BNPB Cek Dampak Gempa di Malang

Kompas.com - 08/07/2013, 10:37 WIB
Gempa bumi. ShutterstockGempa bumi.
EditorKistyarini

JAKARTA, KOMPAS.com — Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melakukan pengecekan kemungkinan adanya korban dan kerusakan bangunan terkait terjadi gempa yang terjadi di Malang, Jawa Timur, Senin (8/7/2013) pukul 09.13 WIB.
    
"Sekalipun gempa tidak berpotensi tsunami, kita masih melakukan pengecekan untuk mengetahui sejauh mana dampak yang ditimbulkan," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho di Jakarta, Senin.
    
Menurut Sutopo Purwo Nugroho, gempa 5,9 SR terjadi pada Senin (8/7) pukul 09.13.39 WIB di koordinat 9,16 LS dan 113,00 BT dengan kedalaman 10 km. Pusat gempa berada di Samudra Hindia, yaitu 112 km tenggara Malang (Jatim), 114 km barat daya Lumajang (Jatim), 130 km barat daya Jember (Jatim), atau 202 km tenggara Surabaya.
     
Posko BNPB telah mengonfirmasi dampak gempa ke beberapa daerah. Dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Malang dilaporkan bahwa gempa terasa sedang selama tiga hingga lima detik.
    
Lampu di dalam gedung bergoyang, tetapi tidak ada kerusakan di Kota Malang dan masyarakat sebagian keluar rumah.
    
Di Bondowoso, gempa terasa cukup kuat selama lima detik. Masyarakat yang berada di gedung RS Bondowoso segera keluar gedung dan dilaporkan sementara tidak ada kerusakan.

Sementara itu, di Jember, gempa dirasakan cukup kuat selama lima detik. Masyarakat sebagian keluar rumah dan tidak ada kerusakan.
    
Peta guncangan gempa menunjukkan intensitas III MMI (lemah) di selatan wilayah Jawa Timur. Sumber gempa berada di bagian dalam zona subduksi atau pertemuan lempeng tektonik antara lempeng Hindia Australia dan Eurasia.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Antara
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

WN China di Surabaya Dikabarkan Terjangkit Virus Corona, Ini Penjelasan RSUD Dr Soetomo

WN China di Surabaya Dikabarkan Terjangkit Virus Corona, Ini Penjelasan RSUD Dr Soetomo

Regional
Seorang Ibu di Jepara Tewas Terseret Banjir Saat Kendarai Sepeda Motor

Seorang Ibu di Jepara Tewas Terseret Banjir Saat Kendarai Sepeda Motor

Regional
Hujan Deras Disertai Angin Kencang Rusak Tiga Rumah di Cirebon

Hujan Deras Disertai Angin Kencang Rusak Tiga Rumah di Cirebon

Regional
Pilkada Surabaya, 5 Partai Deklarasi Dukung Mantan Kapolda Jatim

Pilkada Surabaya, 5 Partai Deklarasi Dukung Mantan Kapolda Jatim

Regional
12 Mahasiswa Aceh di Wuhan Butuh Stok Makanan dan Masker Khusus

12 Mahasiswa Aceh di Wuhan Butuh Stok Makanan dan Masker Khusus

Regional
Longsor di Sumedang, Dua Orang Tewas dan Dua Lainnya Kritis

Longsor di Sumedang, Dua Orang Tewas dan Dua Lainnya Kritis

Regional
Sunda Empire Dilaporkan Roy Suryo, Ki Ageng Rangga: Maling Teriak Maling

Sunda Empire Dilaporkan Roy Suryo, Ki Ageng Rangga: Maling Teriak Maling

Regional
RSUP Sanglah Pulangkan 2 Turis China yang Sempat Diduga Terinfeksi Virus Corona

RSUP Sanglah Pulangkan 2 Turis China yang Sempat Diduga Terinfeksi Virus Corona

Regional
4 Fakta Warga Jambi Diduga Terjangkit Corona, Pulang dari China hingga Kini Diisolasi

4 Fakta Warga Jambi Diduga Terjangkit Corona, Pulang dari China hingga Kini Diisolasi

Regional
RSUP Wahidin Makassar Periksa Pasien yang Baru Pulang dari China, Hasilnya Negatif Virus Corona

RSUP Wahidin Makassar Periksa Pasien yang Baru Pulang dari China, Hasilnya Negatif Virus Corona

Regional
Hindari Virus Corona, 12 Mahasiswa Universitas Negeri Surabaya di Wuhan Diisolasi

Hindari Virus Corona, 12 Mahasiswa Universitas Negeri Surabaya di Wuhan Diisolasi

Regional
Wabah Virus Corona, 150 Turis China Tetap Diterima di Sumbar

Wabah Virus Corona, 150 Turis China Tetap Diterima di Sumbar

Regional
Geng Donki, Pelajar Pelaku Begal Pamitnya Belajar Kelompok

Geng Donki, Pelajar Pelaku Begal Pamitnya Belajar Kelompok

Regional
Gara-gara Bakar Lahan, Seorang ASN di Riau Ditahan

Gara-gara Bakar Lahan, Seorang ASN di Riau Ditahan

Regional
Ini Tanggapan Petinggi Sunda Empire Setelah Dilaporkan Roy Suryo ke Polisi

Ini Tanggapan Petinggi Sunda Empire Setelah Dilaporkan Roy Suryo ke Polisi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X