Kompas.com - 03/08/2013, 16:39 WIB
|
EditorGlori K. Wadrianto
PANGKALAN BUN, KOMPAS.com - Pelabuhan-pelabuhan di Kalimantan Tengah sudah dipadati pemudik. Peningkatan jumlah penumpang kapal laut bisa mencapai dua kali lipat dibandingkan hari biasa. Arus mudik melalui pelabuhan diperkirakan mencapai puncaknya pada H-4.

Administrator Pelabuhan (Adpel) Kumai, Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat, Agus Subagio, Sabtu (3/8/2013) menjelaskan, jumlah penumpang di Pelabuhan Kumai saat ini mencapai 1.500 orang per hari. Jumlah itu melonjak dibandingkan biasanya setidaknya 600 orang per hari.

Jumlah itu bisa mencapai 700 hingga 800 orang per hari. "Peningkatan sudah terjadi mulai satu pekan lalu, dengan jumlah total pemudik sejak itu sekitar 11.000 orang," tutur Agus.

Puncak arus mudik melalui Pelabuhan Kumai diperkirakan terjadi pada H-4 dengan jumlah penumpang bisa mencapai 5.000 orang. Jumlah kapal yang bersandar bisa mencapai tiga buah per hari. Agus menjelaskan, arus mudik di pelabuhan sejauh ini masih terkendali.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kalteng Panusunan Siregar mengatakan, peningkatan jumlah penumpang kapal laut yang berangkat dari Kalteng sudah terjadi sejak Juni 2013. Jumlah penumpang pada Juni 2013 sebesar 38.910 orang atau naik 18,97 persen dibandingkan Mei 2013 sebesar 32.707 orang.

Sebagian pemudik tentu memilih kapal laut karena tarifnya lebih murah seperti dari Pangkalan Bun ke Semarang, Jawa Tengah, katanya. Menurut Panusunan, harga tiket sarana transportasi pemudik sudah mulai naik sehubungan dengan masa Lebaran. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kangen: Kisah Antara Aku, Kau dan Yogya

Kangen: Kisah Antara Aku, Kau dan Yogya

Regional
Khofifah Jadi Pembina K3 Terbaik, Jatim 4 Kali Berturut-turut Raih Penghargaan K3 Nasional

Khofifah Jadi Pembina K3 Terbaik, Jatim 4 Kali Berturut-turut Raih Penghargaan K3 Nasional

Regional
Dani Ramdan Dilantik sebagai Pj Bupati Bekasi, Wagub Uu Sampaikan Pesan Ini

Dani Ramdan Dilantik sebagai Pj Bupati Bekasi, Wagub Uu Sampaikan Pesan Ini

Regional
Kasus Covid-19 di Jabar Mereda, Warga Diminta Waspadai Penyakit Emerging dan Re-emerging

Kasus Covid-19 di Jabar Mereda, Warga Diminta Waspadai Penyakit Emerging dan Re-emerging

Regional
Di Italia, Ridwan Kamil Singgung Pemanasan Global hingga Kondisi Pascapandemi

Di Italia, Ridwan Kamil Singgung Pemanasan Global hingga Kondisi Pascapandemi

Regional
Bedegong Mountain Bike Digelar, Wagub Uu Sampaikan Dukungannya

Bedegong Mountain Bike Digelar, Wagub Uu Sampaikan Dukungannya

Regional
Semakin Terpesona dengan Energi Bersih Danau Toba

Semakin Terpesona dengan Energi Bersih Danau Toba

Regional
Plh Gubernur Jabar Segera Lantik Penjabat Bupati Bekasi

Plh Gubernur Jabar Segera Lantik Penjabat Bupati Bekasi

Regional
Lantik 21 PPIH Embarkasi Jakarta–Bekasi 2022, Wagub Jabar Berharap Petugas Berikan Pelayanan Prima

Lantik 21 PPIH Embarkasi Jakarta–Bekasi 2022, Wagub Jabar Berharap Petugas Berikan Pelayanan Prima

Regional
Menguak Keluh Kesah Warga Mentawir Kaltim akibat Air Sungai Tercemar Bekas Galian Tambang

Menguak Keluh Kesah Warga Mentawir Kaltim akibat Air Sungai Tercemar Bekas Galian Tambang

Regional
Wagub Jabar: Harkitnas Jadi Momentum Bangkitkan Semangat Usai Terpukul Pandemi

Wagub Jabar: Harkitnas Jadi Momentum Bangkitkan Semangat Usai Terpukul Pandemi

Regional
Gawai Adat Dayak: Melihat Manusia sebagai Makhluk Berdimensi Vertikal dan Horizontal

Gawai Adat Dayak: Melihat Manusia sebagai Makhluk Berdimensi Vertikal dan Horizontal

Regional
Serahkan Bantuan ke Korban Banjir di Desa Paledah, Wagub UU: Perlu Kolaborasi untuk Tanggulangi Banjir

Serahkan Bantuan ke Korban Banjir di Desa Paledah, Wagub UU: Perlu Kolaborasi untuk Tanggulangi Banjir

Regional
Tanahnya Diganti Rugi Miliaran Rupiah oleh Pemerintah, Warga Wadas Mendadak Jadi Miliarder

Tanahnya Diganti Rugi Miliaran Rupiah oleh Pemerintah, Warga Wadas Mendadak Jadi Miliarder

Regional
Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.