Kompas.com - 02/07/2013, 10:33 WIB
Warga Kecamatan Campalagian dan Luyo, Polewali Mandar, Sulawesi Barat, kecewa setelah mendapatkan informasi menyesatkan tentang pembagian BLSM, Selasa (2/7/2013). KOMPAS.com/ JunaediWarga Kecamatan Campalagian dan Luyo, Polewali Mandar, Sulawesi Barat, kecewa setelah mendapatkan informasi menyesatkan tentang pembagian BLSM, Selasa (2/7/2013).
|
EditorKistyarini

POLEWALI MANDAR, KOMPAS.com
 — Ratusan warga Kecamatan Campalagian dan Luyo, Polewali Mandar, Sulawesi Barat, merasa kecewa karena gagal mendapatkan dana Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM) hari ini, Selasa (2/7/2013).

Mereka berduyun-duyun ke kantor pos setempat setelah mendapat informasi bahwa BLSM akan dibagi hari ini. Mereka pun berangkat pagi-pagi sekali dengan menumpang ojek atau becak, dari rumah menuju kantor pos agar bisa mendapat antrean lebih awal.

Warga mengaku tidak mendapat informasi pembagian BLSM dari aparat pemerintahan desa setempat, melainkan mendengar informasi dari mulut ke mulut. Seperti yang dialami perempuan bernama Hana.

"Informasinya dari mulut ke mulut kalau hari ini bantuan BLSM dibagikan. Makanya kita ramai-ramai ke kantor pos," tutur perempuan yang terpaksa tidak menyiapkan sarapan untuk anak-anaknya agar bisa berangkat ke kantor pos pagi-pagi sekali.

Alangkah kecewanya dia setelah mendapat keterangan dari petugas kantor pos bahwa BLSM tidak dibagikan hari ini. "Kecewa, sudah sewa ojek ke kantor pos ternyata belum dibagikan," ujar Hana setelah menunggu kepastian BLSM selama beberapa jam.

Kekecewaan juga dirasakan Asis karena harapannya untuk menerima jatah BLSM untuk dua bulan pertama, yakni sebesar Rp 300.000, pupus. Selain itu dia juga harus menunggu kepastian tanggal pembagian BLSM.

Kepala Kantor Pos Campalagian dan Luyo, Yunus, mengatakan, pihaknya menangani pembagian BLSM kepada 8.225 warga miskin. Dia mengaku sangat kaget ketika kantornya tiba-tiba didatangi ratusan orang sejak pagi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Saya kaget pagi-pagi ratusan warga sudah berada di kantor sebelum jam kantor. Ternyata mereka menunggu pembagian BLSM," ujar Yunus.

Yunus menyatakan pihaknya belum pernah mengeluarkan jadwal pembagian BLSM untuk warga Campalagian dan Luyo.

Sementara itu, meskipun sudah mendapat penjelasan dari Kepala Kantor Pos bahwa hari ini tidak ada pembagian BLSM, warga tidak beranjak dari kantor pos itu. Mereka mengaku masih menunggu perkembangan informasi pembagian BLSM.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Rekomendasi untuk anda
    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

    Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

    Regional
    Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

    Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

    Regional
    Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

    Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

    Regional
    Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

    Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

    Regional
    Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

    Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

    Regional
    PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

    PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

    Regional
    Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

    Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

    Regional
    Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

    Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

    Regional
    Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

    Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

    Regional
    Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

    Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

    Regional
    Dengarkan Curhat Pekerja Migran, Ganjar Minta Mereka Lapor jika Jadi Korban Pungli

    Dengarkan Curhat Pekerja Migran, Ganjar Minta Mereka Lapor jika Jadi Korban Pungli

    Regional
    Pemprov Jabar Gaet Investor Timur Tengah, Kang Emil: Kami Lakukan lewat Door-to-Door

    Pemprov Jabar Gaet Investor Timur Tengah, Kang Emil: Kami Lakukan lewat Door-to-Door

    Regional
    Pasangan Moka Jabar 2021 Resmi Terpilih, Ridwan Kamil: Semoga Bisa Menjadi Teladan

    Pasangan Moka Jabar 2021 Resmi Terpilih, Ridwan Kamil: Semoga Bisa Menjadi Teladan

    Regional
    Ketua Komisi III DPR Minta Polri Transparan Ungkap Kasus Dugaan Pemerkosaan Anak di Luwu Timur

    Ketua Komisi III DPR Minta Polri Transparan Ungkap Kasus Dugaan Pemerkosaan Anak di Luwu Timur

    Regional
    Wakil Ketua TP PKK Jabar: Kualitas Pemuda Harus Ditingkatkan lewat Pendidikan

    Wakil Ketua TP PKK Jabar: Kualitas Pemuda Harus Ditingkatkan lewat Pendidikan

    Regional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.