Kompas.com - 01/11/2013, 23:15 WIB
Puluhan pengunjung memadati ruang sidang Tipikor di Pengadilan Negeri Banda Aceh, saat digelar Sidang dengan terdakwa Mantan Rektor Unsyiah, Darni Daud, Jumat (1/12/2013). Sidang kali ini menghadirkan Rektor Unsyiah Samsul RIjal sebagai Saksi Utama. Kompas.com/ Despriyani Y ZamzamiPuluhan pengunjung memadati ruang sidang Tipikor di Pengadilan Negeri Banda Aceh, saat digelar Sidang dengan terdakwa Mantan Rektor Unsyiah, Darni Daud, Jumat (1/12/2013). Sidang kali ini menghadirkan Rektor Unsyiah Samsul RIjal sebagai Saksi Utama.
|
EditorFarid Assifa

BANDA ACEH, KOMPAS.com - Rektor Universitas Syiah Kuala, Samsul Rijal, diperiksa sebagai saksi dalam persidangan tindak pidana korupsi beasiswa dengan terdakwa mantan Rektor Universitas Syiah Kuala, Darni Daud.

Persidangan yang sama juga menghadirkan terdakwa Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pengetahuan Unsyiah Yusuf Azis dan Dosen FKIP Kimia Muklis. Majelis hakim yang diketuai oleh Syamsul Qamar SH, memeriksa Samsul Rijal secara maraton selama dua hari. Samsul pun dicecar puluhan pertanyaan terkait dengan penyaluran dana beasiswa yang dikelola oleh Unsyiah, yakni program beasiswa bagi Guru Daerah Terpencil (Gurdacil) dan program beasiswa Jaringan Pengembangan Daerah (JPD).

Dari pemeriksaan, Samsul Rijal mengakui ada sisa dana dari dua program beasiswa tersebut yang tidak terserap sebesar lebih dari Rp 500 juta untuk tahun 2009-2010 yang tersimpan di rekening penampungan atas nama Pembantu Rektor I Universitas Syiah Kuala.

“Tapi uang tersebut digunakan untuk menutupi sejumlah biaya yang diperlukan Unsyiah, sebelum, dana untuk Unsyiah itu cair, dan saat rekening Unsyiah atas nama Rektor Unsyiah disahkan Kementrian Pendidikan, maka dana itu kami pindahkan ke rekening yang sah,” jelas Samsul RIjal di hadapan Majelis Hakim dalam Sidang Tindak Pidana Korupsi, yang berlangsung Jumat, (01/11/2013).

Majelis Hakim juga mempertanyakan posisi Samsul Rijal saat program beasiswa tersebut diluncurkan. “Saat itu saya sebagai Pembantu Rektor I dan dalam kepanitiaan beasiswa sebagai koordinator untuk Gurdacil dan wakil koordinator untuk JPD, dan tidak bertugas mengelola keuangan,” jelas Samsul.

Sementara itu, terdakwa Darni Daud membantah sebagian besar keterangan Samsul Rijal, saat dikonfrontasi majelis hakim. “Karena dalam kepanitiaan beasiswa Pembantu Rektor I adalah koordinator dan wakil koordintator di dua program beasiswa, maka dia juga terlibat dalam pengelolaan keuangan, karena dari semua bukti semua cek pengambilan dana ditanda tangani oleh Pembantu Rektor I,” jelas Darni.

Sidang yang menghadirkan Rektor Unsyiah, Samsul RIjal ini menarik perhatian banyak kalangan. Ruang sidang yang sebelumnya tidak terlalu penuh, selama dua hari sidang maraton ini malah disesaki pengunjung. Samsul Rijal dimintai keterangannya sebagai saki sejak Kamis (31/10/2013) kemarin dan berakhir pada Jumat petang pukul 17.00 WIB.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebelumnya, sidang juga menghadirkan saksi utama lainnya yaitu Rahmiana, sekretaris dari Rektor Unsyiah Samsul Rijal. Dinilai memberi sering memberi keterangan yang bertolak belakang dengan keterangan saksi sebelumnya, pengacara Dari Daud, Mukhlis Mukhtar meminta kepada Majelis Hakim untuk menetapkan Rektor Unsyiah Samsul Rijal sebagai tersangka dalam tindak pidana korupsi dana Beasiswa Guru Terpencil dan Jaringan Pengembangan Daerah (JPD) yang disediakan oleh Pemerintah Aceh untuk siswa berprestasi di Aceh.

Sidang korupsi beasiswa Unsyiah yang melibatkan mantan Rektor Unsyiah Prof Dr Darni M Daud, mantan Dekan FKIP Prof DR Yusuf Azis dan Dosen FKIP Kimia Muklis SPd MPd telah mengakibatkan kerugian negara senilai Rp 3,6 miliar berdasarkan hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan Pemerintah (BPKP) perwakilan Aceh.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Regional
Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Regional
Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Regional
Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Regional
Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Regional
Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Regional
Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Regional
Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Regional
Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Regional
UM Bandung Gelar Vaksinasi Massal untuk 3.000 Warga, Ridwan Kamil Berikan Apresiasi

UM Bandung Gelar Vaksinasi Massal untuk 3.000 Warga, Ridwan Kamil Berikan Apresiasi

Regional
Pemprov Jabar Targetkan Pembangunan TPPAS Regional Legok Nangka Rampung pada 2023

Pemprov Jabar Targetkan Pembangunan TPPAS Regional Legok Nangka Rampung pada 2023

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X