Kompas.com - 04/09/2013, 11:53 WIB
Warga Desa Klompang Timur, Kecamatan Pakong, menggelar unjuk rasa ke kantor PT. Pos karena penerima BLSM tidak tepat sasaran, Selasa (16/7/2013). KOMPAS.com/TaufiqurrahmanWarga Desa Klompang Timur, Kecamatan Pakong, menggelar unjuk rasa ke kantor PT. Pos karena penerima BLSM tidak tepat sasaran, Selasa (16/7/2013).
|
EditorKistyarini

PAMEKASAN, KOMPAS.com - Hingga memasuki tahap kedua pencairan bantuan langsung sementara masyarakat (BLSM), PT Pos Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, masih menyisakan dana yang belum terserap.

Dana yang tidak terserap itu mencapai Rp. 397.500.000 atau untuk 1.325 rumah tangga sasaran (RTS) penerima manfaat di seluruh Kabupaten Pamekasan.

Kepala PT Pos Pamekasan, Ade Ahadiyat mengatakan, dana itu tidak terserap karena para penerima BLSM itu menjadi tenaga kerja Indonesia (TKI) di luar negeri. Mereka tercatat sebagai penerima BLSM di PT Pos berdasarkan data yang dikirim oleh Badan Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (BNP2K).

"Berdasarkan informasi dari masing-masing kepala desa, orang-orang yang tidak mengambil BLSM itu rata-rata adalah TKI yang bekerja di Malaysia, Arab Saudi, ataupun negara-negara lainnya," kata Ade, Rabu (4/9/2013).

Ade menjelaskan, tidak terserapnya dana BLSM juga karena ada warga yang meninggal namun namanya masih tercatat dalam daftar penerima BLSM. Dalam kasus seperti ini, dana tidak bisa dialihkan ke orang lain atau ahli warisnya.

Ade belum memastikan apakah pada pencarian tahap 2 ini, 1.325 RTS itu bisa mengambil lagi atau tidak. Yang jelas data mereka tetap tercantum sebagai penerima manfaat dari kompensasi naiknya bahan bakar minyak (BBM) pertengahan Juni lalu.

Jika memang dana itu belum diambil oleh yang bersangkutan, maka akan dikembalikan kepada kas negara. "Sekarang pencairan BLSM tahap dua sedang berlangsung di beberapa kecamatan. Kalau para TKI itu tetap tidak mengambil karena belum pulang ke Indonesia, maka akan kami kembalikan ke kas negara," ungkapnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Di Kabupaten Pamekasan, penerima BLSM terbanyak terdapat di Kecamatan Pasean. Sebagian juga ada di Kecamatan Batumarmar dan Kecamatan Waru. Tiga kecamatan ini terletak di bagian utara Kabupaten Pamekasan.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar 'Jemput Bola' Vaksinasi Warga

Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar "Jemput Bola" Vaksinasi Warga

Regional
Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Regional
Lewat '1000 Baju Baru', Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Lewat "1000 Baju Baru", Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Regional
Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Regional
Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Regional
Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Regional
Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.