Kompas.com - 29/07/2013, 19:29 WIB
Warga berada di terminal kedatangan Bandara Internasional Kualanamu, Deli Serdang, Sumut, di hari perdana pengoperasiannya, Kamis (25/7/2013). Meski kondisi belum sempurna, bandara seluas 1.365 hektare ini mulai beroperasi dan akan diresmikan pada September mendatang. TRIBUN MEDAN / DEDY SINUHAJIWarga berada di terminal kedatangan Bandara Internasional Kualanamu, Deli Serdang, Sumut, di hari perdana pengoperasiannya, Kamis (25/7/2013). Meski kondisi belum sempurna, bandara seluas 1.365 hektare ini mulai beroperasi dan akan diresmikan pada September mendatang.
Penulis Sandro Gatra
|
EditorHindra Liauw


JAKARTA, KOMPAS.com
- Menteri Perhubungan EE Mangindaan mengatakan, kemacetan akses menuju Bandara Internasional Kualanamu, Sumatera Utara, bukan karena ketidaksiapan pemerintah. Menurut Mangindaan, kemacetan akibat antusias warga terhadap bandara yang baru beroperasi itu.

"Macetnya itu bukan karena tidak siap. Justru yang paling banyak (ke bandara) bukan penumpang atau pengantar. Masyarakat yang ingin melihat Kualanamu itu yang banyak," kata Mangindaan di Kantor Presiden, Jakarta, Senin ( 29/7/2013 ).

Mangindaan mengatakan, Bandara Kualanamu memang memiliki daya tarik. Selain bangunan yang megah, kata dia, semua sistem dijalankan dengan elektronik. Akibatnya, warga ingin melihat langsung.

"Jangankan orang Sumatera Utara, orang dari Jakarta saya dengar mau ke sana," kata politisi Partai Demokrat itu.

Untuk mengatasi, kata Mangindaan, pihaknya mengerahkan semua bus Damri. Pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan kepolisian agar mendahulukan calon penumpang.

Ketika disinggung jalan rusak menuju bandara, menurut Mangindaan, jalan yang rusak karena masalah ganti rugi lahan yang belum selesai. Pemilik lahan meminta ganti rugi yang lebih besar. Masalah tersebut diserahkan ke pemerintah daerah.

Seperti diberitakan, Bandara Internasional Kualanamu yang pembangunannya memakan waktu enam tahun itu diresmikan Kamis pekan lalu. Kualanamu adalah bandara yang modern. Bandara ini mempunyai layanan transportasi antarmoda, sistem layanan bagasi otomatis.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Bandara juga berwawasan lingkungan. Pemakaian dinding kaca yang masif dan sirkulasi udara yang baik membuat bandara ini hemat listrik.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Regional
Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Regional
Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Regional
Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Regional
Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Regional
Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Regional
Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Regional
Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Regional
Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Regional
Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Regional
Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X