Kompas.com - 22/08/2013, 16:53 WIB
|
EditorFarid Assifa
MAKASSAR, KOMPAS.com - Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Kejati Sulselbar) kalah dalam sidang praperadilan penyidikan kasus dugaan korupsi Gerakan Nasional (Gernas) Kakao. Hakim mengabulkan gugatan LSM Sorot Indonesia dalam persidangan praperadilan di Pengadilan Negeri (PN) Makassar, Kamis (22/8/2013).

Ketua Majelis Hakim M Damis memutuskan, penyidikan kasus Gernas Kakao di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan yang menetapkan Saleh Rahim (calon Bupati Enrekang) sebagai tersangka, sudah cukup bukti untuk dilanjutkan ke tahap penuntutan.

"Penilaian jaksa bahwa ini tidak cukup bukti dan bukan pidana, sama sekali tidak beralasan," kata Damis dalam pembacaan putusannya di Pengadilan Negeri Makassar.

Menurut Damis, pemberhentian perkara korupsi yang merugikan keuangan negara Rp 1,3 miliar dengan tersangka Direktur PT Koya, Saleh Rahim, dinyatakan tidak sah. "Bahwa permohonan Praperadilan SP3 Korupsi Gernas Kakao Luwu dengan tersangka Saleh Rahim dikabulkan," tandasnya.

Damis menilai Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) atas Saleh Rahim tidak sah karena fakta persidangan atas terpidana, Ismail selaku kuasa rekanan dan Bambang Syam selaku Pejabat Pembuat Komitmen sangat jelas bersama-sama menikmati uang Rp 500 juta dengan PT Coya Corporindo, perusahaan Saleh Rahim.

"Bahwa pemberian kuasa direksi oleh Saleh Rahim kepada Ismail tidak menyertakan bendahara dan PPK, sehingga terjadi kekeliruan. Pemberian kuasa atas pelaksanaan proyek Gernas Kakao melanggar Keputusan Presiden 80 tentang pengadaan barang dan jasa yang melarang mensubkontrakan pekerjaan utama," tegas Damis.

Sementara itu, pihaknya tergugat, Jaksa Malino dan Teguh Aprianto tidak bersedia memberikan keterangan atas putusan hakim. Sedangkan pemohon, Amir selaku Direktur LSM Sorot Indonesia sangat berterima kasih kepada hakim yang telah melihat persoalan ini dengan teliti dan memutuskan menerima gugatan praperadilan serta memerintahkan agar penyidikan kasus Gernas Kakao dilanjutkan.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Turunkan Angka Kemiskinan di Jateng, Ganjar Targetkan Pembangunan 100.000 RSLH

Turunkan Angka Kemiskinan di Jateng, Ganjar Targetkan Pembangunan 100.000 RSLH

Regional
8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

Regional
Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.