Kompas.com - 25/10/2013, 22:32 WIB
Ilustrasi penipuan Foter.comIlustrasi penipuan

KEFAMENANU, KOMPAS.com - Nama Kepala Kejaksaan Negeri Kefamenanu, Dedie Tri Haryadi, terus saja dicatut oleh oknum yang tak bertanggung jawab, untuk mendapatkan keuntungan materi. Sasaran para penipu kali ini bukan hanya para pejabat, tetapi juga sejumlah pengurus partai politik di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur.

Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten TTU, Sabri, kepada Kompas.com di kediamannya, Jumat (25/10/2013) mengaku sudah dua kali dihubungi orang yang mengaku Kajari dan staf Kejaksaan Negeri Kefamenanu.

“Terakhir kali saya dihubungi pada minggu lalu. Saat itu dia mengaku Kajari Kefamenanu yang berada di Kupang untuk mengikuti suatu kegiatan. Dia menyuruh saya untuk mentransfer sejumlah uang karena dia lagi butuh uang. Karena curiga, saya pun menanyakan apa hubungan partai politik dengan Kajari? Saat saya tanya dia langsung matikan teleponnya. Karena penasaran, saya hubungi kembali tetapi nomornya sudah tak aktif lagi,” beber Sabri.

Selain mengaku dari Kajari, lanjut Sabri, ada juga pesan singkat (SMS) dari seseorang yang mengaku staf Kejaksaan Negeri Kefamenanu bernama Marwan. Isi SMS itu juga meminta sejumlah uang untuk kegiatan.

“Dia tidak minta patokan biayanya, tetapi dia hanya minta sedikit uang untuk belanja-belanja dan juga buat transpor, karena menurut dia, ada kegiatan di Kupang dan dia kehabisan dana," jelas Sabri.

Sabri kemudian meminta bantuan saudaranya yang bertugas sebagai polisi untuk mengecek kebenaran informasi itu ke pihak kejaksaan, dan ternyata pihak kejaksaan mengatakan itu sebagai modus penipuan.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Kefamenanu, Dedie Tri Haryadi mengatakan, modus itu digunakan untuk memanfaatkan situasi karena saat ini pihaknya lagi gencar-gencar memberantas korupsi di Kabupaten TTU.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Dalam beberapa bulan terakhir ini, memang nama saya sering dibawa-bawa oleh oknum yang tidak bertanggung jawab untuk menipu sejumlah pejabat. Sudah banyak pejabat yang telepon ke saya menanyakan kepastian itu, di antaranya Ketua DPRD TTU, Wakil Ketua DPRD, Wakil Bupati TTU, Kepala Kantor Agama TTU, Kepala PLN TTU dan sejumlah pejabat pemerintahan dan partai politik,” bebernya.

Karena itu, Dedie mengimbau kepada para pejabat, jika ada pihak yang meminta uang dengan mencatut nama Kajari atau staf Kejari, agar tidak meresponnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Regional
Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Regional
Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Regional
Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Regional
Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Regional
Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Regional
UM Bandung Gelar Vaksinasi Massal untuk 3.000 Warga, Ridwan Kamil Berikan Apresiasi

UM Bandung Gelar Vaksinasi Massal untuk 3.000 Warga, Ridwan Kamil Berikan Apresiasi

Regional
Pemprov Jabar Targetkan Pembangunan TPPAS Regional Legok Nangka Rampung pada 2023

Pemprov Jabar Targetkan Pembangunan TPPAS Regional Legok Nangka Rampung pada 2023

Regional
Optimalisasi Penyaluran Bansos di Gorontalo, Gubernur Rusli Gunakan 2 Metode Ini

Optimalisasi Penyaluran Bansos di Gorontalo, Gubernur Rusli Gunakan 2 Metode Ini

Regional
Tekan Dampak PPKM, Pemprov Jabar Akan Salurkan Bansos ke 1,9 Juta Keluarga

Tekan Dampak PPKM, Pemprov Jabar Akan Salurkan Bansos ke 1,9 Juta Keluarga

Regional
Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Regional
Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Regional
Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Regional
BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

Regional
Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X