Jelang Kenaikan BBM, Surabaya Siaga I

Kompas.com - 21/06/2013, 21:18 WIB
Beberapa personel Polres Kediri Kota, Jawa Timur, berjaga di SPBU Semampir, Jum'at (21/6/2013), menyusul adanya aksi unjukrasa penolakan kenaikan harga BBM di depan kantor DPRD yang berlokasi dekat dengan SPBU oleh massa HMI. KOMPAS.COM/ M. AGUS FAUZUL HAKIMBeberapa personel Polres Kediri Kota, Jawa Timur, berjaga di SPBU Semampir, Jum'at (21/6/2013), menyusul adanya aksi unjukrasa penolakan kenaikan harga BBM di depan kantor DPRD yang berlokasi dekat dengan SPBU oleh massa HMI.
|
EditorKistyarini

SURABAYA, KOMPAS.com
 — Menjelang penetapan harga bahan bakar minyak (BBM) oleh pemerintah, Jumat (21/6/2013) malam, Kota Surabaya meningkatkan status keamanannya menjadi siaga I.

Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Setija Junianta mengatakan, langkah itu adalah rangkaian pengamanan yang sebelumnya sudah dilakukan Polrestabes Surabaya dan jajarannya, selama empat hari terakhir.

''Sejak sore tadi, dua pertiga personel kami kerahkan untuk mengamankan obyek vital seperti SPBU, fasilitas umum, dan gedung perkantoran,'' kata Setija.

Dia menambahkan, jika sebelumnya di SPBU hanya dijaga empat polisi, mulai sore tadi bisa berlipat menjadi delapan atau lebih.

Penjagaan ketat juga dilakukan di sejumlah ruas jalan yang potensial dilakukan aksi unjuk rasa menolak kenaikan harga BBM.

Sementara itu pantauan Kompas.com, sejumlah SPBU di Surabaya seperti di SPBU Jalan Jemursari, Jalan Margorejo, dan SPBU di Jalan Diponegoro mulai ramai didatangi pembeli. Mereka berencana mengisi penuh tangki motor dan mobil sebelum Sabtu (22/6/2013) pukul 00.00 WIB sebagai langkah hemat menjelang kenaikan harga BBM.

Seperti diberitakan, pemerintah akan menaikkan harga premium menjadi Rp 6.500 per liter dan solar Rp 5.500 per liter. Rencananya, harga baru tersebut akan mulai berlaku pada Sabtu pukul 00.00 WIB.

Baca tentang
    Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
    Ikut


    Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Polisi dan TNI Akan Dampingi dan Awasi 'New Normal' di Jabar Selama 14 Hari

    Polisi dan TNI Akan Dampingi dan Awasi "New Normal" di Jabar Selama 14 Hari

    Regional
    2 Balita Tewas Terbakar di Dalam Mobil Tetangga, Pemilik Halalbihalal, Orangtua Bekerja

    2 Balita Tewas Terbakar di Dalam Mobil Tetangga, Pemilik Halalbihalal, Orangtua Bekerja

    Regional
    UPDATE Corona Maluku 27 Mei: 188 Positif, 8 Meninggal, 34 Pasien Sembuh

    UPDATE Corona Maluku 27 Mei: 188 Positif, 8 Meninggal, 34 Pasien Sembuh

    Regional
    Tepergok Istri Saat Perkosa Tetangga, Bapak 2 Anak Ditangkap Polisi

    Tepergok Istri Saat Perkosa Tetangga, Bapak 2 Anak Ditangkap Polisi

    Regional
    UPDATE Corona Kalsel 27 Mei: 703 Pasien Positif, 71 Meninggal, 81 Sembuh

    UPDATE Corona Kalsel 27 Mei: 703 Pasien Positif, 71 Meninggal, 81 Sembuh

    Regional
    Oknum TNI Adu Jotos dan Tembak Warga Sipil di Nunukan

    Oknum TNI Adu Jotos dan Tembak Warga Sipil di Nunukan

    Regional
    'Genting Berjatuhan, Saya Mengangkat Lemari Kayu Demi Menyelamatkan Ayah'

    "Genting Berjatuhan, Saya Mengangkat Lemari Kayu Demi Menyelamatkan Ayah"

    Regional
    14 Tahun Gempa Yogya, Gotong Royong Jadi Modal untuk Bangkit

    14 Tahun Gempa Yogya, Gotong Royong Jadi Modal untuk Bangkit

    Regional
    Protes Pembagian BLT, Warga di Maluku Tengah Segel Kantor Desa

    Protes Pembagian BLT, Warga di Maluku Tengah Segel Kantor Desa

    Regional
    Dilempar Bom Molotov, Rumah Pegawai Pengadilan Tinggi Tanjung Karang Terbakar

    Dilempar Bom Molotov, Rumah Pegawai Pengadilan Tinggi Tanjung Karang Terbakar

    Regional
    Pembuat Petasan Tewas Kena Ledakan Mercon, Dua Anak Terluka

    Pembuat Petasan Tewas Kena Ledakan Mercon, Dua Anak Terluka

    Regional
    Update Covid-19 Papua: Total 652 Kasus Positif, 800 Sampel Antre Diperiksa di Lab

    Update Covid-19 Papua: Total 652 Kasus Positif, 800 Sampel Antre Diperiksa di Lab

    Regional
    Tersesat di Permukiman, Ambulans Pasien Covid-19 Diamuk Massa, Ini Kronologinya

    Tersesat di Permukiman, Ambulans Pasien Covid-19 Diamuk Massa, Ini Kronologinya

    Regional
    Soal 'New Normal', Wali Kota Banjarmasin Tunggu Keputusan Pemerintah Pusat

    Soal "New Normal", Wali Kota Banjarmasin Tunggu Keputusan Pemerintah Pusat

    Regional
    Juru Mudi Perahu yang Terbalik di Ogan Ilir Terancam Dipidana

    Juru Mudi Perahu yang Terbalik di Ogan Ilir Terancam Dipidana

    Regional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X