Warga Marah oleh Pernyataan Wagub Kepri

Kompas.com - 20/10/2013, 17:21 WIB
Warga kawasan Tanjung Uma, Batam, Kepulauan Riau merasa keberatan dengan pernyataan Wakil Gubernur Kepulauan Riau Soerya Respationo. KOMPAS/KRIS R MADAWarga kawasan Tanjung Uma, Batam, Kepulauan Riau merasa keberatan dengan pernyataan Wakil Gubernur Kepulauan Riau Soerya Respationo.
Penulis Kris R Mada
|
EditorKistyarini

BATAM, KOMPAS.com- Warga kawasan Tanjung Uma, Batam, Kepulauan Riau merasa keberatan dengan pernyataan Wakil Gubernur Kepulauan Riau Soerya Respationo. Pernyataan kepada perwakilan warga itu dinilai tidak pantas disampaikan oleh Soerya.

Salah seorang warga, Maya menuturkan, pernyataan itu disampaikan kepada delapan perwakilan warga di rumah Soerya pekan lalu. Saat itu, delapan perwakilan itu menemui Soerya untuk mencari solusi atas konflik lahan antara warga dengan salah satu perusahaan swasta.

"Perwakilan marah dibentak-bentak. Ditantang satu per satu," ujarnya di hadapan sejumlah pewarta, Minggu (20/10/2013).

Pernyataan itu salah satu pemicu kemarahan warga saat Soerya hadir di hadapan mereka pada Minggu sore. Apalagi, warga sudah emosi sejak Minggu pagi karena kehadiran massa tidak dikenal di kampung mereka.

Warga dan massa tidak dikenal itu sempat bentrok sebelum dilerai oleh polisi. Dalam insiden itu, satu unit mobil minibus terdorong ke jurang sehingga rusak di beberapa bagian. Namun, saat itu minibus sedang kosong.

Sementara sesepuh Tanjung Uma, Raja Harum menyatakan tidak tahu apa kepentingan massa tidak dikenal itu di Tanjung Uma. Bahkan, mereka dituding memancing keributan saat warga memasang patok batas lahan.

"Kami menandai lahan sendiri, bukan punya orang lain. Kami tidak tahu kenapa orang-orang yang tidak jelas asalnya itu datang dan bikin ribut," ujarnya.

Mengenai insiden di rumah Soerya, Raja menyatakan belum saatnya diungkapkan. Ia ingin berkonsentrasi menenangkan massa agar bentrokan tidak meluas.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Sumber KOMPAS
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Banyak Pasien ODP dan PDP di Manado, Legislator Sulut Minta Rapid Test Dipercepat

Banyak Pasien ODP dan PDP di Manado, Legislator Sulut Minta Rapid Test Dipercepat

Regional
Cegah Corona, Kendaraan Lewat Jembatan Suramadu Disemprot Disinfektan

Cegah Corona, Kendaraan Lewat Jembatan Suramadu Disemprot Disinfektan

Regional
UPDATE: 1 Warga Jombang Positif Covid-19, Awalnya Berstatus PDP dan Dinyatakan Sehat

UPDATE: 1 Warga Jombang Positif Covid-19, Awalnya Berstatus PDP dan Dinyatakan Sehat

Regional
Juru Parkir RS Sebarkan Video Hoaks Pasien Corona Ditangkap di Palembang

Juru Parkir RS Sebarkan Video Hoaks Pasien Corona Ditangkap di Palembang

Regional
Cegah Corona, Akses Keluar Masuk Kota Kendari Bakal Diperketat

Cegah Corona, Akses Keluar Masuk Kota Kendari Bakal Diperketat

Regional
Diduga Depresi, Turis Asing Berjalan Telanjang Bulat di Bali

Diduga Depresi, Turis Asing Berjalan Telanjang Bulat di Bali

Regional
Seorang Polisi di Medan Diduga Tewas Tertembak Rekannya, Ada Luka di Kepala

Seorang Polisi di Medan Diduga Tewas Tertembak Rekannya, Ada Luka di Kepala

Regional
Kala Warga Berikan Semangat untuk Pasien Positif Virus Corona yang Dijemput dari Rumahnya

Kala Warga Berikan Semangat untuk Pasien Positif Virus Corona yang Dijemput dari Rumahnya

Regional
Cegah Corona, Warga Sikka yang Keluar Malam Didenda Rp 1 Juta

Cegah Corona, Warga Sikka yang Keluar Malam Didenda Rp 1 Juta

Regional
Menantu Cabuli Ibu Mertua, Simpan Banyak Foto Perempuan Lansia di Ponsel

Menantu Cabuli Ibu Mertua, Simpan Banyak Foto Perempuan Lansia di Ponsel

Regional
Cegah Covid-19, Objek Wisata Malino Ditutup untuk Umum

Cegah Covid-19, Objek Wisata Malino Ditutup untuk Umum

Regional
Pemkot Bandung Akan Bagikan 22.000 Paket Sembako untuk Warga Terdampak Corona

Pemkot Bandung Akan Bagikan 22.000 Paket Sembako untuk Warga Terdampak Corona

Regional
Dua Pemudik dari Jakarta Demam Tinggi Setiba di Salatiga, Diminta Karantina Diri

Dua Pemudik dari Jakarta Demam Tinggi Setiba di Salatiga, Diminta Karantina Diri

Regional
Kisah Pilu Jenazah Positif Corona di Tasikmalaya: Ditolak Warga, 24 Jam Tertahan di Ambulans

Kisah Pilu Jenazah Positif Corona di Tasikmalaya: Ditolak Warga, 24 Jam Tertahan di Ambulans

Regional
UPDATE: Pasien Positif 02 di Lampung Meninggal

UPDATE: Pasien Positif 02 di Lampung Meninggal

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X