Kompas.com - 21/10/2013, 15:10 WIB
Undangan pernikahan putri Sri Sultan Hamengkubuwono X, Gusti Kanjeng Ratu Hayu dengan Kanjeng Pangeran Haryo Notonegoro. TRIBUN JOGJAUndangan pernikahan putri Sri Sultan Hamengkubuwono X, Gusti Kanjeng Ratu Hayu dengan Kanjeng Pangeran Haryo Notonegoro.
EditorKistyarini

YOGYAKARTA, KOMPAS.com – Kambing guling dan gudeg manggar akan menjadi hidangan spesial yang disajikan bagi para tamu yang hadir di resepsi pernikahan putri Sultan Hamengku Buwono X, yakni Gusti Kanjeng Ratu Hayu dengan Kanjeng Pangeran Haryo Notonegoro.

Sumartoyo, Koordinator Hidangan untuk acara Pawiwahan Ageng, menjelaskan untuk menu kambing guling ini tentu saja spesial karena merupakan menu kesukaan Sultan HB X dan istrinya GKR Hemas.

“Ngarso dalem dan Kangjeng Ratu Hemas suka sekali dengan menu itu, mereka tidak takut kolesterol,” ujar Sumartoyo, kepada Tribun Jogja, Sabtu (19/10/2013) di Bangsal Kencana.

Sumartoyo yang juga General Manager Restoran Bale Raos mengatakan bahwa pihaknya sudah menyiapkan 200 kilogram daging kambing. Nantinya daging kambing itu dimasak dengan cara di panggang dipadukan dengan kare sayuran, dengan sayuran berupa kembang kol dan wortel yang dimasak kare. "Menu kare sayuran itu adalah menu yang jarang dijumpai," tandasnya.

Sedangkan menu umum yang dihidangkan adalah menu-menu khas keraton Yogyakarta. Menu-menu tersebut adalah pesanan Hemas, karena tidak biasa dihidangkan di luar keraton. Antara lain gudeg manggar, tahu guling khas Yogyakarta.

Gudeg manggar ini selalu disajikan saat pernikahan putri-putri keraton sebelumnya. Dan perlu diketahui, gudeg manggar ini menjadi hidangan favorit para tamu saat pernikahan agung GKR Bendara dan KPH Yudanegara pada 2011 lalu.

"Untuk manggarnya kami sudah pesan pada penjual gudeg manggar di daerah Srandakan Bantul," ujarnya.

Hidangan khas keraton yang lainnya antara lain ada dendeng adi berupa daging sapi yang dimasak dengan kluwih (santan) dan hidangan ini hanya bisa disajikan untuk acara penting.

Begitupun hidangan untuk VVIP yang akan disantap mulai dari Presiden hingga duta besar, berupa beef steak sirloin yang disajikan dengan citarasa Jawa dengan kuah rawon. Menu lainnya ada King prawn yang berupa udang yang digoreng dan disajikan dengan bumbu-bumbu jawa.

Begitupun dengan kudapannya untuk tamu VIP dan reguler seperti manuk nom, prawan kenes, dan randha tapa. "Kudapan khas keraton ini adalah makanan kegemaran Raja mulai dari Sultan HB VII dan IX," ujarnya.

Untuk minuman ada es camcao, wedang secang, lemon jahe, dan juga bir jawa. Minuman ini kerap dijadikan welcome drink bagi yang bertamu ke keraton. Sedangkan hidangan pada 23 Oktober ada burung puyuh lada hitam dengan minuman es ronde.

Sumaryoto menambahkan, tidak ada pesanan khusus soal menu yang disukai kedua pengantin. Yang dia tahu, baik Hayu maupun Notonegoro suka makan soto, khususnya soto ayam. Menu soto juga akan dihidangkan pada acara dua hari tersebut. “Kedua pengantin sangat njawani, enggak neko-neko. Suka soto. Apa saja mau, asalkan bukan udang,” kata Sumaryoto.

Untuk katering, Sumartoyo mengatakan pihak keraton telah memesan pada tiga katering yakni Bale Raos Keraton, Katering S2 di Semarang, dan Karunia dari Yogya. Menurutnya katering itu sudah menjadi langganan tiap hajatan besar di keraton. "Selain dari citarasa masakannya, katering itu mampu memberikan pelayanan yang terbaik. Bisa mengeluarkan menu dalam jumlah 2.000-3.000 dalam hitungan jam," ujarnya.

Sumartoyo mengatakan pihaknya juga membuka Dapur Jaga 24 Jam yang dipusatkan di Bale Raos. Fungsinya adalah untuk mengakomodir kebutuhan menu dan hidangan selama prosesi acara. "Kami pastikan sudah siap untuk melayani hidangan baik keluarga dan tamu-tamu undangan," pungkasnya. (Theresia Handayani)



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Regional
Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Regional
Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Regional
Pemkot Tangsel Sampaikan LPPD 2020, Berikut Beberapa Poinnya

Pemkot Tangsel Sampaikan LPPD 2020, Berikut Beberapa Poinnya

Regional
Kang Emil Paparkan Aspirasi Terkait RUU EBT, Berikut 2 Poin Pentingnya

Kang Emil Paparkan Aspirasi Terkait RUU EBT, Berikut 2 Poin Pentingnya

Regional
Diluncurkan, Program SMK Membangun Desa di Jabar Gandeng 27 Desa

Diluncurkan, Program SMK Membangun Desa di Jabar Gandeng 27 Desa

Regional
Ganjar Ingatkan Para Guru Berikan Contoh Disiplin Terapkan Prokes

Ganjar Ingatkan Para Guru Berikan Contoh Disiplin Terapkan Prokes

Regional
Pembunuh Berantai di Kulon Progo Ternyata Residivis Kasus Pencurian

Pembunuh Berantai di Kulon Progo Ternyata Residivis Kasus Pencurian

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X