Kompas.com - 16/11/2013, 20:53 WIB

BIREUEN, KOMPAS.com — Edaran Gubernur Aceh yang menyebutkan upah minimum regional (UMR) sebesar Rp 1.750.000 per bulan tidak bisa diberlakukan di sejumlah perusahaan. Namun Kabupaten Bireuen, Dinas Sosial, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) belum mengantongi standarisasi upay buruh.

Hal itu dikatakan Kepala Dinsonakertrans Bireuen, Akmal, S.Sos, MA, dalam sesi diskusi seusai pemutaran Film “Working Class Heroes” yang diselenggarakan Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Bireuen, Sabtu (16/11/2013).

Akmal mengimbau para pemodal segera mentaati dengan menyesuaikan upah buruh sesuai UMR yang ditetapkan provinsi. “Kita tidak ingin hal-hal buruk terjadi seperti aksi demo atau tindakan terorganisir lain di Bireuen. Untuk itu kita harapkan pemodal tidak bermental kapitalis,” ungkapnya.

Menyinggung pesan tersampaikan dalam film yang mengangkat isu serikat pekerja dalam memperjuangkan keadilan social dan kerja layak tersebut, Akmal mengakui sekurang-kurangnya ada tiga konsep yang ia garis bawahi untuk mengantisipasi aksi-aksi itu tidak terus terjadi.

Pertama, rasa memiliki buruh terhadap perusahaannya, di sini rasa empati pemilik modal harus tinggi menyikapi hal-hal krusial yang memang dibutuhkan karyawan. Selanjutnya tidak menciptakan kesenjangan seperti adanya karyawan tetap atau kontrak.

“Terakhir, adalah membangun solidaritas buruh agar menjadi wadah pemersatu untuk melakukan pendekatan secara advokasi bukan intimidasi,” jelas Akmal.

Hal senada diungkapkan Ketua AJI Bireuen, Yusmandin Idris, yang menyebutkan seyogianya berbagai pihak melakukan antisipasi terhadap kemungkinan-kemungkinan yang bisa saja terjadi terkait kekecewaan buruh pada perusahaan.

Dia berharap intisari dari film yang ditonton 30 an peserta dari berbagai kalangan ini bisa menjadi pencerahan bukan sebaliknya. Film "Working Class Heroes" mengangkat bagaimana Indonesia dan Kolombia dengan pertumbuhan ekonomi pesat di negaranya tapi tidak mensejahterakan para buruh.

Film ini merupakan karya senieas Huub Ruijgrok dan Arno Van Beest yang diproduksi World Report bekerja sama dengan FNV Mondiaal.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ridwan Kamil Temui Investor di Inggris, Jabar Jajaki Kerja Sama Pengembangan PLTB dan Ekraf

Ridwan Kamil Temui Investor di Inggris, Jabar Jajaki Kerja Sama Pengembangan PLTB dan Ekraf

Regional
Pastikan Calon Haji Terbang ke Tanah Suci, Dinkes Jabar Gulirkan Program “Jabar Nyaah ka Jamaah”

Pastikan Calon Haji Terbang ke Tanah Suci, Dinkes Jabar Gulirkan Program “Jabar Nyaah ka Jamaah”

Regional
3 Strategi Bupati Jekek untuk Cegah Endemi PMK di Wonogiri

3 Strategi Bupati Jekek untuk Cegah Endemi PMK di Wonogiri

Regional
Berdayakan Perempuan, PPLIPI Jabar Gelar Pelatihan Bisnis Berintegrasi

Berdayakan Perempuan, PPLIPI Jabar Gelar Pelatihan Bisnis Berintegrasi

Regional
Perkuat Kualitas Pola RKPD, Pemprov Jabar Gagas Inovasi Pendanaan Pembangunan Kompetitif

Perkuat Kualitas Pola RKPD, Pemprov Jabar Gagas Inovasi Pendanaan Pembangunan Kompetitif

Regional
Selamat, Jatim Berhasil Kumpulkan Total 11 Opini WTP dari BPK

Selamat, Jatim Berhasil Kumpulkan Total 11 Opini WTP dari BPK

Regional
Buka Turnamen Basket Antar Klub Se-Kaltara, Gubernur Zainal: Ini Merupakan Sejarah

Buka Turnamen Basket Antar Klub Se-Kaltara, Gubernur Zainal: Ini Merupakan Sejarah

Regional
Ganjar Siapkan Dua Langkah Jitu untuk Tangani Banjir Rob di Tanjung Emas

Ganjar Siapkan Dua Langkah Jitu untuk Tangani Banjir Rob di Tanjung Emas

Regional
Dishub Jabar Sebut Mudik Lebaran 2022 Berjalan Lancar meski Macet

Dishub Jabar Sebut Mudik Lebaran 2022 Berjalan Lancar meski Macet

Regional
Bantu UMKM di Tempat Wisata, Pemprov Jabar Upayakan Standardisasi Harga

Bantu UMKM di Tempat Wisata, Pemprov Jabar Upayakan Standardisasi Harga

Regional
Kangen: Kisah Antara Aku, Kau dan Yogya

Kangen: Kisah Antara Aku, Kau dan Yogya

Regional
Khofifah Jadi Pembina K3 Terbaik, Jatim 4 Kali Berturut-turut Raih Penghargaan K3 Nasional

Khofifah Jadi Pembina K3 Terbaik, Jatim 4 Kali Berturut-turut Raih Penghargaan K3 Nasional

Regional
Dani Ramdan Dilantik sebagai Pj Bupati Bekasi, Wagub Uu Sampaikan Pesan Ini

Dani Ramdan Dilantik sebagai Pj Bupati Bekasi, Wagub Uu Sampaikan Pesan Ini

Regional
Kasus Covid-19 di Jabar Mereda, Warga Diminta Waspadai Penyakit Emerging dan Re-emerging

Kasus Covid-19 di Jabar Mereda, Warga Diminta Waspadai Penyakit Emerging dan Re-emerging

Regional
Di Italia, Ridwan Kamil Singgung Pemanasan Global hingga Kondisi Pascapandemi

Di Italia, Ridwan Kamil Singgung Pemanasan Global hingga Kondisi Pascapandemi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.