Kompas.com - 25/07/2013, 22:40 WIB
|
EditorKistyarini

MEDAN, KOMPAS.com — Kuala Namu International Airport (KNIA) di Deli Serdang menjadi kebanggaan baru warga Sumatera Utara. Banyak warga menjadikan bandara yang dioperasikan secara resmi pada Kamis (25/7/2013) itu tempat wisata baru.

Warga dari berbagai usia berduyun-duyun datang bersama keluarga. Mereka bahkan membawa bekal makanan, seperti sedang berpiknik. Mereka bergerombol di sekitar bandara dan menikmati bekal masing-masing.

Mereka berdiri di sepanjang sisi kanan dan kiri jalan menuju bandara untuk melihat langsung dan mengabadikan pesawat yang lepas landas ataupun mendarat. Mereka tidak memedulikan cuaca yang sangat terik siang tadi.

KOMPAS.COM/MEI LEANDA Warga menggelar tikar dan menikmati bekal sambil berpiknik di Bandara Internasional Kuala Namu, Deli Serdang, Sumatera Utara, Kamis (25/7/2013).
Para pelajar yang masih berseragam pun terlihat berdatangan. Mereka memenuhi tempat duduk yang disediakan untuk penumpang. Terlihat juga sepasang remaja yang menunjukkan kemesraan.

Sulit membedakan antara calon penumpang dan warga yang datang untuk sekadar menyaksikan langsung bandara pengganti Polonia ini.

Sementara itu, anak-anak menjadikan troli sebagai mainan. Mereka meluncur ke sana kemari dengan kereta pengangkut barang itu layaknya otopet atau mobil-mobilan. Tidak terlihat petugas yang melarang aksi mereka.

Keriuhan suasana itu ditambah dengan banyaknya pedagang makanan dan minuman yang memanfaatkan kesempatan. Di sana-sini pedagang asongan berseliweran menjajakan dagangan, seperti di terminal bus.

Murni, seorang warga Kabupaten Sergai yang datang bersama keluarga dan tetangganya, menggelar tikar di depan pintu masuk kedatangan.

"Kami sedang ada bandara ini. Kami mau lihat langsung pesawat terbang. Selama ini cuma di tv saja. Anak-anak juga senang. Kami rombongan naik sepeda motor, enggak apa-apalah panas-panas, yang penting puas," katanya.

Mereka terlihat tak canggung melahap makanan di antara langkah-langkah kaki orang lalu lalang dan debu sisa-sisa pekerjaan yang belum sepenuhnya dibersihkan. "Masyarakat butuh tempat hiburan. Di sini sepertinya pas," kata Murni lagi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Di Italia, Ridwan Kamil Singgung Pemanasan Global hingga Kondisi Pascapandemi

Di Italia, Ridwan Kamil Singgung Pemanasan Global hingga Kondisi Pascapandemi

Regional
Bedegong Mountain Bike Digelar, Wagub Uu Sampaikan Dukungannya

Bedegong Mountain Bike Digelar, Wagub Uu Sampaikan Dukungannya

Regional
Semakin Terpesona dengan Energi Bersih Danau Toba

Semakin Terpesona dengan Energi Bersih Danau Toba

Regional
Plh Gubernur Jabar Segera Lantik Penjabat Bupati Bekasi

Plh Gubernur Jabar Segera Lantik Penjabat Bupati Bekasi

Regional
Lantik 21 PPIH Embarkasi Jakarta–Bekasi 2022, Wagub Jabar Berharap Petugas Berikan Pelayanan Prima

Lantik 21 PPIH Embarkasi Jakarta–Bekasi 2022, Wagub Jabar Berharap Petugas Berikan Pelayanan Prima

Regional
Menguak Keluh Kesah Warga Mentawir Kaltim akibat Air Sungai Tercemar Bekas Galian Tambang

Menguak Keluh Kesah Warga Mentawir Kaltim akibat Air Sungai Tercemar Bekas Galian Tambang

Regional
Wagub Jabar: Harkitnas Jadi Momentum Bangkitkan Semangat Usai Terpukul Pandemi

Wagub Jabar: Harkitnas Jadi Momentum Bangkitkan Semangat Usai Terpukul Pandemi

Regional
Gawai Adat Dayak: Melihat Manusia sebagai Makhluk Berdimensi Vertikal dan Horizontal

Gawai Adat Dayak: Melihat Manusia sebagai Makhluk Berdimensi Vertikal dan Horizontal

Regional
Serahkan Bantuan ke Korban Banjir di Desa Paledah, Wagub UU: Perlu Kolaborasi untuk Tanggulangi Banjir

Serahkan Bantuan ke Korban Banjir di Desa Paledah, Wagub UU: Perlu Kolaborasi untuk Tanggulangi Banjir

Regional
Tanahnya Diganti Rugi Miliaran Rupiah oleh Pemerintah, Warga Wadas Mendadak Jadi Miliarder

Tanahnya Diganti Rugi Miliaran Rupiah oleh Pemerintah, Warga Wadas Mendadak Jadi Miliarder

Regional
Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Regional
Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Regional
Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Regional
BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

Regional
Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.