Kompas.com - 07/10/2013, 13:31 WIB
Mobilyang dikendarai RH (16), seorang siswa di Ambon, Maluku, dijadikan barang bukti setelah menabrak beberapa kendaraan, Senin (7/10/2013) KOMPAS.COM/RAHMAN PATTYMobilyang dikendarai RH (16), seorang siswa di Ambon, Maluku, dijadikan barang bukti setelah menabrak beberapa kendaraan, Senin (7/10/2013)
|
EditorKistyarini

AMBON, KOMPAS.com — Seorang siswa salah satu SMA di Ambon, Maluku, nyaris dihajar massa setelah dia menabrak beberapa kendaraan dengan mobil yang dikemudikannya di kawasan Prdies, Senin (7/10/2013).

RH diselamatkan polisi yang bertugas di sekitar lokasi dan membawanya ke kantor Polres Ambon. Namun, massa yang marah merusak mobil.

Kasat Reskrim Polres Pulau Ambon AKP Tommy Siahaya menjelaskan, pelaku tabrak lari ini awalnya mengantar teman-temannya ke kawasan Air Salobar. Namun, sekembalinya, pelaku lalu menabrak sebuah sepeda motor dan mobil yang berada di depannya, tepat di depan Gereja Rehoboth kawasan Batu Gantung.

Karena panik, pelaku langsung tancap gas dan melaju menuju kawasan Waihaong Ambon. "Kejadiannya tadi sekitar pukul 12.20 WIT. Mungkin karena dia panik, RH lalu melaju menuju kawasan Waihaong, namun dia kembali menabrak sebuah mobil dari arah belakang. Selanjutnya dia juga menabrak sebuah sepeda motor dan kembali menabrak mobil lagi," kata Tommy.

Menurut Tommy, saat ini pihaknya masih menyelidiki kasus tersebut, termasuk kemungkinan adanya korban luka dalam peristiwa itu. "Kalau soal korban luka maupun meninggal dunia kita belum tahu dan masih menyelidikinya. Yang pasti ada tiga mobil yang ditabrak, sejumlah sepeda motor," ungkap Tomy.

Tommy mengungkapkan, dari hasil penyelidikan sementara, RH tidak dalam kondisi mabuk saat mengendarai mobilnya. Namun, Tommy mengatakan, RH tidak memiliki surat izin mengemudi (SIM). "Dia tidak memiliki SIM. Dan dia tidak dalam keadaan mabuk saat mengendarai mobil," ujarnya.

Remaja itu juga menabrak sebuah becak hingga rusak parah. Sebuah sepeda motor bahkan tersangkut dan terseret di bagian depan mobil yang dikendarai RH.

Seorang korban tabrakan, Kompol Syahrudin, mengaku, dirinya sempat kaget saat ditabrak pelaku dari arah belakang. "Saya kaget karena dia menabrak saya dari belakang. Saat itu, saya sedang mengendarai mobil di kawasan Waihaong. Dua kali dia menabrak mobil saya sebelum akhirnya dia menabrak sebuah sepeda motor lainnya," ujar Syahrudin.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Regional
Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.