Polisi Yogya Ringkus 4 Pencuri Motor Jaringan Palembang

Kompas.com - 25/06/2013, 14:24 WIB
Empat pelaku pencurian sepeda motor bersama barang curian saat berada di Mapolres Kota Yogya KOMPAS.com/Wijaya kusumaEmpat pelaku pencurian sepeda motor bersama barang curian saat berada di Mapolres Kota Yogya
|
EditorFarid Assifa
YOGYAKARTA, KOMPAS.com — Jajaran Satuan Reskrim Polres Kota Yogyakarta membekuk empat pelaku pencurian sepeda motor jaringan Palembang. Penangkapan dimulai pada 14 Juli 2013 bekerja sama dengan jajaran Reskrim Polresta dan Polsek Kota Yogya.

Empat pelaku yang diringkus antara lain Sahrum (20) dan Gatot (20) asal Lombok; Dodi (21) dan Riko (21) asal Palembang.

Kasatreskrim Polresta Yogya Kompol Dodo Hendro Kusumo mengatakan, awalnya polisi meringkus Sahrum. Guna menemukan barang bukti, polisi lantas mendatangi kos tersangka di daerah Umbulharjo. Dari kos tersangka, polisi menemukan barang bukti berupa pelat motor, kunci leter Y, dan tiga unit motor.

"Bukti itu menguatkan dugaan (pencurian). Tak berhenti di situ, kita terus kembangkan dari keterangan Sahrum," terangnya, Selasa (25/6/2013).

Berdasarkan keterangan Sahrum, polisi kemudian menangkap Gatot, Dodi, dan Riko. Mereka juga ditangkap di kos-kosan kawasan Umbulharjo, Kota Yogyakarta.

"Saat dimintai keterangan, Sahrum mengakui mempunyai kelompok dan memiliki jaringan di Palembang. Mereka mengaku sudah enam bulan beraksi di Yogya," ucapnya.

Dodo menjelaskan, kelompok Sahrum biasa beraksi di kawasan kampus dan kos-kosan. Tergetnya motor keluaran terbaru antara tahun 2012-2013.

"Untuk satu motor, mereka menjual antara harga Rp 3 juta hingga Rp 5 juta," katanya.

Dari tangan para tersangka, polisi mengamankan 17 sepeda motor berbagai merek, kunci leter T dan leter Y, serta beberapa pelat motor.

Dodo mengimbau kepada warga yang merasa kehilangan sepeda motor keluaran terbaru antara tahun 2012-2013 bisa datang ke Polres Kota Yogya.

"Silakan diambil jika miliknya, tanpa dipungut biaya sedikit pun, hanya membawa STNK motor yang hilang dan surat bukti kehilangan dari polisi," pungkasnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Positif Covid-19, Wakil Wali Kota Kupang Hermanus Man Jalani Karantina Mandiri

Positif Covid-19, Wakil Wali Kota Kupang Hermanus Man Jalani Karantina Mandiri

Regional
Ada Gugatan di MK, Pemenang Pilkada Rembang dan Purworejo Belum Ditetapkan

Ada Gugatan di MK, Pemenang Pilkada Rembang dan Purworejo Belum Ditetapkan

Regional
Cekoki Miras ke Bayi 4 Bulan, Seorang Pria di Gorontalo Ditangkap

Cekoki Miras ke Bayi 4 Bulan, Seorang Pria di Gorontalo Ditangkap

Regional
Polisi Ungkap Kasus Jual Beli Ribuan Benih Lobster Ilegal, 2 Pelaku Ditangkap

Polisi Ungkap Kasus Jual Beli Ribuan Benih Lobster Ilegal, 2 Pelaku Ditangkap

Regional
Tangan Sudah Diborgol, Bandar Narkoba Ini Nekat Lompat ke Danau

Tangan Sudah Diborgol, Bandar Narkoba Ini Nekat Lompat ke Danau

Regional
Truk Pembawa Minuman Kemasan Terguling di Tawangmangu, Muatannya Dijarah Warga

Truk Pembawa Minuman Kemasan Terguling di Tawangmangu, Muatannya Dijarah Warga

Regional
Kisah Tragis Bocah 14 Tahun Dipukul Ayahnya dengan Sapu hingga Gagangnya Patah, Berawal dari Pinjam Motor

Kisah Tragis Bocah 14 Tahun Dipukul Ayahnya dengan Sapu hingga Gagangnya Patah, Berawal dari Pinjam Motor

Regional
Siswi Non-Muslim di Padang Wajib Pakai Jilbab, Kadisdik: Itu Kebijakan Lama, Akan Dievaluasi

Siswi Non-Muslim di Padang Wajib Pakai Jilbab, Kadisdik: Itu Kebijakan Lama, Akan Dievaluasi

Regional
Jadi Penyintas Covid-19, Bupati Lumajang Thoriqul Haq Sumbangkan Plasma Darah

Jadi Penyintas Covid-19, Bupati Lumajang Thoriqul Haq Sumbangkan Plasma Darah

Regional
Petani di Jambi Resah, Terancam Gagal Panen gara-gara Pupuk Oplosan

Petani di Jambi Resah, Terancam Gagal Panen gara-gara Pupuk Oplosan

Regional
Seberangi Sungai Cimanuk dengan Jeriken, Warga Sumedang Hilang Terseret Arus

Seberangi Sungai Cimanuk dengan Jeriken, Warga Sumedang Hilang Terseret Arus

Regional
Balas Dendam Pernah Dianiaya, Pria Asal Cianjur Tebas Tangan Korban hingga Putus

Balas Dendam Pernah Dianiaya, Pria Asal Cianjur Tebas Tangan Korban hingga Putus

Regional
Kapolda Babel Akhirnya Disuntik Vaksin Covid-19, Sempat Batal gara-gara Gula Darah Naik

Kapolda Babel Akhirnya Disuntik Vaksin Covid-19, Sempat Batal gara-gara Gula Darah Naik

Regional
Cerita Nakes Disuntik Vaksin Covid-19, Awalnya Sempat Ragu karena Punya Sakit Jantung

Cerita Nakes Disuntik Vaksin Covid-19, Awalnya Sempat Ragu karena Punya Sakit Jantung

Regional
Untuk Topang Perekonomian, Produksi Migas di Sekitar Jabar Ditingkatkan

Untuk Topang Perekonomian, Produksi Migas di Sekitar Jabar Ditingkatkan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X