Disdik Magelang Pastikan Tak Ada Tes Keperawanan

Kompas.com - 22/08/2013, 17:19 WIB
Ilustrasi keperawanan foterIlustrasi keperawanan
|
EditorFarid Assifa

MAGELANG, KOMPAS.com — Para siswi di Kota Magelang diimbau untuk tidak terpancing dengan kabar soal tes keperawanan sebagai syarat masuk SMA. Sebab, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Magelang memastikan tidak akan melakukan tes tersebut.

Imbauan itu disampaikan Plt Kepala Disdik Kota Magelang Djarwadi saat dimintai pendapat soal wacana tes keperawanan yang mencuat di masyarakat belakangan ini. Menurutnya, tes keperawanan dipastikan tidak ada dasar hukumnya.

"Kami minta kepada semua peserta didik di Kota Magelang agar tidak terpancing isu-isu miring yang justru akan merusak semangat belajar," pintanya, Kamis (22/8/213).

Menurut Djarwadi, tes keperawanan jika sungguh direalisasikan justru akan mengganggu psikologi siswa. Karenanya, secara pribadi, dia mengaku kurang setuju jika benar ada kebijakan tersebut.

"Hingga saat ini, kami belum pernah melontarkan wacana tes keperawanan. Itu hanya di daerah lain saja yang cari-cari perhatian," ujarnya.

Kendati demikian, Djarwadi juga mengimbau kepada para orangtua untuk lebih meningkatkan perhatian kepada anak-anak mereka supaya tidak sampai terjerumus dalam pergaulan seks bebas. Walaupun di bidang pendidikan sendiri, lanjut Djarwadi, sebenarnya tidak ada batasan status bagi peserta didik. Meski diakui, siswa yang sudah menikah secara legal tidak diperkenankan mengenyam pendidikan di instansi pendidikan reguler.

"Tapi, mereka yang sudah menikah tetap bisa melanjutkan pendidikan, misalnya di kejar paket atau sekolah terbuka. Ini kan sama saja. Jadi, memang tidak ada pelarangan kepada masyarakat untuk memperoleh hak pendidikan," pungkasnya.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jumlah Pasien Covid-19 yang Sembuh Meningkat Tajam, Risma Ungkap Peran Mobil PCR

Jumlah Pasien Covid-19 yang Sembuh Meningkat Tajam, Risma Ungkap Peran Mobil PCR

Regional
Masjid di Kota Bengkulu Kembali Gelar Shalat Berjemaah

Masjid di Kota Bengkulu Kembali Gelar Shalat Berjemaah

Regional
Diduga Salah Tembak, 2 Petani di Poso Tewas Saat Panen Kopi, Ini Penjelasan Polisi

Diduga Salah Tembak, 2 Petani di Poso Tewas Saat Panen Kopi, Ini Penjelasan Polisi

Regional
50.000 Ribu Butir Obat Batuk Disalahgunakan untuk Mabuk

50.000 Ribu Butir Obat Batuk Disalahgunakan untuk Mabuk

Regional
Ibu Hamil 9 Bulan yang Ditinggal dan Bergantung Tetangga: 'Tolong Jangan Cari Suami Saya'

Ibu Hamil 9 Bulan yang Ditinggal dan Bergantung Tetangga: "Tolong Jangan Cari Suami Saya"

Regional
Ingin Awet Muda dan Cepat Kaya, Oknum Karyawan Tambang Nekat Curi Celana Dalam, Ini Ceritanya

Ingin Awet Muda dan Cepat Kaya, Oknum Karyawan Tambang Nekat Curi Celana Dalam, Ini Ceritanya

Regional
Saat Polisi Kaget Dipergoki Rekan Seprofesinya, Ketahuan Isap Sabu-sabu

Saat Polisi Kaget Dipergoki Rekan Seprofesinya, Ketahuan Isap Sabu-sabu

Regional
Kadis Pariwisata NTB: Konsep New Normal, Hotel Harus Siapkan Klinik

Kadis Pariwisata NTB: Konsep New Normal, Hotel Harus Siapkan Klinik

Regional
Warga Pasuruan Tewas Dilempar Bom Ikan, Pelaku Diduga Masuk dari Jendela

Warga Pasuruan Tewas Dilempar Bom Ikan, Pelaku Diduga Masuk dari Jendela

Regional
Keluarga Ambil Paksa Jenazah Pasien Positif Covid-19 dari Rumah Sakit di Surabaya

Keluarga Ambil Paksa Jenazah Pasien Positif Covid-19 dari Rumah Sakit di Surabaya

Regional
Pasien Covid-19 Tertua dan Bocah 3 Tahun di Sorong Dinyatakan Sembuh

Pasien Covid-19 Tertua dan Bocah 3 Tahun di Sorong Dinyatakan Sembuh

Regional
Penularan Covid-19 Disoroti Presiden Jokowi, Pemprov Kalsel: Kasus Turun di Akhir Juli

Penularan Covid-19 Disoroti Presiden Jokowi, Pemprov Kalsel: Kasus Turun di Akhir Juli

Regional
Berpacaran dengan Orang yang Sama, 3 Oknum TNI Aniaya Pelajar SMA di Depan Rumah si Gadis

Berpacaran dengan Orang yang Sama, 3 Oknum TNI Aniaya Pelajar SMA di Depan Rumah si Gadis

Regional
519 Pasien Covid-19 di Surabaya Sembuh Dalam 5 Hari, Ini Rahasia Risma

519 Pasien Covid-19 di Surabaya Sembuh Dalam 5 Hari, Ini Rahasia Risma

Regional
Viral, Nenek 67 Tahun di Minahasa Menolak BLT, Alasannya Bikin Terharu

Viral, Nenek 67 Tahun di Minahasa Menolak BLT, Alasannya Bikin Terharu

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X