Punya Pistol dengan 46 Peluru, Kurir Ini Ditangkap Polisi

Kompas.com - 08/11/2013, 13:53 WIB
DI, ditangkap Polsek Teluk Segara, Kota Bengkulu karena memiliki senpi rakitan dan 46 butir peluru aktif KOMPAS.com/FirmansyahDI, ditangkap Polsek Teluk Segara, Kota Bengkulu karena memiliki senpi rakitan dan 46 butir peluru aktif
|
EditorGlori K. Wadrianto

BENGKULU, KOMPAS.com
 — DI (26), yang berprofesi sebagai kurir pengantar barang di salah satu usaha travel di Kota Bengkulu, digelandang aparat Kepolisian Sektor Teluk Segara karena terbukti menyimpan satu jenis pistol rakitan dengan 46 butir peluru tajam buatan PT Pindad.

Kepala Polsek Teluk Segara Kompol Harry Irawan Sofiandi, Jumat (8/11/2013), mengatakan, informasi kepemilikan barang yang dilarang tersebut didapat dari masyarakat.

Polisi lalu melakukan penggerebekan di rumah kontrakan DI di Jalan Tanah Patah, Kota Bengkulu. Di dalam rumah itu, polisi menemukan satu senjata pistol dan 46 butir peluru aktif.

Dari pengakuan korban di hadapan polisi, barang tersebut ia dapat dari salah seorang kenalannya asal Sumatera Selatan. "Pistol dan peluru itu saya beli dengan harga Rp 500.000, tapi pistolnya rusak sehingga tidak pernah saya pakai," kata DI.

DI yang berasal dari Provinsi Jambi ini mengemukakan, ia membeli pistol tersebut hanya untuk menjaga diri. Namun, polisi berpendapat lain. Dimungkinkan, senjata itu juga digunakan oleh DI untuk melakukan tindak kekerasan lain.

"Untuk sementara, kita masih mendalami kasus ini, tidak mungkin beli senjata dan peluru hanya alasan menjaga diri,"  tegas Harry.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bayi 6 Hari Positif Covid-19 dan Disebut Kasus Pertama di Indonesia

Bayi 6 Hari Positif Covid-19 dan Disebut Kasus Pertama di Indonesia

Regional
Di Jatim, Anak Tenaga Kesehatan yang Tangani Covid-19 Bebas Masuk SMA Negeri

Di Jatim, Anak Tenaga Kesehatan yang Tangani Covid-19 Bebas Masuk SMA Negeri

Regional
38 Warga Keracunan usai Santap Nasi Kuning di Acara Ulang Tahun

38 Warga Keracunan usai Santap Nasi Kuning di Acara Ulang Tahun

Regional
[POPULER NUSANTARA] Ayah Setubuhi 2 Anaknya hingga Hamil | Polisi Ketakutan Dipeluk Keluarga Pasien Covid-19

[POPULER NUSANTARA] Ayah Setubuhi 2 Anaknya hingga Hamil | Polisi Ketakutan Dipeluk Keluarga Pasien Covid-19

Regional
Usir Petugas Ber-APD yang Jemput PDP Kabur, Warga: Balik, di Sini Tak Ada Corona!

Usir Petugas Ber-APD yang Jemput PDP Kabur, Warga: Balik, di Sini Tak Ada Corona!

Regional
Bupati Wonogiri: Kami Sudah Zero Covid-19

Bupati Wonogiri: Kami Sudah Zero Covid-19

Regional
Saat Karya Imelda Adams Seniman Asal Cilegon Tampil di Akun Resmi Instagram

Saat Karya Imelda Adams Seniman Asal Cilegon Tampil di Akun Resmi Instagram

Regional
Dihantam Kereta dan Terseret 30 Meter, Honda Jazz Ringsek, Sopir Lecet-lecet

Dihantam Kereta dan Terseret 30 Meter, Honda Jazz Ringsek, Sopir Lecet-lecet

Regional
Tenaga Medis Covid-19 Diintimidasi hingga Trauma, Ganjar: Siapa yang Mengancam?

Tenaga Medis Covid-19 Diintimidasi hingga Trauma, Ganjar: Siapa yang Mengancam?

Regional
Buntut Rencana Diskusi CLS UGM, Penyelenggara dan Narasumber Mendapat Teror dan Ancaman Pembunuhan

Buntut Rencana Diskusi CLS UGM, Penyelenggara dan Narasumber Mendapat Teror dan Ancaman Pembunuhan

Regional
Diduga Unggah Gambar Mirip Logo PKI di Instagram, Seorang Pria di Jambi Ditangkap Polisi

Diduga Unggah Gambar Mirip Logo PKI di Instagram, Seorang Pria di Jambi Ditangkap Polisi

Regional
Detik-detik Honda Jazz Tertabrak Kereta Api di Grobogan, Pengemudi Selamat meski Mobil Ringsek

Detik-detik Honda Jazz Tertabrak Kereta Api di Grobogan, Pengemudi Selamat meski Mobil Ringsek

Regional
BIN Gelar Rapid Test Massal di Kawasan Zona Merah Surabaya, 153 Orang Reaktif

BIN Gelar Rapid Test Massal di Kawasan Zona Merah Surabaya, 153 Orang Reaktif

Regional
Pasien Positif Covid-19 di Sulut Bertambah 17, Terbanyak dari Klaster Pasar Pinasungkulan Manado

Pasien Positif Covid-19 di Sulut Bertambah 17, Terbanyak dari Klaster Pasar Pinasungkulan Manado

Regional
Pilkada Diundur, Bakal Cagub Sumbar Siapkan Dana Ekstra sampai Rp 50 Miliar

Pilkada Diundur, Bakal Cagub Sumbar Siapkan Dana Ekstra sampai Rp 50 Miliar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X