Tuntut Rektor Mundur, Mahasiswa Segel Kampus Darusalam Ambon

Kompas.com - 28/10/2013, 15:16 WIB
Mahasiswa Universitas Darussalam Ambon, Maluku, menyegel pintu gedung kampus mereka, dalam unjuk rasa untuk menuntut mundur rektor, Selasa (28/10/2013). KOMPAS.COM/RAHMAN PATTYMahasiswa Universitas Darussalam Ambon, Maluku, menyegel pintu gedung kampus mereka, dalam unjuk rasa untuk menuntut mundur rektor, Selasa (28/10/2013).
|
EditorKistyarini

AMBON, KOMPAS.com - Ratusan mahasiswa Universitas Darusalam (Unidar) Ambon memboikot seluruh aktivitas perkuliahan di kampus yang terletak di kawasan Wara, Air Kuning, Kecamatan Sirimau, Ambon, tersebut, Senin (28/10/2013).

Dalam unjuk rasa di kampus itu, mahasiswa menyegel semua pintu ruang kuliah dengan balok kayu. Mereka juga membakar ban bekas di depan kampus untuk melampiaskan kemarahan.

Aksi itu untuk memprotes kebijakan rektor, Ibrahim Ohorela, yang menurut mereka merugikan kepentingan mahasiswa. Mereka menuding selama ini rektor hanya mementingkan kelompoknya dan selalu mengambil untung dari mahasiswa. Mahasiswa juga menuduh Ibrahim membangun system dinasti di kampus Unidar.

“Kami minta rektor Unidar segera mundur dari jabatannya. Anda tidak layak menjadi rektor, banyak sekali penyimpangan yang Anda lakukan untuk mendapatkan keuntungan di kampus ini,” teriak M Ikbal S, koordinator aksi dalam orasinya.

Mahasiswa menilai selama memimpin Unidar, Ibrahim gagal membawa Universitas Darussalam menjadi universitas yang bersih dan berkualitas. Buktinya, kata mereka, semua program studi mendapatkan akreditasi C padahal sebelumnya ada sejumlah program studi yang berakreditas B.

“Rektor telah gagal, seluruh program studi mendapatkan agreditas C, sarjana Unidar juga tidak diterima sebagai CPNS. Kami juga mempertanyakan transparansi pengelolaan anggaran miliaran rupih yang tidak jelas pertanggungjawabannya,” ungkap mahasiswa.

Saat ini ratusan mahasiswa masih menduduki kampus Unidar sambil berorasi di depan kampus. Tidak terlihat satupun utusan rektorat yang menemui para mahasiswa. Unjuk rasa ini mendapat penjagaan ketat dari puluhan polisi.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Detik-detik 400 Warga Bakar Rumah Calon Bupati Boven Digoel, Papua

Detik-detik 400 Warga Bakar Rumah Calon Bupati Boven Digoel, Papua

Regional
Diduga Rem Blong, Truk Tabrak Rumah, Sepeda Motor, dan Gerobak Mi, Sopir Sempat Terjepit

Diduga Rem Blong, Truk Tabrak Rumah, Sepeda Motor, dan Gerobak Mi, Sopir Sempat Terjepit

Regional
Lahar Panas Gunung Merapi Menerjang, Penambang Pasir di Lumajang Lari Selamatkan Diri

Lahar Panas Gunung Merapi Menerjang, Penambang Pasir di Lumajang Lari Selamatkan Diri

Regional
Banyak Bantu Warga Kena Corona, Kepala Dinas Sosial Yogyakarta Meninggal Terpapar Covid-19

Banyak Bantu Warga Kena Corona, Kepala Dinas Sosial Yogyakarta Meninggal Terpapar Covid-19

Regional
Persiapan Vaksinasi Covid-19, Dokter dan Perawat di Banyumas Ikuti Pelatihan

Persiapan Vaksinasi Covid-19, Dokter dan Perawat di Banyumas Ikuti Pelatihan

Regional
Ngebut, Pajero Tabrak 1 Mobil dan 2 Motor di Jembatan Ampera, 2 Terluka

Ngebut, Pajero Tabrak 1 Mobil dan 2 Motor di Jembatan Ampera, 2 Terluka

Regional
Punya Modal Berdikari, Aep Syaepuloh Ngaku Belajar Mandiri saat Nyantri

Punya Modal Berdikari, Aep Syaepuloh Ngaku Belajar Mandiri saat Nyantri

Regional
Haul Syekh Abdul Qodir Undang Kerumunan, Ini Penjelasan Gubernur Banten

Haul Syekh Abdul Qodir Undang Kerumunan, Ini Penjelasan Gubernur Banten

Regional
3 Guru SMP di Kudus Meninggal Dunia Beruntun, 2 Positif Covid-19

3 Guru SMP di Kudus Meninggal Dunia Beruntun, 2 Positif Covid-19

Regional
Begini Cara Paslon Zairullah-Muhammad Rusli Tekan Angka HIV AIDS di Tanah Bumbu

Begini Cara Paslon Zairullah-Muhammad Rusli Tekan Angka HIV AIDS di Tanah Bumbu

Regional
Kota Bandung Zona Merah Covid-19

Kota Bandung Zona Merah Covid-19

Regional
Gubernur Riau dan Istrinya Positif Covid-19, Dirawat dalam Satu Ruangan

Gubernur Riau dan Istrinya Positif Covid-19, Dirawat dalam Satu Ruangan

Regional
Wali Kota Malang Sutiaji Positif Covid-19

Wali Kota Malang Sutiaji Positif Covid-19

Regional
Bentangkan Bintang Kejora, 6 Orang Jadi Tersangka Makar, Polisi Temukan Selebaran Republik West Papua Nugini

Bentangkan Bintang Kejora, 6 Orang Jadi Tersangka Makar, Polisi Temukan Selebaran Republik West Papua Nugini

Regional
Video Viral Warga Jarah Muatan Truk yang Terguling, Ini Faktanya

Video Viral Warga Jarah Muatan Truk yang Terguling, Ini Faktanya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X