Kompas.com - 04/07/2013, 16:23 WIB
 Polrestabes Bandung memusnahkan ribuan barang bukti sitaan berupa 2325 butir pil ekstasi, 7 kilogram ganja kering, 3500 botol minuman keras beralkohol dan 1000 liter tuak, Kamis (5/7/2013) KOMPAS.com/Putra Prima Perdana Polrestabes Bandung memusnahkan ribuan barang bukti sitaan berupa 2325 butir pil ekstasi, 7 kilogram ganja kering, 3500 botol minuman keras beralkohol dan 1000 liter tuak, Kamis (5/7/2013)
|
EditorFarid Assifa

BANDUNG, KOMPAS.com — Menjelang bulan Ramadhan, Polrestabes Bandung memusnahkan ribuan barang bukti sitaan berupa 2.325 butir pil ekstasi, 7 kilogram ganja kering, 3.500 botol minuman keras, dan 1.000 liter tuak. Barang bukti tersebut dimusnahkan dengan cara digilas dan dibakar.

Kepala Polrestabes Bandung Kombes Pol Sutarno menjelaskan, ribuan barang bukti tersebut adalah hasil operasi dan penindakan selama satu bulan ke belakang.

"Ini adalah hasil operasi bulan lalu. Sebetulnya ini giat rutin, bukan hanya menjelang bulan Ramadhan saja," ujar Sutarno seusai pemusnahan di Jalan Cikapundung Timur Kota Bandung, Kamis (5/7/2013).

Sementara itu, Kepala Satuan Narkoba Polrestabes Bandung AKBP Agus Dwi Hermawan mengatakan, barang haram berupa ribuan butir pil ekstasi dan 7 kilogram ganja kering yang dimusnahkan tersebut didapat dari dua orang pelaku berinisial ND (40) dan AE (38). Keduanya ditangkap bersamaan pada saat kedapatan tangan menerima kiriman dalam tas dari Jakarta di sekitar tol Pasteur.

"Ekstasi ini adalah hasil penyelidikan dan memang berasal dari luar Bandung. Menurut pengakuan katanya dari Jakarta," katanya.

Dwi memprediksi, meski pil ekstasi tersebut berkualitas sedang karena buatan dalam negeri, harga totalnya mencapai Rp 465 juta. Untuk 7 kilogram ganja kering, lanjutnya, totalnya ditaksir mencapai Rp 10,5 juta.

"Jaringannya masih kita selidiki," tegasnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara itu, ribuan botol miras dan tuak yang dimusnahkan merupakan hasil Operasi Penyakit Masyarakat yang dilakukan oleh seluruh polsek-polsek dari ratusan warung-warung dan toko penjual miras tidak berizin yang tersebar di Kota Bandung.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    Rekomendasi untuk anda
    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Dompet Dhuafa dan Kimia Farma Berikan 2.000 Dosis Vaksin untuk Masyarakat Lombok Barat

    Dompet Dhuafa dan Kimia Farma Berikan 2.000 Dosis Vaksin untuk Masyarakat Lombok Barat

    Regional
    Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

    Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

    Regional
    Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

    Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

    Regional
    Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

    Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

    Regional
    Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

    Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

    Regional
    Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

    Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

    Regional
    AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

    AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

    Regional
    Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

    Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

    Regional
    9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

    9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

    Regional
    Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

    Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

    Regional
    Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

    Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

    Regional
    Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

    Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

    Regional
    Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

    Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

    Regional
    Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

    Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

    Regional
    Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

    Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

    Regional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.