Kompas.com - 30/07/2013, 09:10 WIB
Ilustrasi: Warga bersepeda di antara lalu lintas kendaraan bermotor di Jalan Jenderal Sudirman, Pekalongan, Jawa Tengah, Kamis (7/7/2011). Jalan ini sering mengalami kemacetan lalu lintas karena merupakan jalur pantai utara (pantura) yang banyak dilewati angkutan berat.  KOMPAS IMAGES/FIKRIA HIDAYAT Ilustrasi: Warga bersepeda di antara lalu lintas kendaraan bermotor di Jalan Jenderal Sudirman, Pekalongan, Jawa Tengah, Kamis (7/7/2011). Jalan ini sering mengalami kemacetan lalu lintas karena merupakan jalur pantai utara (pantura) yang banyak dilewati angkutan berat.
|
EditorInggried Dwi Wedhaswary

PEMALANG, KOMPAS.com — Dugaan praktik suap oleh sopir truk yang melebihi muatan yang diduga melibatkan oknum Dinas Perhubungan di jembatan timbang jalur pantura masih terjadi. Bahkan, untuk satu kali pengiriman barang, sopir yang truknya melebihi batas mengeluarkan uang pelicin, minimal Rp 100.000.

"Kalau saya ngirim barang dari Jakarta ke Semarang, ya sekitar Rp 100.000-an lah," ujar Didi Irawan, salah seorang kernet truk, saat ditemui Kompas.com di Pemalang, Senin (29/7/2013).

Pria yang baru menjadi kernet selama tiga tahun itu mengaku tidak bisa berbuat apa-apa saat muatan di truknya melebihi kapasitas yang ditentukan. Pasalnya, ia hanya bertugas mengantar barang. Oleh sebab itu, semua masalah di lapangan, diusahakannya untuk diselesaikan sendiri.

"Itu kayak sudah jadi tanggung jawab kita sebagai pembawa barang. Bos-bos mana mau tahu truknya kelebihan muatan, kita ketumpuan," ujarnya.

Didi menjelaskan, proses kongkalikong itu terjadi saat truk masuk ke jembatan timbang. Setelah diketahui beratnya melebihi batas beban maksimal antara sopir dan oknum petugas itu, kata Didi, sudah tahu sama tahu. Dengan sedikit basa-basi, petugas membeberkan kesalahan truk tersebut.

"Petugasnya mah jelasinnya ramah. Enggak pakai kekerasan atau apa. Jadi seperti sudah tahu sama tahu. Langsung saja kita damai," lanjut Didi.

Membantah

Enjang Trisnawan, Koordinator Jembatan Timbang Losarang, Indramayu, Jawa Barat, membantah pihaknya di lapangan menerima suap tersebut.

"Enggak ada. Ya namanya bahasa sopir kan kadang-kadang suka gimana ya, enggak ngerti," ujarnya.

Menurutnya, pihaknya telah melaksanakan amanah Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2006 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Hal itu terbukti dari jumlah penindakan hukum per bulannya yang tergolong tinggi. Bulan Januari hingga Maret berkisar 1.000 hingga 1.220 unit truk, April mencapai 995 unit, Mei 943 unit, Juni 851 unit dan Juli belum terkalkulasi, tetapi diprediksi naik.

Seperti diketahui, Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2006 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan mengatur bahwa tiap-tiap jenis angkutan barang memiliki batas beban maksimal yang diperbolehkan. Turunannya yakni berupa aturan teknis.

Aturan teknis Dinas Perhubungan Kabupaten Kota Indramayu, misalnya, mengatur jumlah berat izin (JBI) di jalur pantura untuk truk Colt Diesel mencapai 7,5 ton, truk gandeng 11 ton-14 ton, dan truk tronton 20 ton -23 ton. Jika beban yang dibawa melebihi batas berdasarkan pengujian di jembatan timbang, maka petugas Dinas Perhubungan Jawa Barat akan menilang.

"Masalahnya ada pada sopir. Mereka enggak memiliki kesadaran hukum. Kita bingung juga bagaimana menyadarkan mereka agar patuh," lanjutnya.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.