Kompas.com - 08/10/2013, 15:14 WIB
|
EditorGlori K. Wadrianto
BANDUNG, KOMPAS.com — Meningkatnya aktivitas vulkanik Gunung Tangkuban Parahu membawa kerugian untuk para pedagang yang berjualan, baik di lokasi Kawah Ratu maupun pintu masuk Taman Wisata Alam Gunung Tangkuban Parahu.

Menurut salah seorang pedagang yang berjualan di sekitar pintu gerbang, Riki Rustandar, sejak Gunung Tangkuban Parahu ditutup untuk kunjungan wisatawan, warungnya sepi pembeli.

"Jelas sangat menurun drastis. Sejak ditutup jadi sepi pembeli," kata Riki saat ditemui di warungnya, Selasa (8/10/2013).

Riki yang sudah berdagang selama 17 tahun di kawasan Taman Wisata Alam Gunung Tangkuban Parahu ini mengaku, penurunan omzet mencapai 90 persen. Jika dalam satu hari pada akhir pekan ia mampu meraup untung hingga Rp 600.000, sejak ditutupnya gunung yang terkenal dengan Legenda Sangkuriang itu, ia hanya mampu mengantongi untung sebesar Rp 50.000.

Itu pun hanya dari petugas perusahaan pengelola dan juga beberapa wartawan yang meliput. "Saya sih berharap statusnya segera turun biar pengunjung bisa banyak lagi," ujarnya.

Menurut Riki, bukan hanya dia yang mengalami kerugian. Hampir seluruh pedagang di Tangkuban Parahu yang ternyata berasal dari satu desa yaitu Desa Cikole, Kecamatan Lembang, juga mengalami hal yang sama. "Tidak ada usaha lagi selain berdagang karena kami menggantungkan hidup dari Tangkuban Parahu," ucapnya.

Namun, Riki tidak memungkiri jika ada rasa cemas dalam dirinya. Ia mengaku takut dan waswas jika sewaktu-waktu Gunung Tangkuban Parahu meletus hebat.

Selain itu, gas beracun yang keluar dari dalam Kawah Ratu juga menghantui sebagian pedagang. "Hati selalu berdebar-debar setiap hari," akunya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pertama di Indonesia, Pemkot Cilegon Gandeng PLN Olah Sampah Kota untuk Gantikan Batu Bara

Pertama di Indonesia, Pemkot Cilegon Gandeng PLN Olah Sampah Kota untuk Gantikan Batu Bara

Regional
Harga Sawit Terus Turun, Gubernur Se-Sumatera Bertemu Carikan Solusi

Harga Sawit Terus Turun, Gubernur Se-Sumatera Bertemu Carikan Solusi

Regional
Antisipasi Dampak Psikososial Pascabencana, Pemprov Papua Siagakan 360 Relawan

Antisipasi Dampak Psikososial Pascabencana, Pemprov Papua Siagakan 360 Relawan

Regional
Pemprov Papua Cek Kondisi Sapi Kurban dari Presiden Jokowi

Pemprov Papua Cek Kondisi Sapi Kurban dari Presiden Jokowi

Regional
Bantu Penyintas APG Gunung Semeru, Dompet Dhuafa Dirikan 50 Huntara

Bantu Penyintas APG Gunung Semeru, Dompet Dhuafa Dirikan 50 Huntara

Regional
Bekerja Sama dengan Komunitas Muslim Selandia Baru, Dompet Dhuafa Hadirkan Pos Gizi di Garut

Bekerja Sama dengan Komunitas Muslim Selandia Baru, Dompet Dhuafa Hadirkan Pos Gizi di Garut

Regional
Gubernur Khofifah Sebut Kompetensi ASN Jadi Kunci Perbaikan Kualitas Birokrasi

Gubernur Khofifah Sebut Kompetensi ASN Jadi Kunci Perbaikan Kualitas Birokrasi

Regional
Pemprov Papua Berharap Pemda Hidupkan PMI yang Konsisten Jalankan Misi Kemanusiaan

Pemprov Papua Berharap Pemda Hidupkan PMI yang Konsisten Jalankan Misi Kemanusiaan

Regional
Pemprov Papua Kerahkan 96 Nakes untuk Cek Kondisi Hewan Kurban Jelang Idul Adha

Pemprov Papua Kerahkan 96 Nakes untuk Cek Kondisi Hewan Kurban Jelang Idul Adha

Regional
Wujudkan Pemerintahan yang Bersih dan Akuntabel, Pemprov Papua Maksimalkan Sistem E-Government

Wujudkan Pemerintahan yang Bersih dan Akuntabel, Pemprov Papua Maksimalkan Sistem E-Government

Regional
Optimalkan Pendidikan Anak, Pemkot Madiun Cegah Pernikahan Dini hingga Perangi Stunting

Optimalkan Pendidikan Anak, Pemkot Madiun Cegah Pernikahan Dini hingga Perangi Stunting

Regional
Dompet Dhuafa Kirimkan Tim QC ke NTT untuk Cek Kesehatan Hewan Kurban

Dompet Dhuafa Kirimkan Tim QC ke NTT untuk Cek Kesehatan Hewan Kurban

Regional
Bupati Jekek: Saya Yakin PPPK Guru di Wonogiri Mampu Jawab Tuntutan Zaman

Bupati Jekek: Saya Yakin PPPK Guru di Wonogiri Mampu Jawab Tuntutan Zaman

Regional
Dorong Pertumbuhan Industri, Pemprov Papua Akan Bangun PLTA Berkapasitas 100 MW di Jayawijaya

Dorong Pertumbuhan Industri, Pemprov Papua Akan Bangun PLTA Berkapasitas 100 MW di Jayawijaya

Regional
Kejar Target Perekaman E-KTP Wilayah Meepago, Pemprov Papua Buka Layanan di Paniai

Kejar Target Perekaman E-KTP Wilayah Meepago, Pemprov Papua Buka Layanan di Paniai

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.