Tiba di RS, Kepala Bayi Ini Sudah Terlepas dari Badan

Kompas.com - 27/09/2013, 22:32 WIB
Bayi ini tangan dan kepalanya terpisah dari tubuh sesaat setelah dilahirkan di Pinrang, Sulawesi Selatan. KOMPAS.com/ Suddin SyamsuddinBayi ini tangan dan kepalanya terpisah dari tubuh sesaat setelah dilahirkan di Pinrang, Sulawesi Selatan.
|
EditorFarid Assifa

PINRANG, KOMPAS.com — Direktur Rumah Sakit Umum (RSUD) Lasinrang, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, dr Hasnah menyatakan, saat tiba di RSUD Lasinrang, kondisi bayi Nurwahida sudah dalam kondisi kepala terlepas dari badan. Bayi tersebut merupakan pasien rujukan dari Puskesmas Desa Bungin.

"Memang kondisinya seperti itu. Saat tiba di RSUD Lasinrang sini, kepala sudah keluar, sementara badan bayi masih di dalam perut sang ibu," urai Direktur RSUD Lainrang, dr Hasnah, melalui sambungan telepon, Jumat (27/9/2013).

Menurut dr Hasnah, orangtua bayi malang tersebut masuk ke Puskesmas Bunging menggunakan Jamkesmas dan dirujuk ke RSUD Lasinrang pada Kamis, 26 September sekitar pukul 11 00 Wita. Bayi di perut sudah dalam posisi partum 1 jam 20 derajat (partum pukul 10.00 di Puskesmas Bunging). Ibu bayi mengalami distosia dengan usia kehamilan antara 28-29 minggu (6-7 Bulan).

Informasi lain yang diperoleh selama kehamilan, Nurwahida, orangtua bayi malang itu, hanya sekali melakukan pemeriksaan di puskesmas.

Secara terpisah, Kepala Puskesmas Bungi dr Ni Nyoman Sidiarti, saat dihubungi melalui telepon seluler, enggan berkomentar banyak. Dia hanya menyatakan bahwa data terkait kelahiran bayi malang itu sedang diproses untuk dilaporkan ke Dinas Kesehatan Pinrang.

"Sebaiknya datanya diambil Senin lusa di Dinas Kesehatan, sebab bukan kewenangan kami untuk memberikan keterangan," kata Ni Nyoman.

Diduga malapraktik

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Diberitakan sebelumnya, foto kepala dan tangan seorang bayi yang terlepas dari badannya seusai persalinan oleh perawat dan dokter di Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, beredar di masyarakat. Foto-foto yang beredar melalui ponsel warga itu sangat meresahkan warga Kabupaten Pinrang.

"Mulai kemarin foto-foto bayi terlepas kepala dan tangannya beredar. Hingga kini keluarga korban masih enggan berkomentar," ujar Rasie, warga Pinrang, sambil menunjukkan foto bayi malang tersebut.

Diduga, bayi tersebut korban malapraktik saat persalinan. Salah seorang warga yang mengaku kerabat orangtua bayi, Agustina, menjelaskan, bayi tersebut dilahirkan dari saudaranya bernama Nurwahida. Awalnya, kata Agustina, Nurwahida dirawat di Puskesmas Desa Bunging, Kabupaten Pinrang.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

 Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Regional
Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Regional
Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Regional
Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Regional
Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Regional
Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Regional
Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Regional
Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Regional
Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Regional
Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Regional
Bobby Buka Balai Kota Medan untuk Warga, Dosen UINSU Berikan Apresiasi

Bobby Buka Balai Kota Medan untuk Warga, Dosen UINSU Berikan Apresiasi

Regional
Memahami Gaya Komunikasi 'Parkir Mobil' ala Gibran

Memahami Gaya Komunikasi "Parkir Mobil" ala Gibran

Regional
Tunjukkan Prestasi dalam Penanganan Pandemi, Kang Emil Raih 2 Penghargaan People of the Year 2021

Tunjukkan Prestasi dalam Penanganan Pandemi, Kang Emil Raih 2 Penghargaan People of the Year 2021

Regional
Berkat Ganjar, Gaji Guru Honorer yang Dahulu Rp 200.000 Kini Rp 2,3 Juta

Berkat Ganjar, Gaji Guru Honorer yang Dahulu Rp 200.000 Kini Rp 2,3 Juta

Regional
Dukung UMKM Jabar, Kang Emil Ikut Mendesain dan Pasarkan Produk di Medsos

Dukung UMKM Jabar, Kang Emil Ikut Mendesain dan Pasarkan Produk di Medsos

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.