Kompas.com - 04/09/2013, 15:31 WIB
Massa yang tergabung dalam Forum Umat Islam (FUI) menolak penyelenggaraan kontes Miss World dengan berunjuk rasa di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Selasa (3/9/2013). Kontes Miss World akan digelar di Bali dan Bogor pada 1-14 September. AFP PHOTO / ADEK BERRYMassa yang tergabung dalam Forum Umat Islam (FUI) menolak penyelenggaraan kontes Miss World dengan berunjuk rasa di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Selasa (3/9/2013). Kontes Miss World akan digelar di Bali dan Bogor pada 1-14 September.
|
EditorGlori K. Wadrianto
BENGKULU, KOMPAS.com — Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Bengkulu menilai ajang Miss World merupakan bentuk eksploitasi dan diskriminasi yang dibungkus penilaian akademis.

Pandangan ini disampaikan dalam aksi yang mereka gelar di Tugu Simpang Lima, Bengkulu, Rabu (4/9/2013) siang.

"Pemerintah lupa bahwa Indonesia adalah negara yang memegang adat dan budaya ketimuran sehingga kita menjadi bangsa yang disegani serta bermartabat. Kontes ini yang tidak pernah terlepas dari sesi busana bikini dalam sesi wajibnya tentu sangat bertentangan dengan budaya bangsa ini," kata Ketua KAMMI Bengkulu Rahmat Doni.

Alasan itu merupakan sebab utama kontes kecantikan ini mengalami penolakan. Selain itu, cantik dalam ajang ini dipandang dari sudut fisik semata yang digiring dalam tafsir dari tinggi badan yang proporsional, lingkar pinggang, panjang kaki, bahkan sampai ukuran dada.

Kontes ini pun dibungkus dalam bentuk upaya mencari duta sosial dan pendidikan. Dari sini, diskriminasi sangat kentara sebab dengan demikian perempuan yang tidak memiliki standar "Miss World" tidak akan pernah menjadi duta sosial, duta pendidikan, lingkungan, dan sebagainya.

Rahmat juga menilai, peserta hanya dijadikan obyek eksploitasi bisnis oleh para pemodal dan pihak kepentingan lainnya yang bermuara pada bisnis.

Dalam aksinya ini, KAMMI mengeluarkan beberapa pernyataan sikap, di antaranya menolak dengan tegas kontes Miss World di Indonesia, mendesak kepada panitia untuk membatalkan acara tersebut demi terjaganya budaya bangsa.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Mereka pun mendesak panitia untuk menghentikan penyesatan opini mengenai tujuan ajang yang selama ini digembar-gemborkan bahwa acara ini bertujuan untuk mencari duta sosial.

Selain KAMMI Bengkulu, di tempat yang sama, Hizbut Tahrir Indonesia daerah Bengkulu menggelar aksi yang sama. Aksi ini diikuti tidak kurang dari 100 orang aktivis Islam.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Putri Papua Dilantik Jadi Dubes Selandia Baru, Pemprov Papua: Posisi Ini Sangat Strategis

Putri Papua Dilantik Jadi Dubes Selandia Baru, Pemprov Papua: Posisi Ini Sangat Strategis

Regional
Bangga, Inovasi Rapid Test Buatan Unpad Dipamerkan di Dubai Expo 2021

Bangga, Inovasi Rapid Test Buatan Unpad Dipamerkan di Dubai Expo 2021

Regional
Bidik Pasar Ekspor dan Industri Halal, Kang Emil Promosikan Produk Unggulan Jabar di Dubai Expo 2021

Bidik Pasar Ekspor dan Industri Halal, Kang Emil Promosikan Produk Unggulan Jabar di Dubai Expo 2021

Regional
Gubernur Enembe Berharap Pacific Exposition 2021 Mampu Dongkrak Perekonomian di Timur Indonesia

Gubernur Enembe Berharap Pacific Exposition 2021 Mampu Dongkrak Perekonomian di Timur Indonesia

Regional
Enam Pesantren Jabar Akan Pamerkan Produknya di World Expo Dubai

Enam Pesantren Jabar Akan Pamerkan Produknya di World Expo Dubai

Regional
Lewat “Gerai Sehat Nurani”, Warga Sasak Panjang, Bogor Dapat Akses Kesehatan Terjangkau

Lewat “Gerai Sehat Nurani”, Warga Sasak Panjang, Bogor Dapat Akses Kesehatan Terjangkau

Regional
Kontingen Papua Sukses Raih Posisi 10 di Ajang STQHN XXVI

Kontingen Papua Sukses Raih Posisi 10 di Ajang STQHN XXVI

Regional
Apresiasi Film Dokumenter The Mentors, Ganjar: Film Ini Bagus

Apresiasi Film Dokumenter The Mentors, Ganjar: Film Ini Bagus

Regional
Dukung Pembangunan Infrastruktur di Jabar, PT Jasa Sarana Gandeng IIF dan MMI Jadi Mitra Strategis

Dukung Pembangunan Infrastruktur di Jabar, PT Jasa Sarana Gandeng IIF dan MMI Jadi Mitra Strategis

Regional
Jateng 4 Kali Berturut-turut Jadi Provinsi Terbaik Soal Keterbukaan Informasi, Begini Repons Ganjar

Jateng 4 Kali Berturut-turut Jadi Provinsi Terbaik Soal Keterbukaan Informasi, Begini Repons Ganjar

Regional
Dua Pesan Penting Ridwan Kamil untuk BUMD di Jabar

Dua Pesan Penting Ridwan Kamil untuk BUMD di Jabar

Regional
Teori Hati Bidan Eros Mengabdi di Baduy

Teori Hati Bidan Eros Mengabdi di Baduy

Regional
Usai PON XX, Pendapatan Sektor Konstruksi di Papua Meningkat hingga Rp 926 Miliar

Usai PON XX, Pendapatan Sektor Konstruksi di Papua Meningkat hingga Rp 926 Miliar

Regional
Salatiga dan Kabupaten Semarang Dilanda Gempa, Pemprov Jateng Siapkan Tenda Darurat

Salatiga dan Kabupaten Semarang Dilanda Gempa, Pemprov Jateng Siapkan Tenda Darurat

Regional
Kesembuhan Covid-19 di Papua Capai 96,7 Persen, Masyarakat Diminta Tak Lengah

Kesembuhan Covid-19 di Papua Capai 96,7 Persen, Masyarakat Diminta Tak Lengah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.