Perbaikan Jalur Mudik Habiskan Rp 36 Miliar

Kompas.com - 11/07/2013, 16:07 WIB
Salah satu segmen jalan di Tanjungsari, Sumedang, Jawa Barat, rusak parah, Kamis (9/5/2013). Kondisi jalan rusak itu ditemui mulai dari Majalengka hingga Sumedang. Padahal, jalur itu menghubungkan dua pusat kegiatan nasional (PKN), yakni Cirebon dan Bandung. Kerusakan jalan itu mengakibatkan sopir menambah biaya untuk membeli bahan bakar minyak (BBM) dan memakan waktu pengiriman barang serta penumpang yang lebih lama.
KOMPAS/RINI KUSTIASIHSalah satu segmen jalan di Tanjungsari, Sumedang, Jawa Barat, rusak parah, Kamis (9/5/2013). Kondisi jalan rusak itu ditemui mulai dari Majalengka hingga Sumedang. Padahal, jalur itu menghubungkan dua pusat kegiatan nasional (PKN), yakni Cirebon dan Bandung. Kerusakan jalan itu mengakibatkan sopir menambah biaya untuk membeli bahan bakar minyak (BBM) dan memakan waktu pengiriman barang serta penumpang yang lebih lama.
|
EditorKistyarini

BANDUNG, KOMPAS.com — Sebanyak 19 titik pada tiga jalur yang kerap dipakai sebagai perlintasan untuk mudik Lebaran di wilayah Provinsi Jawa Barat segera diperbaiki.

Ketiga jalur tersebut adalah jalur Pantai Utara (Pantura), jalur tengah (Bandung, Nagreg, Tasikmalaya, dan lain-lain), dan jalur selatan (Bogor, Sukabumi, Ciamis, Pangandaran, dan lain-lain).

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Dinas Bina Marga Provinsi Jawa Barat, Guntoro, seusai rapat koordinasi pengamanan jalur mudik Lebaran di Markas Polda Jawa Barat Jalan Soekarno-Hatta Kota Bandung, Kamis (11/7/2013).

"Jalur provinsi ada 11 titik, sementara jalur nasional ada delapan titik," kata Guntoro.

Lebih lanjut, Guntoro menambahkan, jalur Pantura yang selama ini selalu lebih padat dilewati kendaraan-kendaraan pemudik menjelang H-10 Lebaran ketimbang jalur-jalur lainnya akan mendapat porsi perbaikan yang lebih banyak.

"Paling panjang tentu saja di Pantura. Tapi, kita juga tidak melupakan perbaikan di tempat lain, seperti jalur Sukabumi-Cianjur," ungkapnya.

Guntoro menambahkan, ada beberapa kendala yang membuat perencanaan perbaikan di jalur-jalur tersebut menjadi terhambat. Salah satunya, kata dia, bulan Ramadhan dan Lebaran yang selalu maju hingga satu bulan setiap tahunnya.

"Sementara perencanaan kita selau berakhir bulan Desember," ucapnya.

Sementara itu, salah satu perbaikan besar-besaran yang saat ini sedang berjalan berada di jalur tengah, tepatnya di wilayah Gentong, Kabupaten Tasikmalaya.

Guntoro menjamin, jalan tersebut sudah layak dilalui kendaraan pemudik sepuluh hari sebelum hari raya Idul Fitri 1434 Hijriah. "Saat ini masih dalam tahap penyelesaian berupa pelebaran dan perluasan," tegasnya.

Rp 36 miliar

Guntoro menambahkan, perbaikan itu diperkirakan menelan dana anggaran Pemerintah Provinsi Jabar sebesar Rp 36 miliar per tahun.

Dana perbaikan jalan itu disebar ke enam Balai Pemeliharaan Jalan (BPJ) yang berada di bawah Dinas Bina Marga. Satu balai akan mendapat jatah sebesar Rp 6 miliar. "Ada enam balai jadi seluruhnya ada Rp 36 miliar per tahun," kata Guntoro.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pasien Covid-19 Tertua di Indonesia Sembuh, Kuncinya Disiplin

Pasien Covid-19 Tertua di Indonesia Sembuh, Kuncinya Disiplin

Regional
Nenek Berusia 100 Tahun Asal Surabaya Sembuh dari Covid-19, Bagaimana Bisa?

Nenek Berusia 100 Tahun Asal Surabaya Sembuh dari Covid-19, Bagaimana Bisa?

Regional
Kisruh Bantuan Mobil PCR, Saling Klaim dan Amukan Risma, Ini Akhir Ceritanya

Kisruh Bantuan Mobil PCR, Saling Klaim dan Amukan Risma, Ini Akhir Ceritanya

Regional
[POPULER NUSANTARA] Wali Kota Risma Tersulut Emosi | Kerangka Diduga Berusia Ratusan Tahun

[POPULER NUSANTARA] Wali Kota Risma Tersulut Emosi | Kerangka Diduga Berusia Ratusan Tahun

Regional
Saat Dosen Unpad Masuk Data Penerima Dana Bansos Rp 600 Ribu Per Bulan: Bingung Bantuan Apa Ini?

Saat Dosen Unpad Masuk Data Penerima Dana Bansos Rp 600 Ribu Per Bulan: Bingung Bantuan Apa Ini?

Regional
Polisi Pukul Pakai Rotan Warga Tak Bermasker, Tetap Diproses Hukum Meski Ada Masyarakat yang Mendukung

Polisi Pukul Pakai Rotan Warga Tak Bermasker, Tetap Diproses Hukum Meski Ada Masyarakat yang Mendukung

Regional
Detik-detik Satpam Tewas Dibunuh Maling, Berawal Saat Pergoki Pencurian Kelapa Sawit

Detik-detik Satpam Tewas Dibunuh Maling, Berawal Saat Pergoki Pencurian Kelapa Sawit

Regional
Jejak Kasus Pecatan TNI Ruslan Buton, Tuntut Jokowi Mundur hingga Terlibat Kasus Pembunuhan La Gode

Jejak Kasus Pecatan TNI Ruslan Buton, Tuntut Jokowi Mundur hingga Terlibat Kasus Pembunuhan La Gode

Regional
Kabur dari Rutan Polsek Malili, Satu Tahanan Titipan Kejari Luwu Timur Ditembak

Kabur dari Rutan Polsek Malili, Satu Tahanan Titipan Kejari Luwu Timur Ditembak

Regional
Tentang New Normal di DIY, Sri Sultan: Jangan tergesa-gesa

Tentang New Normal di DIY, Sri Sultan: Jangan tergesa-gesa

Regional
Kota Bandung Kini Terapkan PSBB Proporsional

Kota Bandung Kini Terapkan PSBB Proporsional

Regional
7 Pohon Tumbang Diterjang Angin Puting Beliung di Sukabumi, 1 Mobil dan Puluhan Rumah Rusak

7 Pohon Tumbang Diterjang Angin Puting Beliung di Sukabumi, 1 Mobil dan Puluhan Rumah Rusak

Regional
Pekan Depan, Keluar Masuk NTB Wajib Bawa Surat Bebas Corona

Pekan Depan, Keluar Masuk NTB Wajib Bawa Surat Bebas Corona

Regional
Sabtu, 2 Unit Mobil PCR Dijadwalkan Siaga di Surabaya, Ini Lokasinya

Sabtu, 2 Unit Mobil PCR Dijadwalkan Siaga di Surabaya, Ini Lokasinya

Regional
Diduga Rem Blong Saat Turunan Tajam, Truk Sayur Terguling dan Terjun ke Jurang 10 Meter

Diduga Rem Blong Saat Turunan Tajam, Truk Sayur Terguling dan Terjun ke Jurang 10 Meter

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X