Kompas.com - 24/10/2013, 16:11 WIB
ILUSTRASI SHUTTERSTOCKILUSTRASI
EditorFarid Assifa

BANDUNG, KOMPAS.com - Kepolisian Resor Bandung menangkap empat pelaku sindikat pembuat dan pemalsuan Surat Izin Mengemudi (SIM) yang biasa beroperasi di wilayah Kabupaten Bandung.

"Ya, pelakunya sudah berhasil ditangkap. Ada empat orang terdiri dari otak pelaku, pencetak serta yang memasarkan jasa. Keempatnya saat ini sudah ditahan dan dalam pendalaman penyidikan oleh Reskrim Polres Bandung," kata Kapolres Bandung, AKBP Jamaludin di Bandung, Kamis (24/10/2013).

Para tersangka yang ditangkap adalah DK (41) yang bertindak sebagai insiator, kemudian KR (49) dan JK (42) yang bertindak sebagai pencari jasa pembuatan SIM serta MRZ yang bertugas sebagai petugas pencetakan SIM itu.

"Para tersangka melakukan aksinya dengan mencari korbannya dan menawarkan jasa pembuatan SIM, khususnya bagi mereka yang tidak lulus uji dan tes SIM. Kebanyakan penggunanya para sopir angkutan umum," kata Kapolres.

Dari tangan para tersangka, polisi mengamankan belasan SIM palsu yang sudah jadi, 13 blanko SIM setengah jadi serta beberapa buah foto untuk dibuat SIM. Selain itu, penyidik juga mengamankan seperangkat komputer dan printer yang biasa digunakan untuk mencetak SIM palsu buatan para tersangka itu.

"Modusnya mereka mencari korban yakni pengemudi yang gagal lulus ujian SIM, biasanya beraksi di beberapa tempat foto kopi. Untuk satu unit SIM palsu itu pelaku meminta jasa Rp 300.000," kata Kapolres.

Pengungkapan kasus SIM palsu terebut, menurut dia, berawal dari operasi pemeriksaan surat-surat dan kelengkapan kendaraan bermotor di kawasan Bojongmalaka, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung yang digelar pada 14 Oktober 2014.

Dalam kegiatan tersebut, Satuan Lalu Lintas Polres Bandung mencurigai adanya SIM yang diduga palsu milik seorang pengemudi angkutan barang. Setelah diteliti, ternyata SIM itu palsu. Kemudian dari sopir itu memunculkan beberapa nama tempat ia meminta bantuan pembuatan SIM itu yang mengarah kepada para pelaku.

Kasus itu kemudian dilimpahkan ke bagian Reskrim Polres Bandung untuk selanjutnya dilakukan penyelidikan. Setelah jelas, keempat pelaku sindikat pemalsuan SIM itu akhirnya ditangkap.

Menurut Kapolres, tersangka mengaku membuat SIM palsu karena terdesak tidak punya pekerjaan. Tersangka beraksi dengan memanfaatkan perlengkapan studio foto milik MRZ.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.