Toto dan Setyabudi "Akting" di Ruang Kerja Wakil Panitera

Kompas.com - 03/07/2013, 10:27 WIB
Setyobudi Tejocahyono menjalani adegan pertama rekonstruksi kasus suap hakim di dalam ruang kerja Wakil Panitera PN Bandung, Rabu (3/7/2013). Adegan tersebut menggambarkan pertemuannya pertama kali dengan  Toto Hutagalung. 
KOMPAS.com/Putra Prima PerdanaSetyobudi Tejocahyono menjalani adegan pertama rekonstruksi kasus suap hakim di dalam ruang kerja Wakil Panitera PN Bandung, Rabu (3/7/2013). Adegan tersebut menggambarkan pertemuannya pertama kali dengan Toto Hutagalung.
|
EditorGlori K. Wadrianto
BANDUNG, KOMPAS.com — Reka ulang kronologi kasus suap hakim terkait dugaan korupsi Bansos Kota Bandung hari pertama digelar di Pengadilan Negeri (PN) Bandung Jalan RE Martadinata Kota Bandung, Rabu (3/7/2013), pada pukul 09.30 WIB.

Berdasarkan pantauan di lokasi, empat tersangka tiba di PN Bandung sekitar pukul 09.05 WIB dengan pengawalan dua mobil patroli dari Polrestabes Bandung. Para tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi itu terlihat keluar bergantian dari mobil tahanan KPK bernomor polisi B 7773 QK.

Tersangka yang pertama keluar adalah Asep Triana dilanjutkan Toto Hutagalung, kemudian Setyabudi Tejocahyono, dan yang terakhir, Herry Nurhayat. Keempatnya langsung dibawa ke ruang mediasi.

Tak berselang lama, dua orang tersangka, yaitu mantan Wakil Ketua PN Bandung Setyabudi bersama Toto Hutagalung keluar dari ruang mediasi dengan mengenakan papan nama yang digantung di lehernya lengkap dengan rompi tahanan KPK.

Keduanya kemudian digiring sekitar 10 orang petugas yang mengenakan rompi KPK menuju ruang kerja Wakil Panitera PN Bandung untuk menjalani adegan perdana rekonstruksi yang dijaga ketat oleh beberapa anggota polisi bersenapan.

Adegan tersebut menggambarkan saat pertemuan pertama kali antara Setyobudi dan Toto Hutagalung. Adegan pertama itu terhitung singkat. Tak lebih dari lima menit, keduanya kemudian kembali digiring menuju ruang Wakil Ketua PN Bandung, bekas "singgasana" Setyabudi dulu.

Baca tentang
    Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
    Ikut


    Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    PDP di RSUD Sambas Meninggal, Riwayat Perjalanan Berobat Kanker di Malaysia

    PDP di RSUD Sambas Meninggal, Riwayat Perjalanan Berobat Kanker di Malaysia

    Regional
    Seorang Pria Tewas Tersambar Petir Saat Sedang Santai Kendarai Sepeda Motor

    Seorang Pria Tewas Tersambar Petir Saat Sedang Santai Kendarai Sepeda Motor

    Regional
    Harga Ayam Ikut Terdampak Corona, 12 Juta Pekerja Terancam PHK

    Harga Ayam Ikut Terdampak Corona, 12 Juta Pekerja Terancam PHK

    Regional
    Serahkan Uang Celengan, Bocah 7 Tahun: Ini untuk Dokter, Biar Bisa Beli Masker

    Serahkan Uang Celengan, Bocah 7 Tahun: Ini untuk Dokter, Biar Bisa Beli Masker

    Regional
    Fakta Baru Siswi SMP Dibunuh dan Diperkosa Oknum Pembina Pramuka di OKU, Terancam Penjara Seumur Hidup

    Fakta Baru Siswi SMP Dibunuh dan Diperkosa Oknum Pembina Pramuka di OKU, Terancam Penjara Seumur Hidup

    Regional
    Detik-detik Anak Tewas Tertimbun Longsoran Saat Gendong Ibunya yang Lumpuh

    Detik-detik Anak Tewas Tertimbun Longsoran Saat Gendong Ibunya yang Lumpuh

    Regional
    2 Pekan Jalani Isolasi, PDP 51 Tahun di Jombang Positif Covid-19

    2 Pekan Jalani Isolasi, PDP 51 Tahun di Jombang Positif Covid-19

    Regional
    Kronologi Penemuan Bayi yang Diduga Dilempar Ibu Kandungnya ke Atap Rumah di Mojokerto

    Kronologi Penemuan Bayi yang Diduga Dilempar Ibu Kandungnya ke Atap Rumah di Mojokerto

    Regional
    Buron 10 Bulan, Bandar Narkoba Asal Pontianak Ditembak Polisi

    Buron 10 Bulan, Bandar Narkoba Asal Pontianak Ditembak Polisi

    Regional
    Jumlah Pasien Positif Covid-19 di Kalsel Naik 2 Kali Lipat, 1 PDP Cluster Gowa Meninggal

    Jumlah Pasien Positif Covid-19 di Kalsel Naik 2 Kali Lipat, 1 PDP Cluster Gowa Meninggal

    Regional
    [POPULER NUSANTARA] Driver Ojol Tertipu Antarkan Penumpang Purwokerto-Solo | Sosok Oknum Pembina Pramuka yang Bunuh dan Perkosa Siswi SMP

    [POPULER NUSANTARA] Driver Ojol Tertipu Antarkan Penumpang Purwokerto-Solo | Sosok Oknum Pembina Pramuka yang Bunuh dan Perkosa Siswi SMP

    Regional
    Pasien Positif Corona Keluar Rumah Pakai Ojek, Diisolasi di RS dan Keluarga Bantah Dijemput Paksa

    Pasien Positif Corona Keluar Rumah Pakai Ojek, Diisolasi di RS dan Keluarga Bantah Dijemput Paksa

    Regional
    Tragedi Satu Keluarga Tewas Terperosok Lobang Septic Tank Sedalam 20 Meter

    Tragedi Satu Keluarga Tewas Terperosok Lobang Septic Tank Sedalam 20 Meter

    Regional
    Kisah Driver Ojol Ditinggal Kabur Pelanggan, Mengantar Purwokerto-Solo hingga Solidaritas Sesama Ojol

    Kisah Driver Ojol Ditinggal Kabur Pelanggan, Mengantar Purwokerto-Solo hingga Solidaritas Sesama Ojol

    Regional
    Bantu Mbah Mul yang Ditipu Penumpang Tempuh Purwokerto-Solo, Driver Ojol Patungan hingga Dapat Jutaan

    Bantu Mbah Mul yang Ditipu Penumpang Tempuh Purwokerto-Solo, Driver Ojol Patungan hingga Dapat Jutaan

    Regional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X