Bengkulu Kekurangan 35.000 Vaksin Rabies

Kompas.com - 24/10/2013, 14:03 WIB
Ilustrasi penyakit rabies ShutterstockIlustrasi penyakit rabies
|
EditorGlori K. Wadrianto
BENGKULU, KOMPAS.com - Provinsi Bengkulu kekurangan 35.000 vaksin rabies dari jumlah populasi Hewan Penular Rabies (HPR). Berdasarkan laporan Dinas Peternakan Kabupaten dan Kota setempat ada 151.452 ekor HPR, sementara vaksin yang ada saat ini baru mencukupi 70 persen atau sebanyak 106.016 vaksin.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan Disnakkeswan Provinsi Bengkulu, Noviyeni menjelaskan, dana dari APBD Provinsi Bengkulu pemerintah dapat membeli vaksin sebanyak 9.000 vaksin. Sementara, dana APBN sebanyak 48.000 dan 14.000 dari APBD Kabupaten dan Kota.

Terkait, dengan kurangan tersebut, dia berharap Pemerintah Kabupaten dan Kota dapat memasukkan anggaran vaksinasi HPR pada 2014 mendatang. Tujuannya, agar vaksinasi terhadap HPR dapat terpenuhi.

"Kita masih banyak mengalami kekurangan vaksinasi dari populasi Hewan Penular Rabies. Sebab saat ini baru ada 106.016 vaksinasi dan kekurangn vaksnasi itu mencapai 35.000 vaksinasi," kata Noviyeni, ketika menggelar acara gerakan vaksinasi rabies, Kamis (24/10/2013).

Sejak 2011 terdapat delapan kasus kematian yang disebabkan oleh rabies akibat digigit anjing, monyet dan kucing, dari Kabupaten Rejang Lebong, Mukomuko, Kota Bengkulu dan Bengkulu Selatan.

Selanjutnya, pada 2012 kasus kematian yang disebabkan hewan rabies sebanyak dua orang yang berasal dari Kabupaten Bengkulu Selatan dan pada 2013 kasus kematian akibat hewan rabies tidak ada sama sekali.

Noviyeni menambahkan, data dari Disnakkeswan Provinsi Bengkulu juga mencatat angka warga yang digigit hewan rabies terhitung sejak 2010 hingga 2013 ada 51 kasus yang digigit Hewan Penular Rabies (HPR). Dengan rincian, 2013 ada lima kasus, 2012 terdapat sembilan kasus, 2011 ada 10 kasus dan 2010 terdapat 27 kasus.

Selain itu, lanjut dia, untuk populasi HPR di Provinsi Bengkulu terdapat 151.452 HPR. Dari angka tersebut, 90 persen hewan jenis anjing, sisanya kera dan kucing.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita FR yang Hilang di Tambang Pasir, Tidur di 'Backhoe' Saat Awan Panas Gunung Semeru Menerjang

Cerita FR yang Hilang di Tambang Pasir, Tidur di "Backhoe" Saat Awan Panas Gunung Semeru Menerjang

Regional
Cerita Losmen Puri, Penginapan Tua di Denpasar yang Masih Bertahan

Cerita Losmen Puri, Penginapan Tua di Denpasar yang Masih Bertahan

Regional
6 Bupati yang Terinfeksi Covid-19 dalam Sebulan Terakhir

6 Bupati yang Terinfeksi Covid-19 dalam Sebulan Terakhir

Regional
Fakta Terbaru Pengepungan Rumah Mahfud MD, Korlap Tak Mau Tanggung Jawab, Tak Tahu Ada yang Diperiksa Polisi

Fakta Terbaru Pengepungan Rumah Mahfud MD, Korlap Tak Mau Tanggung Jawab, Tak Tahu Ada yang Diperiksa Polisi

Regional
Sleman dan Klaten Siap Terima Pengungsi Gunung Merapi Lintas Wilayah

Sleman dan Klaten Siap Terima Pengungsi Gunung Merapi Lintas Wilayah

Regional
179 Siswa SMK Negeri Jateng Terpapar Covid-19, Uji Coba Belajar Tatap Muka Dihentikan

179 Siswa SMK Negeri Jateng Terpapar Covid-19, Uji Coba Belajar Tatap Muka Dihentikan

Regional
Ganjar Minta Penyintas yang Sembuh dari Covid-19 Donorkan Plasma Darah

Ganjar Minta Penyintas yang Sembuh dari Covid-19 Donorkan Plasma Darah

Regional
3 Dokter Kandungan RSD dr Soebandi Positif Covid-19, Berstatus Tanpa Gejala

3 Dokter Kandungan RSD dr Soebandi Positif Covid-19, Berstatus Tanpa Gejala

Regional
Masa Tenang Pilkada, Kepala Daerah di Jateng Diminta Tak Politisasi Program Pemerintah

Masa Tenang Pilkada, Kepala Daerah di Jateng Diminta Tak Politisasi Program Pemerintah

Regional
Suami Pulang Mabuk, Wanita Ini Aniaya dengan Kapak hingga Tewas

Suami Pulang Mabuk, Wanita Ini Aniaya dengan Kapak hingga Tewas

Regional
Perjuangan Dokter Ririn Rawat Pasien Covid-19: Lihat Pasien Sembuh, Itu Sebuah Kepuasan...

Perjuangan Dokter Ririn Rawat Pasien Covid-19: Lihat Pasien Sembuh, Itu Sebuah Kepuasan...

Regional
Ada 74 Klaster Keluarga di Sleman Selama 2 Bulan Terakhir

Ada 74 Klaster Keluarga di Sleman Selama 2 Bulan Terakhir

Regional
Respons Pemkab Gresik Usai Video Keranda Jenazah Dihanyutkan Menyeberangi Sungai Viral

Respons Pemkab Gresik Usai Video Keranda Jenazah Dihanyutkan Menyeberangi Sungai Viral

Regional
Ada Siswa Positif Covid-19, Rencana Sekolah Tatap Muka di Jateng Terancam Ditunda

Ada Siswa Positif Covid-19, Rencana Sekolah Tatap Muka di Jateng Terancam Ditunda

Regional
Mobil Milik Seorang Dokter Tiba-tiba Terbakar di Parkiran RS Pekanbaru

Mobil Milik Seorang Dokter Tiba-tiba Terbakar di Parkiran RS Pekanbaru

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X