Gonta-ganti Perempuan, Bule Belanda Diusir dari Kampung Gombeng

Kompas.com - 16/10/2013, 14:43 WIB
|
EditorGlori K. Wadrianto
BANYUWANGI, KOMPAS.com — Tibboel Hendrik, warga asing asal Belanda, diminta warga meninggalkan tempat tinggalnya di Kelurahan Gombeng, Kecamatan Kalipuro, Kabupaten Banyuwangi, karena sering berbuat onar.

Puluhan warga berkumpul di depan rumah WNA itu, Rabu (16/10/2013), untuk mengusir lelaki yang tinggal seorang diri dari kampung mereka.

Agus, salah satu warga sekitar, menjelaskan, Tibboel sudah tinggal di Gombeng kurang lebih satu tahun. Ia membeli tanah yang sekarang menjadi tempat tinggalnya atas nama Theresia Yavonne yang diakui sebagai istrinya. Namun, sudah hampir setengah tahun Theresia sudah tidak lagi tinggal di Gombeng.

"Sejak tinggal di sini ia selalu membuat keresahan warga di sekitar. Mulai dengan kebiasaanya minum-minuman keras, hingga mengancam warga menggunakan pisau saat dia tidak suka. Dia juga suka membawa pasangan perempuan gonta ganti masuk ke rumahnya," kata Agus.


"Yang terakhir, memecah kaca sekolahan dan mengancam anak-anak yang katanya masuk ke dalam tanahnya tanpa izin. Kebetulan, kan, rumahnya berbatasan langsung dengan sekolah dasar Gombeng," sambungnya.

Sementara itu, Kariyono, warga Kelurahan Gombeng yang juga anggota komite sekolah menjelaskan, akibat arogansi Tibboel, anak-anak menjadi trauma dan takut ke sekolah.

"Kami warga dan wali murid SD Gombeng meminta agar orang itu keluar dan angkat kaki dari sini. Kami sudah mengumpulkan tanda tangan seluruh warga dan wali murid. Kalau tidak, kami akan menyerahkannya ke pihak yang berwajib," tambahnya.

Saat mengetahui warga berkumpul di depan rumahnya, Tibboel keluar dan menemui warga. Ia mengaku tidak mengerti kesalahannya dan menolak semua tuduhan warga. "Saya sudah membangun toilet untuk sekolahan dengan biaya Rp 5 juta. Tapi kenapa masih dipermasalahkan?" ucapnya sambil kebingungan dengan bahasa Indonesia yang terbata-bata.

Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, Tibboel diamankan oleh pihak kelurahan. Ia memiliki dokumen resmi dan surat izin menetap hingga 28 Oktober 2014. Pada paspornya tertulis alamat Pondok Dewa, Kuta, Bali.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Terkena Jebakan Babi, Pemburu Burung di Sumsel Tewas Tersetrum

Terkena Jebakan Babi, Pemburu Burung di Sumsel Tewas Tersetrum

Regional
PVMBG Sebut Lokasi Longsor di Tol Cipularang KM 118 Dulunya Daerah Aliran Sungai

PVMBG Sebut Lokasi Longsor di Tol Cipularang KM 118 Dulunya Daerah Aliran Sungai

Regional
Sempat Tertimbun Longsor, Akses Jalan Geopark Cileteuh Kembali Dilintasi Kendaraan

Sempat Tertimbun Longsor, Akses Jalan Geopark Cileteuh Kembali Dilintasi Kendaraan

Regional
Inovatif, Aspal Jalan di Semarang Berbahan Baku Sampah Plastik Kresek

Inovatif, Aspal Jalan di Semarang Berbahan Baku Sampah Plastik Kresek

Regional
Hati-hati, Tol Cipularang KM 118 Berpotensi Longsor Kembali

Hati-hati, Tol Cipularang KM 118 Berpotensi Longsor Kembali

Regional
Rekomendasi PVMBG soal Longsor yang Mengancam Tol Cipularang KM 118

Rekomendasi PVMBG soal Longsor yang Mengancam Tol Cipularang KM 118

Regional
Cerita Milla, Mahasiswi Program Doktor yang Jalani Observasi di Natuna, Rindu Keluarga

Cerita Milla, Mahasiswi Program Doktor yang Jalani Observasi di Natuna, Rindu Keluarga

Regional
Matt Wright Pulang ke Australia, Buaya di Sungai Palu Masih Berkalung Ban

Matt Wright Pulang ke Australia, Buaya di Sungai Palu Masih Berkalung Ban

Regional
Seberangi Sungai Ciawi, Seorang Ibu Muda Tewas Terseret Banjir Bandang

Seberangi Sungai Ciawi, Seorang Ibu Muda Tewas Terseret Banjir Bandang

Regional
Bangunan SMP di Tasikmalaya Jebol, Kegiatan Belajar Siswa Tak Terganggu

Bangunan SMP di Tasikmalaya Jebol, Kegiatan Belajar Siswa Tak Terganggu

Regional
Ratusan ASN Diduga Sebarkan Konten Provokasi Lewat Medsos

Ratusan ASN Diduga Sebarkan Konten Provokasi Lewat Medsos

Regional
Ini Penyebab Longsor yang Mengancam Tol Cipularang KM 118

Ini Penyebab Longsor yang Mengancam Tol Cipularang KM 118

Regional
Banjir Surut, BPBD Tasikmalaya Imbau Warga Tetap Waspada

Banjir Surut, BPBD Tasikmalaya Imbau Warga Tetap Waspada

Regional
Ular Piton 4 Meter Diamankan Usai Menelan Ayam Milik Warga di Ngawi

Ular Piton 4 Meter Diamankan Usai Menelan Ayam Milik Warga di Ngawi

Regional
Ritual Usir Setan Berujung Maut, Ayah Tega Bunuh Anaknya yang Berusia 3 Tahun

Ritual Usir Setan Berujung Maut, Ayah Tega Bunuh Anaknya yang Berusia 3 Tahun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X