofi & uang pembinaan senilai Rp 3.500.000)

Teater Terbaik 2
Teater Petak Umpet - SMP 2 Kaliwungu
Teater Pelangi - MA  NU Darul Hikam
(Trofi & uang pembinaan senilai Rp 2.500.000)

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Update Covid-19 di Sumut, Jumlah Pasien Semakin Bertambah

Update Covid-19 di Sumut, Jumlah Pasien Semakin Bertambah

Regional
Sepuluh Pasien Baru Covid-19 di Sulut, 1 dari Klaster Pasar Pinasungkulan Manado

Sepuluh Pasien Baru Covid-19 di Sulut, 1 dari Klaster Pasar Pinasungkulan Manado

Regional
Warga Pasuruan Tewas Dilempar Bom Ikan Saat Sedang Tidur, 2 Anggota Keluarga Luka-luka

Warga Pasuruan Tewas Dilempar Bom Ikan Saat Sedang Tidur, 2 Anggota Keluarga Luka-luka

Regional
Jelang PSBB Tahap III Berakhir, Pasien Sembuh dari Covid-19 Terus Bertambah di Gresik

Jelang PSBB Tahap III Berakhir, Pasien Sembuh dari Covid-19 Terus Bertambah di Gresik

Regional
Terungkap, Motif Pembunuhan PSK Online di Hotel di Sleman

Terungkap, Motif Pembunuhan PSK Online di Hotel di Sleman

Regional
Berusia 84 Tahun, Nenek Ini Jadi Pasien Tertua yang Sembuh dari Covid-19 di Ambon

Berusia 84 Tahun, Nenek Ini Jadi Pasien Tertua yang Sembuh dari Covid-19 di Ambon

Regional
Ayah Perkosa Anak Gadisnya hingga Hamil, Modus Cek Keperawanan, Terungkap setelah Melapor ke Ibu

Ayah Perkosa Anak Gadisnya hingga Hamil, Modus Cek Keperawanan, Terungkap setelah Melapor ke Ibu

Regional
Seorang Ibu Tewas Ditusuk Tetangga, Diduga Persoalan Batas Tanah

Seorang Ibu Tewas Ditusuk Tetangga, Diduga Persoalan Batas Tanah

Regional
Remaja 19 Tahun Jadi Tersangka, Jual 167 Ekor Burung Cucak Hijau yang Dilindungi

Remaja 19 Tahun Jadi Tersangka, Jual 167 Ekor Burung Cucak Hijau yang Dilindungi

Regional
Risma Blusukan ke RS Temui Cleaning Service hingga Tenaga Medis, Ini yang Dilakukan

Risma Blusukan ke RS Temui Cleaning Service hingga Tenaga Medis, Ini yang Dilakukan

Regional
Klaster Jemaat HOG di Batam Bertambah, Satu Keluarga Terjangkit Corona

Klaster Jemaat HOG di Batam Bertambah, Satu Keluarga Terjangkit Corona

Regional
Terduga Teroris yang Ditangkap di Mempawah Dapat Informasi ISIS dari Media Sosial

Terduga Teroris yang Ditangkap di Mempawah Dapat Informasi ISIS dari Media Sosial

Regional
Jenazah Pria Tergeletak di Bawah Jembatan Kurung Ogan Ilir

Jenazah Pria Tergeletak di Bawah Jembatan Kurung Ogan Ilir

Regional
Gubernur Sumbar Minta Aplikasi Injil Bahasa Minang Dihapus, Ini Penjelasan Kepala Dinas

Gubernur Sumbar Minta Aplikasi Injil Bahasa Minang Dihapus, Ini Penjelasan Kepala Dinas

Regional
Beralasan Cek Keperawanan, Ayah Perkosa Anak hingga Hamil

Beralasan Cek Keperawanan, Ayah Perkosa Anak hingga Hamil

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X