Kompas.com - 06/10/2013, 13:47 WIB
Beras yang dikeluarkan Bulog Pamekasan tidak layak konsumsi. Sebagian masyarakat menjadikannya sebagai pakan pernak. KOMPAS.com/TAUFIQURRAHMANBeras yang dikeluarkan Bulog Pamekasan tidak layak konsumsi. Sebagian masyarakat menjadikannya sebagai pakan pernak.
|
EditorHeru Margianto
PAMEKASAN, KOMPAS.com - Beras bantuan untuk rakyat miskin (Raskin) yang dikeluarkan Badan Urusan Logistik Sub Divre IV Pamekasan, Madura, bulan ini banyak yang tidak layak dikonsumsi. 

Beras itu berwarna kekuningan dan kehitaman, bercampur gabah kering, ada juga kerikil dan beras yang sudah hancur mirip tepung. 

Rumah tangga sasaran penerima manfaat (RTSM) menjadikan beras tersebut sebagai pakan ternak ayam atau sapi.

Raudah, warga Desa Lancar, Kecamatan Larangan, misalnya, enggan memasak beras yang baru ditebus dari kepala dusun desa setempat. 

"Kalau beras seperti ini tidak mungkin saya masak, lebih baik untuk pakan ayam saja," kata Raudah, Minggu (6/10/2013)9/9/2013).

Menurutnya, masyarakat mendapat beras itu dengan harga Rp 2.000 per kilogram. Tiap keluarga hanya diperkenankan membeli maksimal tiga kilogram. 

"Sebetulnya ingin saya kembalikan beras itu kepada aparat desa, namun sudah kami buat pakan ternak karena harganya sama dengan pakan ternak ayam," imbuh Raudah. 

Diganti

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kepala Gudang Bulog, Abd Latief ketika dikonfirmasi mengatakan telah mengganti beras yang tidak layak konsumsi itu dengan beras baru.  

"Laporan yang kami terima hanya di Desa Larangan Luar, Kecamatan Larangan dan di Desa Kadur, Kecamatan Kadur yang tidak layak konsumsi dan sudah diganti," ungkapnya.

Diakuinya, beras itu sudah lama disimpan dalam gudang sehingga berubah warna. Petugas di gudang bagian pengiriman beras, tidak mengecek lebih dulu sebelum dikirim ke masing-masing desa.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lewat “Gerai Sehat Nurani”, Warga Sasak Panjang, Bogor Dapat Akses Kesehatan Terjangkau

Lewat “Gerai Sehat Nurani”, Warga Sasak Panjang, Bogor Dapat Akses Kesehatan Terjangkau

Regional
Kontingen Papua Sukses Raih Posisi 10 di Ajang STQHN XXVI

Kontingen Papua Sukses Raih Posisi 10 di Ajang STQHN XXVI

Regional
Apresiasi Film Dokumenter The Mentors, Ganjar: Film Ini Bagus

Apresiasi Film Dokumenter The Mentors, Ganjar: Film Ini Bagus

Regional
Dukung Pembangunan Infrastruktur di Jabar, PT Jasa Sarana Gandeng IIF dan MMI Jadi Mitra Strategis

Dukung Pembangunan Infrastruktur di Jabar, PT Jasa Sarana Gandeng IIF dan MMI Jadi Mitra Strategis

Regional
Jateng 4 Kali Berturut-turut Jadi Provinsi Terbaik Soal Keterbukaan Informasi, Begini Repons Ganjar

Jateng 4 Kali Berturut-turut Jadi Provinsi Terbaik Soal Keterbukaan Informasi, Begini Repons Ganjar

Regional
Dua Pesan Penting Ridwan Kamil untuk BUMD di Jabar

Dua Pesan Penting Ridwan Kamil untuk BUMD di Jabar

Regional
Teori Hati Bidan Eros Mengabdi di Baduy

Teori Hati Bidan Eros Mengabdi di Baduy

Regional
Usai PON XX, Pendapatan Sektor Konstruksi di Papua Meningkat hingga Rp 926 Miliar

Usai PON XX, Pendapatan Sektor Konstruksi di Papua Meningkat hingga Rp 926 Miliar

Regional
Salatiga dan Kabupaten Semarang Dilanda Gempa, Pemprov Jateng Siapkan Tenda Darurat

Salatiga dan Kabupaten Semarang Dilanda Gempa, Pemprov Jateng Siapkan Tenda Darurat

Regional
Kesembuhan Covid-19 di Papua Capai 96,7 Persen, Masyarakat Diminta Tak Lengah

Kesembuhan Covid-19 di Papua Capai 96,7 Persen, Masyarakat Diminta Tak Lengah

Regional
Tinjau PTM di Pangandaran, Wagub Uu Minta Sekolah Hasilkan Metode Belajar Kreatif

Tinjau PTM di Pangandaran, Wagub Uu Minta Sekolah Hasilkan Metode Belajar Kreatif

Regional
Terima Kunjungan Atlet Taekwondo Ungaran, Ganjar: Atlet Muda Harus Dipersiapkan Sejak Dini

Terima Kunjungan Atlet Taekwondo Ungaran, Ganjar: Atlet Muda Harus Dipersiapkan Sejak Dini

Regional
Ridwan Kamil Sebut Jabar Punya Perda Pesantren Pertama di Indonesia

Ridwan Kamil Sebut Jabar Punya Perda Pesantren Pertama di Indonesia

Regional
Dompet Dhuafa dan Kimia Farma Berikan 2.000 Dosis Vaksin untuk Masyarakat Lombok Barat

Dompet Dhuafa dan Kimia Farma Berikan 2.000 Dosis Vaksin untuk Masyarakat Lombok Barat

Regional
Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.