Kompas.com - 29/07/2013, 14:52 WIB
Proyek alih fungsi Lapangan Gaswon Wonomulyo menjadi alun-alun Kota Polewali Mandar, Sulawesi Barat, dihentikan sementara karena ada protes dari berbagai kalangan. KOMPAS.com/ JunaediProyek alih fungsi Lapangan Gaswon Wonomulyo menjadi alun-alun Kota Polewali Mandar, Sulawesi Barat, dihentikan sementara karena ada protes dari berbagai kalangan.
|
EditorKistyarini

POLEWALI MANDAR, KOMPAS.com - Proyek alih fungsi Lapangan Gaswon Wonomulyo menjadi alun-alun Kota Polewali Mandar, Sulawesi Barat, dihentikan sementara setelah ada protes keras dari berbagai pihak.

Alih fungsi Lapangan Gaswon Wonomulyo, yang selama ini menjadi simbol perekat dan pusat kegiatan masyarakat, dikhawatirkan bisa merusak kohesi sosial yang selama ini sudah terbangun kokoh.

Sejumlah warga lainnya menolak revitalisasi Lapangan Gaswon, yang menelan dana hampir Rp 3 miliar, dengan alasan hilangnya fungsi lapangan bisa merusak interaksi sosial masyarakat yang selama ini hidup rukun dan berdampingan secara damai.

Pada Senin (29/7/2013), Gubernur Sulbar Anwar Adnan Saleh bertemu dengan warga dari berbagai kalangan, organisasi sosial, tokoh masyarakat dan lembaga swadaya masyarakat (LSM) di aula Kantor Kecamatan Wonomulyo, Polewali.

Anwar mengatakan, dia memahami alasan dan kekhawatiran warga. Oleh karena itu, Anwar berjanji akan membangun sebuah stadio di Kecamatan Wonomulyo untuk menggantikan fungsi Lapangan Gaswon.

Gubernur berharap Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar bisa segera menyediakan lahan tak jauh dari Lapangan Gaswon dan pembangunan itu segera bisa diwujudkan paling lambat akhir 2014.

Anwar mengaku kaget dengan proyek yang telah menelan dana APBN Rp 3 miliar melalui Dinas Pekerjaan Umum. Meskipun mengaku proyek itu tanpa sepengetahuan dirinya, Anwar mengajak semua lapiran masyarakat untuk bisa menerima dan memahami proyek nasional yang sudah setengah jadi itu.

"Dana itu tidak mungkin ditarik lagi," kata Anwar. Solusinya, lanjut Anwar, proyek ini tetap dibiarkan berjalan, sementara Pemerintah Kabupaten dan Provinsi membangun stadion alternatif untuk menggantikan Lapangan Gaswon.

“Kita berharap pembangunan stadion yang lebih representatif ini bisa rampung 2014 mendatang," kata Anwar.

Sekda Polewali Mandar Andi Ismail menyambut gembira solusi yang ditawarkan Pemerintah Provinsi dalam mengatasi kemelut Lapangan Gaswon. Menurut Ismail, Pemkab ini tengah menjajaki sejumlah lokasi yang dinilai paling layak untuk dijadikan lapangan.

“Pemerintah Polewali Mandar sedang mengupayakan penyediaan lahan stadion di beberapa lokasi yang representatif,” ujar Andi Ismail.

Dia menambahkan, meskipun nantinya Lapangan Gaswon berubah menjadi alun-alun warga tetap bisa beraktivitas, seperti olahraga ataupun kegiatan lainnya, di tempat itu.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Regional
Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Regional
Libur Tahun Baru, Pemprov Jabar Perketat Penjagaan Tempat-tempat Viral Pariwisata

Libur Tahun Baru, Pemprov Jabar Perketat Penjagaan Tempat-tempat Viral Pariwisata

Regional
Pemprov Jabar Gagas Program Kualifikasi Kepsek Berintegritas Pertama di Indonesia

Pemprov Jabar Gagas Program Kualifikasi Kepsek Berintegritas Pertama di Indonesia

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.