Ruang Rawat Korban Penembakan di Lapas Wirogunan Dijaga Ketat

Kompas.com - 08/08/2013, 16:41 WIB
Petugas kepolisian sedang berjaga di depan pintu masuk ruang ICU, lantai 2, RS Panti Rapih, Kamis (8/8/2013). Tribun Jogja/Theresia T. AndayaniPetugas kepolisian sedang berjaga di depan pintu masuk ruang ICU, lantai 2, RS Panti Rapih, Kamis (8/8/2013).
EditorGlori K. Wadrianto
YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Korban aksi penembakan yang terjadi di asrama Lembaga Pemasyarakatan Wirogunan Yogyakarta, Agus Susetya telah selesai menjalani operasi, Kamis (8/8/2013). Agus saat ini dirawat di Ruang Perawatan Intensif (ICU), Lantai 2, RS Panti Rapih Yogyakarta, untuk proses pemulihan.

Tepat di pintu masuk ruang ICU, ada enam orang polisi berpakaian lengkap membawa senjata. Mereka duduk-duduk di sekitar pintu masuk ICU. Namun, ketika polisi tersebut dimintai keterangan terkait kondisi Agus, mereka tidak berani memberi informasi.

"Saya tidak tahu apa-apa, karena barusan saja tugas jaga," ucap salah seorang dari polisi itu.

Kondisi Ruang ICU RS Panti Rapih lengang. Aturan masuk ke ruang ICU terpasang di pintu masuk. Pasien ICU hanya boleh menerima tamu pada pukul 16.30-17.30 saja.

Pengunjung harus mentaati peraturan, seperti tidak boleh mengaktifkan telepon genggam, dan harus mengenakan jas yang disediakan, lalu melepas alas kaki dan pengunjung yang usianya kurang dari 12 tahun tidak diperbolehkan masuk.

Seperti yang telah diberitakan, Agus adalah pegawai bagian dapur Lapas Wirogunan, Yogyakarta. Dia ditembak orang tak dikenal di depan asrama Lapas Wirogunan Blok C6, Rabu (7/8/2013) sekitar pukul 21.45 WIB.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kota Tegal Terima 4.000 Dosis Vaksin Sinovac, 10 Pejabat Bakal Disuntik

Kota Tegal Terima 4.000 Dosis Vaksin Sinovac, 10 Pejabat Bakal Disuntik

Regional
Polres Toraja Utara Ungkap Penipuan Jual Beli Rumah Senilai Rp 91 Juta

Polres Toraja Utara Ungkap Penipuan Jual Beli Rumah Senilai Rp 91 Juta

Regional
Positif Covid-19 Meski Sempat Divaksin, Kadinkes Banjarmasin Minta Didoakan Sembuh

Positif Covid-19 Meski Sempat Divaksin, Kadinkes Banjarmasin Minta Didoakan Sembuh

Regional
Sulut Dua Kali Pecah Rekor Tambahan Kasus Covid-19 dalam Seminggu

Sulut Dua Kali Pecah Rekor Tambahan Kasus Covid-19 dalam Seminggu

Regional
Diguyur Hujan Deras, Kota Pangkalpinang Kembali Terendam Banjir

Diguyur Hujan Deras, Kota Pangkalpinang Kembali Terendam Banjir

Regional
Sedang Mandi di Laut, Wisatawan Pantai Jayanti Cianjur Hilang Ditelan Ombak

Sedang Mandi di Laut, Wisatawan Pantai Jayanti Cianjur Hilang Ditelan Ombak

Regional
Korban Kebakaran UPT Logam Purbalingga Tewas di Toilet, Tim Labfor Temukan BBM

Korban Kebakaran UPT Logam Purbalingga Tewas di Toilet, Tim Labfor Temukan BBM

Regional
Begal Sadis yang Aniaya Penjual Nasi Kuning di Makassar Ditembak Polisi

Begal Sadis yang Aniaya Penjual Nasi Kuning di Makassar Ditembak Polisi

Regional
Video Viral Nenek 80 Tahun Hidup Sendirian Tidak Terurus, Undang Simpati Warga

Video Viral Nenek 80 Tahun Hidup Sendirian Tidak Terurus, Undang Simpati Warga

Regional
Jenazah Covid-19 yang Diambil Paksa dari RSUD Ba'a NTT Dimakamkan

Jenazah Covid-19 yang Diambil Paksa dari RSUD Ba'a NTT Dimakamkan

Regional
Kesaksian Warga yang Lihat Kakek Tarmin Diserang Puluhan Tawon hingga Tewas

Kesaksian Warga yang Lihat Kakek Tarmin Diserang Puluhan Tawon hingga Tewas

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 24 Januari 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 24 Januari 2021

Regional
Pembunuh Teman Kencan Sesama Jenis di Grobogan Jual Diri di Media Sosial dan Pernah Menikah

Pembunuh Teman Kencan Sesama Jenis di Grobogan Jual Diri di Media Sosial dan Pernah Menikah

Regional
Tak Mau Bantu Pekerjaan Rumah, Calon Pengantin Tewas Mengenaskan Dibacok Kerabatnya

Tak Mau Bantu Pekerjaan Rumah, Calon Pengantin Tewas Mengenaskan Dibacok Kerabatnya

Regional
Digelar di Masa PPKM, Dua Hajatan di Kota Solo Dihentikan Satpol PP

Digelar di Masa PPKM, Dua Hajatan di Kota Solo Dihentikan Satpol PP

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X