Pertanian Jeruk Terimbas Letusan Gunung Sinabung

Kompas.com - 18/11/2013, 07:25 WIB
Ilustrasi: Jeruk loal. KOMPAS/RONY ARIYANTO NUGROHOIlustrasi: Jeruk loal.
|
EditorPalupi Annisa Auliani
MEDAN, KOMPAS.com — Letusan Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, telah memaksa tak kurang dari 5.900-an warga mengungsi. Pertanian dan produksi jeruk menjadi salah satu dampak paling kentara dari letusan dan gelombang pengungsian yang diakibatkannya.

Gunung Sinabung kembali meletus pada Minggu (17/11/2013), melengkapi sekian rangkaian letusan lain sepanjang tahun ini. Sementara warga yang sudah mengungsi sejak letusan sebelumnya, terpaksa meninggalkan rumah dan lahan pertanian garapan mereka untuk hidup di tempat penampungan.

Kebanyakan dari mereka adalah petani sayur dan buah, seperti cabai, tomat, dan jeruk. "Pemerintah dan bank sedang mempertimbangkan penjadwalan ulang jatuh tempo kredit untuk para petani ini," kata Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat Agung Laksono di Jakarta, Minggu (17/11/2013).

Jika perlu, ujar Agung, para korban letusan Gunung Sinabung ini akan mendapatkan kredit lain untuk membangun kembali usaha mereka yang terdampak letusan. Letusan Gunung Sinabung menghancurkan tak kurang dari 1.893 hektar perkebunan jeruk di Tanah Karo. Produksi buah pun jelas terdampak.

"Jumlah ini masih bisa bertambah karena data tersebut baru berasal dari lima kecamatan di dekat Gunung Sinabung," kata Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Karo, Agustoni Tarigan, Rabu (13/11/2013). Lima kecamatan itu adalah Merdeka, Berastagi, Namanteran, Simpangempat, dan Payung.

Data dari Dinas Pertanian mencatat ada sekitar 14.000 perkebunan jeruk di Kabupaten Karo. Diperkirakan letusan Gunung Sinabung akan berdampak pada produksi jeruk hingga tahun depan.

Perkebunan itu tertutup dengan material vulkanik. Rencana peremajaan tanaman jeruk dari Dinas Pertanian pun harus memastikan rangkaian letusan Gunung Sinabung sudah berhenti.

Sejak September 2013, Gunung Sinabung yang berketinggian 2.460 meter di atas permukaan laut telah beberapa kali meletus. Pemerintah Kabupaten Karo telah menyiapkan alokasi anggaran untuk menyediakan 165.000 bibit jeruk bagi petani yang lahannya terdampak letusan.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber ANT
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita Eks Sandera Abu Sayyaf, Sering Dimarahi dan Dipukul dengan Senjata

Cerita Eks Sandera Abu Sayyaf, Sering Dimarahi dan Dipukul dengan Senjata

Regional
Begini Cara Pemprov Riau Cegah Masuknya Virus Corona

Begini Cara Pemprov Riau Cegah Masuknya Virus Corona

Regional
Saat Jokowi Tertawa Mendengar Sertifikat Tanah Ingin Digadai untuk Jual Es Degan

Saat Jokowi Tertawa Mendengar Sertifikat Tanah Ingin Digadai untuk Jual Es Degan

Regional
Pemkot Semarang Targetkan Seluruh Bidang Tanah Bersertifikat pada 2021

Pemkot Semarang Targetkan Seluruh Bidang Tanah Bersertifikat pada 2021

Regional
Balita Warga China di Ruang Isolasi RSUD NTB Bukan Suspect Virus Corona

Balita Warga China di Ruang Isolasi RSUD NTB Bukan Suspect Virus Corona

Regional
Hoaks, Pasien Terkena Virus Corona Dirawat di RSUD Moewardi Solo, Dokter: Kami Pantau Kena Bronkitis Akut

Hoaks, Pasien Terkena Virus Corona Dirawat di RSUD Moewardi Solo, Dokter: Kami Pantau Kena Bronkitis Akut

Regional
Sultan HB X Tak Bisa Larang Turis asal China Berwisata ke DIY

Sultan HB X Tak Bisa Larang Turis asal China Berwisata ke DIY

Regional
Mayat Perempuan Berseragam Pramuka di Tasikmalaya Pernah Dilaporkan Hilang

Mayat Perempuan Berseragam Pramuka di Tasikmalaya Pernah Dilaporkan Hilang

Regional
Diduga Terinfeksi Virus Corona, WN China di Cilacap Diobservasi

Diduga Terinfeksi Virus Corona, WN China di Cilacap Diobservasi

Regional
Terkait Virus Corona, 235 WN China Dipulangkan dari Batam

Terkait Virus Corona, 235 WN China Dipulangkan dari Batam

Regional
RSBP Batam Siagakan 7 Ruangan Isolasi untuk Pasien Virus Corona

RSBP Batam Siagakan 7 Ruangan Isolasi untuk Pasien Virus Corona

Regional
RSUD Dr Moewardi Solo Siapkan 2 Ruangan Isolasi Khusus Tangani Pasien Terindikasi Virus Corona

RSUD Dr Moewardi Solo Siapkan 2 Ruangan Isolasi Khusus Tangani Pasien Terindikasi Virus Corona

Regional
Gubernur Edy Rahmayadi Sebut Ada Warga Sumut Masih Berada di Wuhan China

Gubernur Edy Rahmayadi Sebut Ada Warga Sumut Masih Berada di Wuhan China

Regional
Antisipasi Virus Corona, RSMH Palembang Siagakan 2 Ruang Isolasi

Antisipasi Virus Corona, RSMH Palembang Siagakan 2 Ruang Isolasi

Regional
Cerita Ratu Keraton Agung Sejagat di Lapas, Dibully Sesama Penghuni hingga Ingin Ajarkan Make Up

Cerita Ratu Keraton Agung Sejagat di Lapas, Dibully Sesama Penghuni hingga Ingin Ajarkan Make Up

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X